Saat cinta berbalut luka dan kecewa... Yang ada hanyalah penyesalan Mengapa cinta harus datang menghampiri kita... Mengapa kita harus terbuai oleh nikmatnya cinta..
Cinta itu bisa berbuah manis sekaligus racun... Tapi, mengapa banyak orang mengejar cinta??? Padahal dapat dipastikan bahwa perjalanan cinta tak akan selurus jalan tol, semanis madu, serindang pohon beringin dan sehijau klorofil.... Demi cinta, orang rela menyebrangi lautan, menyelam dalamnya samudera, memutus urat nadi kehidupan, berbohong mati-matian dan menuhankan sang pujaan... Adalah sebuah pernyataan pasti bahwa teori cinta adalah pengorbanan... Entah itu pengorbanan yang berarti atau sia-sia... Tapi, mengapa pengorbanan yang sering menyakitkan itu membawa kenikmatan untuk penikmatnya.... Apa sebenarnya yang dicari? Ketenangan? Kebahagiaan? Kesenangan sesaat kah? Ah... cinta memang misteri... Semuanya masih blur... Aku tidak mengerti mengapa wanita bisa terbuai oleh rayuan busuk buaya darat dengan embel-embel perwujudan cinta berupa berlimpahnya harta yang ditawarkan... Mengapa laila bisa membuat gila seorang sufi sholeh yang ketahanan imannya tidak usah diragukan lagi?? Mengapa Zulaikha yang kecantikan bak bidadari syurga, begitu rela dan pasrah menawarkan kehormatannya pada seorang Yusuf yang ketampanannya membuat sahabat-sahabat Zulaikha memotong jari mereka sendiri? Mengapa? Mengapa ada cinta bila cinta dapat menorehkan luka ? Mengapa ada cinta bila cinta dapat membuat persengketaan? Mengapa cinta begitu membuai dan membual? Bosan...Dilema...dengan pengorbanan cinta mereka.... Semoga aku bisa menemukan makna cinta yang hakiki........
