Banyak Tamu, Banyak Rejeki
Oleh: Agussyafii

Dulu sewaktu hamilnya Hana pernah rumah kami selama satu bulan tidak pernah
sepi dari tamu. Entah, teman pengajar. Teman didunia maya. Juga kehadiran
teman kampus dan teman main.

Sama seperti halnya sejak kepindahan kami di Depok. Setiap hari libur selalu
ada teman yang bertamu. Misalnya, agung (begitu panggilan akrabnya) bocah
Bojonegoro ini yang bertamu dengan gayanya orang jawa yang sungkan-sungkan,
takut ngerepotin tuan rumah. Istri saya mengatakan padanya, "Mas agung,
penghuni rumah ini tidak ada yang merasa direpotkan sebab bagi kami tamu
membawa rizki buat kami, semakin banyak tamu semakin banyak rezeki."

Begitulah kami meyakininya, dengan keyakinan itulah tamu adalah keberkahan
buat kami sekeluarga. Semakin banyak tamu berarti semakin banyak saudara.
Semakin banyak saudara berarti semakin banyak rizki.

Wassalam. []


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke