Bismillahirahmanirrahim
AshadualailahaILALLAH wa ashaduannaMUHAMMADURASULULLAH
akhir akhir ini media massa di sibukkan dengan kasus "kontroversi" 'syekh' puji
yang menikahi gadis umur 12 tahun, sebagai pembelaan nya menurut saya,karena
pada saat pertama kali kasus itu terungkap dia hanya menyodor kan buku yang
berjudul Aisyah saja menikah dini,tanpa berkaca terlebih dahulu mengenai
perbedaan pernikahannya dengan pernikahan yang Rasulullah lakukan.tanpa berkaca
terlebih dahulu perbedaan pribadi nya dan pribadi Rasulullah SAW, perbedaan
motivasi,perbedaan Aisyah ru dan luthfiah,seolah olah ingin berkata sebelum
mempermasalah kan dia ..permasalah kan dulu pernikahan yang Aisyah atau
Rasulullah lakukan,saya melihat mendengar dan merasa seolah akan ada konspirasi
fitnah terhadap islam dan sunnah. yang datang dari manusia manusia penuh nafsu
pribadi namun berlindung terhadap syariah. Dan komentar orang orag setelah
melihat tayangan perdana pada kasus puji,dimana puji menyodor kan buku mengenai
aisyah sebagai alibi nya, orang orang
berkomentar " itu adalah pencabulan oleh ke pada perempuan dibawah umur" ,
"lelaki yang sakit", dsb..
lelaki yang mana yang mereka maksud kan? wanita yang mana yang mereka maksud
kan? menjadi rancu...
saya tidak akan bereaksi keras jika puji tak menyodor kan buku aisyah sebagai
alibi nya.
sebagian besar pernikahan Rasulullah SAW adalah dengan janda janda yang sudah
tua,demi kepentingan agama dan tanggung jawab yang dipikul nya saat itu,
pernikahan RAsulullah SAW terhadap Aisyah ru juga tidak terjadi melalui audisi
dengan kriteria kriteria tertentu seperti yang puji lakukan(maaf saya tidak
memanggil nya syekh, karena gelar syekh itu berat untuk di pkul dan orang orang
yang pantas lah yang berhak)
pada saat Abu Bakar menyodor kan Aisyah kepada RAsulullah SAW.. RAsulullah juga
menolak nya untuk beberapa waktu lama nya karena umur Aisyah yang masih terlalu
kecil..dan pada saat akhir nya Rasulullah menerima Aisyah itu juga karena
beberapa alasan keadaan saat itu..dan setelah Rasulullah menerima
pinangan,Rasulullah juga menunda acara perkawinan dan menyentuh Aisyah ru
hingga beberapa waktu lama nya hingga aisyah cukup dewasa.
Rasulullah juga tidak pernah bermegah megah an spt kehidupan puji..meski pada
saat itu Rasulullah saat itu dapat melakukannya.
jadi puji dan RASULULLAH SAW dengan segala kehidupan yang dilalui nya adalah 2
sosok yang berbeda,saya meminta puji tidak lagi menjadikan kehidupan Rasulullah
dan Istri nya menjadi alibi atas nafsu pribadi nya.
yang jelas berbeda dari pernikahan yang dilakukan oleh RASULULLAH dan puji
adalah..RASULULLAH TIDAK MENGADAKAN AUDISI DENGAN KRITERIA WANITA TERTENTU AGAR
DAPAT MENIKAH DENGAN NYA.
saya memohon kepada ulama yang di mintai tanggapan nya mengenai kasus ini,
perlu melakukan pembelaan terhadap RASULULLAH,agar tak ada lagi orang orang
licik yang selalu berusaha menghancur kan islam dengan cara cara fitnah keji.
dan agar tidak lagi ada orang orang bernafsu binatang yang memakai nama nama
bersih RASULULLAH,KELUARGA dan para SAHABAT sebagai alibi demi menutupi nafsu
syahwat. fitnah yang membuat jantung terluka.
banyak iman saat ini yang mudah di beli, berkedok agama namun bertingkah
keji,menyebar fitnah demi materi, semoga mereka kekal dalam neraka jahim
NB; jika hati talh terlatih untuk Hasbunallah ni'mal wakil ni'mal maula
wani'mannasir,Lahaulawala quwatta illahbillahi aliyil adhim,Innalillahi wainna
illahi roji'un,nafas adalah milik HU (ALLAH) maka sekecil dan sehalus apapun
usaha yang kafir lakukan untuk menghancurkan ISLAM akan terbaca dengan mudah
wassalamu'alaikum warrahmatullahiwabarakatuh
[Non-text portions of this message have been removed]