Di tengah Kereta Api
Oleh: Agussyafii

Melaju kencang, melewati lintasan Pasar Minggu. Sore itu di dalam gerbong
kereta api terasa bergoyang, seperti naik motor melintasi polisi tidur.
Awalnya penumpang sama sekali tidak menghiraukan. Bau terbakar menyengat,
kami para penumpang baru tersadar kalo kereta api baru saja menabrak
pengendara sepeda motor. Kereta api berhenti, nampak orang-orang pada turun
dari kereta api dan memilih naik bus untuk melanjutkan perjalanan.

Demikian halnya dengan saya melanjutkan perjalanan ke rumah dengan naik
angkot. Di tengah perjalanan tak terbayang bagaimana bentuk sepeda motor dan
pengemudinya. Mungkin juga dia adalah seorang ayah yang tengah ditungguin
anak-anaknya dengan membawa oleh-oleh. Atau anak yang hendak menengok orang
tuanya. Duka teramat dalam ikut merasakannya.

Pesan saya bagi sahabat-sahabat yang biasa mengendarai sepeda motor atau
pengendara mobil. Berhati-hatilah dijalan dan tidak usah terburu-buru ketika
melewati lintasan kereta api. Sebaiknya bersabar ketika palang pintu sudah
tertutup. Tunggulah sampai kereta api lewat agar selamat sampai ditujuan.
Keluarga dirumah menunggu anda.

Sampaikan Salam takzim saya buat keluarga di rumah..

Wassalam. []


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke