Lihat lampiran file:
  PEREMPUAN & KARIER
   
  I. EMANSIPASI
      Manakah menurut anda makna Emansipasi wanita; baik anda kaitkan dengan
      perjuangan RA. Kartini, maupun dalam arti idealnya?
      Apakah perempuan itu sama dengan laki-laki, berkompetisi dengan 
laki-laki, 
      ataukah menempatkannya menurut tempatnya?
      Manakah kesempurnaan itu? Sandal sama dengan topi, sandal menjadi topi, 
      ataukah sandal sebagai alas kaki?!
      Kita harus ingat latar belakang di zaman RA. Kartini, yang mana kaum 
wanita
      tertindas dibawah kuasa laki-laki; utamanya dalam masalah poligami, 
berikut
      nya dalam masalah pendidikan.
      Sedangkan sekarang, kita perlu mengkaji kembali, apakah perempuan sudah 
      pada idealnya ataukah sudah kebablasan, serta apakah tidak sedang menjadi
      persoalan bangsa yang serius? Mari kita kaji bersama secara objektif!
   
  II.  PEREMPUAN ADALAH AMANAH ALLAH
        Kita melihat dengan adanya perempuan yang bekerja telah menggeser kaum
        laki-laki sehingga banyak sekali bapak-bapak yang sedianya sebagai 
kepala 
        keluarga – pencari nafkah, menjadi menganggur. 
        Nah, apakah perempuan itu memang direncanakan oleh ALLAH untuk beker-
        ja ataukah direncanakan untuk mendidik anak?
        a. Secara fisik, jelas sekali bahwa perempuan itu untuk mengasuh anak; 
dialah
            yang melahirkan dan menyusuinya.
        b. Secara kekuatan fisik juga jelas bahwa wanita lebih lemah daripada 
laki-
            laki.
        c. Secara akal pikiran jelas bahwa ALLAH tidak mengaruniakan kemampuan
            untuk berkreatifitas.
        d. Bahasa Inggris mempunyai istilah yang sejalan dengan Alkitab; untuk 
me-
            nunjukkan tentang "orang" disatukan dengan istilah "laki-laki", 
yaitu:
           "MAN." Berbeda dengan bahasa kita, kata "orang" bisa berarti 
laki-laki 
            maupun perempuan.
            Makna dari bahasa Inggris; bahwa yang dimaksud dengan "orang" atau
            "manusia" itu adalah laki-laki saja. Perempuan bukan manusia – 
kasarnya
            seperti itu. [Tolong anda perhatikan perkataan saya yang saya garis 
bawahi:
            "disatukan" – maksud saya agar saya tidak terlalu panjang 
menjabarkannya
            supaya anda memikirkan sendiri hal itu]
            Sedangkan makna dari bahasa Indonesia; laki-laki maupun perempuan 
itu
            sama-sama orang/manusianya.
            Adapun Alkitab menyatakan bahwa nama Adam itu artinya adalah 
manusia,
            sedangkan Hawa artinya: "diambil dari manusia." – Menjadi bagian 
dari
            manusia/laki-laki. Jadi, perempuan itu tidak berdiri sendiri, 
tetapi merupa
            kan bagiannya laki-laki. 
            Nah, pada saat persetubuhan, pada saat terjadi pembuahan sperma 
terhadap
            sel telur, yang terjadi adalah janin jenis laki-laki. Mesti 
laki-lakinya – nggak
           mungkin menjadi perempuan. Di sini yang berlaku adalah FIRMAN ALLAH
           yang diucapkan di zaman Adam. ALLAH tidak campur tangan lagi terhadap
           masalah persetubuhan kita.
           Tapi manakala ALLAH berkehendak kelahiran seorang perempuan, maka
          ALLAH baru turun tangan untuk mengubah janin laki-laki itu menjadi 
perem
          puan. Ini mengartikan bahwa perempuan diamanahkan secara khusus oleh
          ALLAH – terkontrol! Nggak sembarangan kayak kelahiran laki-laki.
          [Pernyataan saya ini silahkan dikaji secara ilmiah oleh anda yang 
ahli dibi-
          dang kedokteran – benar demikiankah? Sebab saya sama sekali nggak 
pernah
          menyentuh maupun mempelajari masalah itu. Tetapi hikmat ROH KUDUS
          memberikan pengertian demikian].
          Saya nggak ngerti untuk istilah janin; apakah benar janin ataukah 
embrio
          atau apa, silahkan anda sempurnakan. Tapi konsepnya kira-kira seperti 
itu-
          lah.
          Apa sebab ALLAH mengendalikan kelahiran perempuan? Sebab perempuan
          mempunyai peranan yang amat strategis terhadap peradaban dunia. Dari 
pe-
          rempuanlah kelahiran pemimpin dan tokoh-tokoh dunia.
          Karena itu, jika perempuan zaman sekarang pinternya cuma joget – 
goyang
          pantat, apa jadinya dunia ini? Masak mau dijadikan panggung dangdut?!
   
  III.  MANAKAH YANG PATUT?
          1.  Seorang SATPAM wanita sambil menggendong bayinya berlarian 
               mengejar penjahat laki-laki, atau seorang ibu yang menggendong 
bayinya
               sedang lari ketakutan karena dikejar penjahat. Manakah yang 
patut?
               Mungkin anda berkata: "Rudy ini mengada-ada!" Bagaimana saya meng
               ada-ada jika semua bahan-bahannya ada – nyata? Satpam perempuan 
ada, 
               perempuan yang beranak ada, dan penjahatnya juga ada. 'Kan 
tinggal me
         rakitnya saja?!
  2.  Seorang bapak sedang menggendong bayinya, sementara si istri yang 
berseragam kejaksaan
        sedang bersiap berangkat kerja dan berkata kepada suaminya: "Mas, nanti 
jam sembilan  
        kasih susunya lagi, ya?!" 
  3.  Seorang direktur perempuan yang sedang hamil tua memimpin rapat, lalu 
tiba-tiba berasa
        hendak melahirkan. Berkatalah direktur itu: "Bapak-bapak, karena saya 
sudah waktunya
        melahirkan, maka rapat ini kita tunda 40 hari mendatang."
        4.  40 hari kemudian direktur perempuan itu kembali memimpin rapat 
sambil
               menggendong bayinya. Lalu: "Oweeek.....!" Bayinya nangis minta 
susu.
         5.  Manakah yang seharusnya; bayi itu diasuh oleh neneknya atau 
pembantu
               rumahtangga/baby sitter, ataukah mamanya?
               Bayi itu disusui botol atau disusui mamanya?
               Haruskah demi uang atau karier, seorang ibu mengabaikan masalah 
keji
               waan anaknya?! Anak tidak penting dibanding uang atau karier?! 
               Di mana Kak Seto – KOMNAS HAM ANAK? Adakah anda tidak paham  
masalah
         kepentingan anak-anak ini? Sudah sejauh mana langkah-langkah  anda di 
dalam
         melindungi hak-hak anak?! 
  6.  Jika dididik sendiri saja anak belum tentu bisa baik, bagaimana pula 
hendak dilepaskan
        kepada orang lain?! 
  7.  Siapakah yang patut dimintai pertanggung-jawaban [moral] terhadap 
kenakalan anak; ayah
       atau ibunya?!  
  8.  Patutkah pemandangan kedudukan istri yang lebih tinggi dari suaminya? 
  9.  Patutkah istri meninggalkan pelayanan dapurnya terhadap suami dan 
anak-anaknya?
        10.  Patutkah kepala-kepala keluarga menganggur sementara perempuan-
               perempuan yang tidak tertuntut tanggung-jawab menafkahi keluarga 
jus-
             tru yang bekerja?
       11.  Patutkah orangtua melepaskan anak gadisnya untuk bekerja ke luar 
negeri
              hanya semata-mata mengejar uang yang banyak, mengingat tinggal di 
ne
              geri sendiri saja  bukanlah tempat yang aman dari kejahilan 
laki-laki? 
       12.  Apakah tidak termasuk kurangajar rumahtangga-rumahtangga muda yang
  menunda kehamilannya semata-mata demi uang/karier, sementara banyak
  sekali rumahtangga yang mandul – tidak mempunyai anak?! Mengapa
  bukan menunda nafsu seksualnya[pernikahan]?! Sebegitu remehnya arti
              anak, tapi begitu semangatnya bibir berkata: "sayang anak."  
       13.    Apakah yang terbayang dalam pikiran anda jika banyak wanita yang 
  sadar dan mengundurkan dirinya dari pekerjaan?! Tidakkah penganggur
  an akan menjadi semakin sangat berkurang? Ekonomi semakin membaik
             dan martabat kaum laki-laki serta citra kesempurnaan wanita bisa 
dipu lihkan?  
       14. Melawan kodrat apakah tidak sama dengan melawan ALLAH?
  Sadarlah, bahwa "bisa" bukan berarti harus melanggar ketetapan ALLAH!
  Hitunglah di lingkungan anda sendiri; berapa laki-laki yang menganggur
  dan berapa perempuan yang sebenarnya suaminya sudah mencukupi tapi
  masih juga bekerja? Gunakanlah kepekaan sosial anda sebagai wanita 
  yang dikaruniai kelembutan jiwa, untuk melihat kehidupan keluarga-keluar
             ga miskin di sekitar anda. Tegakah anda melihat kaum bapak itu 
mengang gur?  
       15.  Kalau wanita menganggur, siapakah yang akan mempersoalkannya? Tetapi
              kalau laki-laki yang menganggur maka banyak orang yang akan 
memperta nyakannya.  
      16.  Kalau Pemerintah berseru: "ASI – ASI", tidakkah itu sama artinya 
dengan
  menghimbau perempuan untuk mundur dari pekerjaannya? Sebab konse-
  kwensi dari himbauan itu adalah memberikan "hak" untuk cuti menyusui.
  Sehingga perempuan mempunyai banyak sekali masa cutinya: cuti Haid, 
  melahirkan dan kini ditambah dengan menyusui. Maka kapankah kerja nya? 
   
  Nah, jika ada di antara anda, kaum wanita, yang menyadari masalah ini dan 
mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya, bertulislah surat 
ke saya: [EMAIL PROTECTED], supaya bisa saya publikasikan untuk di dengar oleh 
wanita-wanita yang lainnya. Pesankanlah kepada Boss anda agar posisi anda 
digantikan oleh laki-laki, supaya misi anda mengundurkan diri ini mencapai 
sasarannya. Karena percuma anda mundur jika yang mengisi kembali wanita lagi.
  Jadikanlah ini topik di PKK, Dharma Wanita, dengan tetangga, teman, sanak 
keluarga, dan lain-lainnya. 
  
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
  MENGENALI ORANG
   
  > Raja Ahab mengenali nabi Elia sebagai nabi yang berpakaian aneh, nabi yang 
bicaranya nggak
      pernah menyenangkan, serta nabi yang mendatangkan kesialan dan malapetaka 
buat Israel.
  > Yohanes Pembaptis mengenali dirinya sebagai nabi yang berseru-seru di 
Padang Gurun, seperti
      yang dituliskan oleh nabi Yesaya 600 tahun sebelum kelahirannya.
  > Raja Persia – Koresy, mengenali dirinya sebagai raja yang disebutkan 
langsung namanya oleh  
      nabi Yesaya, untuk membuat perintah pembangunan kembali kota Yerusalem, 
200 tahun sebe
      lum kelahirannya.
  > Bagaimana dengan Yakub?
     Ketika Yakub dalam perjalanan untuk menjumpai kakaknya; Esau, SESEORANG 
berjalan di ha
     dapannya. “Radar” naluri Yakub bisa menangkap “sinyal” yang dipancarkan 
oleh ORANG itu, 
     bahwa ORANG yang lewat di hadapannya itu bukanlah ORANG sembarangan. 
Karena itu Yakub
     tidak menyia-nyiakan kesempatan baik itu; dia meminta ORANG itu memberkati 
dirinya yang se-
     dang berdebar-debar ketakutan untuk menjumpai Esau, yang pernah ditipunya 
itu. Tapi rupanya
     ORANG itu enggan memenuhi permintaan Yakub, sehingga terjadilah pergumulan 
di antara me
     reka. Yakub berusaha memegang erat tangan ORANG itu, sementara ORANG itu 
berusaha untuk
     melepaskannya dan hendak melanjutkan perjalananNYA.
     Kejadian 32:26: “Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar 
telah menyingsing."
                                   Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan 
engkau pergi, jika engkau tidak
                                   memberkati aku." 
     Nah, karena Yakub begitu nekad, maka ORANG itu akhirnya memukul sendi 
pangkal paha
     Yakub, sehingga Yakub terpelecok. Dan berkatalah ORANG itu: “Kamu memang 
orang yang
      benar-benar sangat ulet. Karena itu AKU ganti namamu, dari Yakub, yang 
artinya Penipu,
      menjadi: ISRAEL, yang artinya: KEMENANGAN. Sebab kamu telah bergumul 
melawan
      ALLAH dan MANUSIA, dan kamu dinyatakan MENANG!” - ayat 27-28.
  > Bagaimana dengan Perempuan Palestina yang anaknya kerasukan Setan?
     Seorang perempuan asing yang anaknya kerasukan Setan tampak sedang 
berdesak-desakan di
     antara kerumunan orang banyak sambil berseru-seru: “YESUS, ANAK DAUD, 
tolonglah aku...”
     Tapi YESUS cuek aja. Dan karena perempuan itu berteriak-teriak terus, 
Petrus jengkel; meminta
     agar YESUS mengusir perempuan itu. Maka dengan tanpa menoleh ke arah 
perempuan itu, YE
     SUS-pun berkata: “AKU diutus hanya kepada domba-domba Israel saja, bukan 
untuk bangsa
     lain.” Tapi perempuan itu nggak mau peduli, malah semakin mendekati YESUS 
dan menyembah-
     nyembahNYA; “TUHAN, tolonglah aku...........”
     YESUS-pun berkata lagi: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi 
anak-anak dan
      melemparkannya kepada anjing." -  Suatu perkataan yang sangat menghina 
sekali yang pernah
      diucapkan  oleh SEORANG TUHAN?!
     Tapi perempuan itu tetap tidak mau menyerah begitu saja, katanya:  "Benar 
Tuhan, namun
     anjing itu   makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." - Perempuan 
ini tidak merasa
     hina untuk menyamakan dirinya dengan anjing! Luar biasa sekali!
     Maka “kalah”lah YESUS menghadapi perempuan yang berhati luar biasa ini, 
kataNYA: "Hai
      ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan 
seketika itu juga
      anaknya sembuh. - Matius 15:28.
      Seorang perempuan dari bangsa yang tidak mengenal ALLAH, tetapi memiliki 
iman yang sangat
      kuat. Mata hatinya tidak terlalu buta untuk mengenali siapa ORANG yang 
ada di hadapannya.
      Sementara tokoh-tokoh agama Yahudi, yang diperlengkapi dengan Kitab Suci, 
yang memuat ca-
      tatan tentang diri YESUS secara lengkap telah gagal mengenali YESUS. 
Ironis sekali!
   
  SIAPAKAH SAYA?
  Banyak sekali orang yang bertanya-tanya tentang diri saya, baik yang di 
Internet, maupun orang-orang yang di jalanan. Dan inilah bisik-bisik orang di 
warung kopian yang sempat saya dengar: ada yang menganggap saya ini Orang gila 
baru, orang stress, ada yang berkata saya ini Intel dari BIN [Badan Intelijen 
Negara], ada pula yang berkata bahwa saya ini mata-matanya presiden SBY[dulu 
ketika SBY masih baru menjadi presiden], dan lain-lain. Sedangkan kata 
orang-orang yang di lingkungan Internet, tidak terlalu jauh dengan mereka yang 
di jalanan itu; Pengacau, Provokator, Orang nggak waras, Penyesat, Pencari 
sensasi murahan, Spammer, dan sebagainya.
  Nah, lalu siapakah saya menurut diri saya sendiri? Mari kita buka bersama 
Wahyu 14:6-11.
   
  Wahyu 14:6-11: “Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di 
tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya 
kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan 
bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan 
muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang 
telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air." Dan seorang 
malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah 
rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur 
hawa nafsu cabulnya." Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul 
mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang 
dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia 
akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan 
murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata
 malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Maka asap api yang 
menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka 
tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta 
patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya." 
   
  Ayat di atas memberikan gambaran tentang adanya malaikat yang terbang di 
tengah-tengah langit.
  Bukannya di sorga dan tidak pula turun ke Bumi, tetapi di tengah-tengah 
langit. Suatu fenomena yang tidak lazim bagi Alkitab, karena biasanya malaikat 
itu turun ke Bumi. Padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakan ke seluruh 
dunia. Sedangkan pekabarannya ada 3 hal:
  11.  Mengenalkan ALLAH SANG KHALIQ.
  12.  Mengumumkan kerubuhan Babel. Babel artinya; kacau. Yaitu tentang 
agama-agama yang
  kacau-balau.
  13.  Memberikan peringatan tentang ancaman murka ALLAH.
   
