cukup embun
tak sanggup menjadi yang lain untukmu

cukup embun
senantiasa menghiasi pagimu

cukup embun
tak ingin jadi yang lain untukmu

cukup embun
rela sirna saat kau butuh hangatnya mentari

cukup embun
tak mungkin jadi yang lain untukmu

cukup embun
karena kau sanggup bedakan aku dari rinai hujan

Jogja, 16 November 2007
Rofiko Rahayu


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke