Teriakku
Ketika lantang suaraku tak lagi terdengar Ketika tak satupun kata terlempar dari mulut kelu kelelahanku Tetap saja aku berteriak Tetap saja aku berontak Menyuarakan kidung hati Kidung kesakitan dan kepayahan Kidung kehampaan dan kesunyian Andai semua bisa terdengar Nyaring akan ditelingamu Memekakan telinga yang sudah mulai terbiasa tertidur Nyalak gundah dalam hati Hanya bisa tersangkut diujung kerongkongan gersang Kelu,pilu,menyayat Hanya bayang tak kukenal yang mampu memaknainya Setia menjadi pendengar rintihku, teriakku ... Gundah gulana seorang abdi cinta Teriak gaduh terdengar .... [Non-text portions of this message have been removed]