  Adakah itu tentang diri saya?
  > Semenjak sepeda pancal berikut dengan segala macam isinya hilang, persis 
setahun yang lalu –
      Agustus 2007, praktis saya sudah tidak mempunyai Alkitab serta buku 
apa-apa lagi. Maka jika
      saya membutuhkan Alkitab, saya harus melalui internet, di: Sabda.org. 
Injil di angkasa?!
      Ya, dalam hal ini Matius 10:27 mereferensikan tentang pemberitaan Injil 
dari ATAS ATAP
      RUMAH.
      Matius 10:27:    “Apa yang KUkatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu 
dalam 
                                   terang, dan apa yang dibisikkan ke 
telingamu, beritakanlah itu dari 
                                   ATAS ATAP RUMAH.”
      Dan justru melalui Sabda.org, inilah saya bisa mendapatkan Injil yang 
“sempurna”, karena di sa
      na disediakan Injil dari berbagai macam versi. Wahyu katakan sebagai 
“Injil yang kekal.” Arti
      nya, Injil yang selengkapnya – cukup lengkap!
  > Sifat pemberitaan saya adalah “memberitakan.” Saya bersikap aktif, bukan 
pasif! Sayalah yang
     mencari alamat-alamat email anda dari Internet, lalu mengirimi anda segala 
tulisan saya.
      Banyak orang yang menganjurkan saya untuk membuat “blog”, tapi ini saya 
nilai sifatnya pasif, 
      hanya menunggu orang membutuhkan. Karena itu menurut saya, cara yang saya 
tempuh selama
      ini sudah benar, sesuai dengan yang Alkitab katakan: “...........untuk 
diberitakan..........” Sama se-
      perti orang yang membagi-bagikan brosur promosi; nggak peduli apakah 
orang itu butuh atau
      tidak, pokoknya kita kasih mereka. Begitu lihat orang, kita kasih dia. 
Saya juga begitu, begitu
      menemukan alamat email langsung saya kirimi mereka. Perkara oleh orang 
itu langsung dibu
      ang atau dibaca, saya nggak peduli. Yang penting tugas saya adalah 
membagikan saja.
  > Lingkup pemberitaan saya tentu saja sudah ke seluruh dunia. Saya nggak 
peduli apakah orang
      itu orang Inggris atau orang Jepang; ngerti bahasa Indonesia ataupun 
enggak! Asalkan alamat
      yang saya ketemukan itu dari milis Indonesia atau Malaysia, saya comot 
aja.
  > Apa bukan Williem Miller atau Ny. Ellen G. White atau Gereja Advent?
      Jelas sekali nggak cocok untuk diterapkan terhadap mereka, sebab baik 
Miller maupun Ny.
      White   memberitakannya masih secara tradisional, belum melalui Internet. 
Sedangkan Gereja
      Advent  sekalipun gereja ini memiliki fasilitas yang modern dan lengkap, 
namun nyatanya mere-
      ka nggak memberitakan Injil, tapi memberitakan tentang ilmu kesehatan. 
Sudah menyimpang
      sama sekali dari peranannya sebagai Gereja KRISTUS. Sudah begitu, gereja 
ini nggak ada
      keberanian untuk berkoar-koar mengungkapkan agama-agama yang seharusnya 
dianggapnya
      salah. Seharusnya  kalau gereja ini menganggap dirinya benar,  'kan dia 
menyatakan gereja 
      atau agama yang lain itu nggak benar?! Tapi kenyataannya sayalah yang 
bekerja menentang
      semua agama dan menyatakan kesalahan-kesalahan mereka; Islam, Hindu, 
Kristen Minggu,
      Budha, dan lain-lainnya.
      Ya, saya telah merobohkan semua konsep keagamaan yang ada dengan 
berdasarkan pembuktian
      yang sangat nyata!
  > Saya diyakinkan bahwa saya telah mengakhiri segala perbantahan keagamaan 
untuk menuju ke
      zaman Hujan Akhir; yaitu Pencurahan ROH KUDUS secara besar-besaran, di 
mana Pemberita
      an Injil sudah tidak lagi melalui forum perdebatan ataupun diskusi, 
tetapi sudah langsung pada
      tawaran pilihan: “Percaya YESUS atau menolak.”
      Di saat itu semua orang akan menerima ROH KUDUS untuk memberikan sinyal 
agar orang itu
      mau menerima YESUS KRISTUS sebagai JURUSELAMAT mereka. 
   
   
   

       
---------------------------------
  Nama baru untuk Anda!  
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke