Terms of Reference
Training
"INSTITUTIONAL BASED STRATEGIC PLANNING" (1-6 Desember
2008)
A company's strategy
consists of the competitive moves and business approaches that
managers employ to attract and please customers, complete
successfully, grow the business, conduct operations, and achieve
targeted objectives
(Arthur A. Thompson Jr., AJ.
Strickland III, John E. Gamble)
A. LATAR BELAKANG
Banyak
orang membuat perencanaan berdasarkan kegiatan yang dapat dilakukan,
namun sering kali tidak sinkron dengan cita-cita atau visi yang telah
dirumuskan untuk dicapai dalam kurun waktu tertentu, misalnya,
sepuluh/dua puluh tahun ke depan. Di dalam situasi yang tidak pasti,
kita perlu menetapkan hasil-hasil strategis yang ingin kita capai,
sehingga perencanaan harus berdasarkan pada hasil-hasil tersebut.
Inilah yang disebut goal oriented programming. Di dalam
kondisi yang serba kompleks ini, strategic planning menjadi
urgen untuk menentukan arah dasar dan hasil-hasil utama yang mau kita
capai di masa depan. Maka metode strategic planning yang baik
akan menentukan ketajaman di dalam merumuskan hasil-hasil dan
strategi utama. Menurut Arthur A. Thompson Jr., AJ. Strickland III,
John E. Gamble di dalam buku mereka Crafting and Executing
Strategy (MC Grawhill, 2005), ada dua pendekatan besar di dalam
menentukan strategi pengembangan, yakni:
1. Strategi lewat penguatan
organisasi, dan
2. Strategi yang berfokus pada
program.
Kedua strategi tersebut bisa
merupakan pilihan. Seseorang atau suatu lembaga dapat memilih salah
satu berdasar kondisi riil yang ada. Bagi organisasi baru, mungkin
lebih cocok memilih Strategi pertama dengan maksud memperkuat
organisasi sebagai basis bersaing di masa depan. Bisa juga terjadi
sebaliknya. Organisasi baru memilih strategi kedua dengan maksud agar
layanan ke masyarakat diperkuat sebagai dasar berpijak dalam
berkompetisi dan menaruh landasan posisi organisasi di masa depan.
Dalam kerumitan pilihan inilah, pengalaman kerja memperkaya
pertimbangan dan sangat menentukan pilihan yang tepat. Karena itu
hanya fasilitator berpengalaman dapat membantu memberi pertimbangan
lebih baik dan lebih tepat mana pilihan yang sesuai dengan kondisi
riil lembaga bersangkutan. Fasilitator yang sedikit mendapat teori
dan tidak memiliki pengalaman akan terjebak pada retorika tanpa bisa
mampu keluar dengan solusi lebih baik. Bisa jadi, mereka yang sudah
berpengalaman akan mampu menggabungkan dua strategi tersebut dengan
baik, dan bila dikembangkan dengan baik akan menghasilkan sinergi
yang effektif dan effisien. Kalau hanya salah satu yang dikembangkan,
maka hanya akan dapat menyelesaikan separuh bagian saja. Meskipun
demikian, banyak orang memilih salah satu dari strategi itu dan
melengkapinya dengan elemen-elemen dari strategi yang lain. Maka
menguasai salah satu perencanaan strategis berdasar dua pendekatan
tersebut mutlak diperlukan untuk mencapai landasan perencanaan
strategis yang effektif dan effisien.
Di kalangan organisasi masyarakat
sipil, seperti LSM, dalam teori atau kebiasaan lama, proses membuat
perencanaan strategis hanya berhenti pada penentuan isu-isu strategis
atau arah organisasi, yakni visi, misi, dan nilai serta strategi
besar programnya. Namun, karena makin banyaknya pilihan yang terbuka,
dewasa ini ada kecenderungan penetapan strategi besar berlanjut
sampai penetapan rencana program hingga ke tahap penetapan Action
Plan. Salah satu alasannya adalah, agar kesenjangan interpretasi dan
pilihan dapat diperkecil, sehingga kesalahan dan pemborosan dapat
dieliminir sedini mungkin. Itulah salah satu strategi menghindari
salah pilih. Karena tidak heran, beberapa organisasi bisa saja
memiliki isu-isu sentral yang hampir sama, strategi yang hampir sama,
tetapi action plan yng dipilih masih bisa sangat berbeda dan
karenanya masing-masing membawa nasibnya sendiri-sendiri.
Rumusan kalimat pada awal tulisan ini menunjukkan, bahwa perumusan
pilihan strategi akhirnya akan tergantung pada pilihan para pemimpin
lapangan (managers), karena itu perencanaan strategis yang
partisipatif diperlukan agar kesenjangan strategi utama organisasi
dan perilaku lapangan tetap sejalan, kompetitif dan memuaskan semua
pihak terutama mereka yang menerima manfaat layanan.
Pada pelatihan ini, penguatan
organisasi sebagai fokus menjadi landasan perumusan perencanaan
strategis. Tema bahasan akan berkonsentrasi pada topik2, tahap2 yang
terkait dengan perumusan Strategic Planning dan Pengembangan
Organisasi sebagai ujung tombak kompetisi.
B. TUJUAN UMUM
Tujuan umum dari pelatihan ini
adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk membuat analisis,
merumuskan hasil-hasil strategis yang mau dicapai dan cara-cara
mencapainya dengan mengandalkan kekuatan dan penguatan organisasi
dalam setiap kompetisi yang dialami.
C. KETRAMPILAN YANG AKAN
DIPEROLEH PESERTA
Pelatihan akan menggunakan
pendekatan 20% teori dan 80% praktek penugasan. Beberapa ketrampilan
utama, namun tidak terbatas pada daftar ini, adalah sebagai berikut
Identifikasi elemen-elemen
manajemen strategis
Merumuskan ide program atau
proyek
Melakukan berbagai analisis
dasar: Analisis Trend, Analisis Organisasi/Institusi, Analisis
Target Group, Analisis Hasil Kerja, Analisis Stakeholders dsb.
Merumuskan isu-isu strategis
Menetapkan Arah Organisasi: Visi,
Misi, Nilai, Prinsip, Bidang Hasil Pokok, Bidang Kegiatan Utama,
Slogan, Lambang dsb
Merumuskan program dengan salah
satu metoda partisipatif sbb: LFA, ZOPP, PCM, RBM, TOPP, AURA,
Metoda SATUNAMA.
Merumuskan Strategi Organisasi,
Strategi Personalia, Fundraising, SOP/Mekanisme Kerja.
Merumuskan Strategi Tiga R
(resilience, respect, rights), Strategi Advokasi, Strategi Gender,
Strategi Komunikasi, Strategi Monitoring Evaluasi.
D. KATEGORI PESERTA
Peserta harus memenuhi kriteria
berikut:
Pendidikan setara S-1
Mempunyai pengalaman kerja
minimal 2 tahun sebagai pimpinan (unit, kelompok kerja, organisasi,
pengurus yayasan, dan konsultan pembangunan).
Bersemangat untuk bekerja keras.
Hadir di semua
sesi sepanjang 6 hari (sehari 8 jam, 4 sesi @2 jam). 2 sesi tidak
hadir berarti drop out.
Membayar uang kursus sebesar
Rp.4.500.000,- (fixed) untuk penginapan, makan, semua bahan dasar,
tas untuk materi kursus, penggunaan buku-buku referensi di
Perpustakaan Prof.DR.Lukman Sutrisno)
Pembayaran
:
Rp. 1.000.000,- dibayarkan saat
pendaftaran (bukti transfer dilampirkan) dan pelunasan pada saat
pelatihan
Melalui rekening : BII Cabang
Jendral Soedirman Yogyakarta No. Rek : 2-027-00878-6 atas.nama
Yayasan SATUNAMA
E. METODE PELATIHAN
Metode yang digunakan di dalam
pelatihan ini terdiri dari:
Sharing situasi organisasi
peserta
Curah pendapat
(brainstorming)
case study
untuk menentukan isu strategis
diskusi kelompok dan pleno
games
assignment
refreshment
F. MATERI
Materi yang akan dibahas di dalam
pelatihan ini adalah:
Strategic Management
Analisis makro/mikro
Penentuan isu-isu strategis
(tematis, deskriptif, naratif)
Perumusan hasil-hasil utama
(perubahan kondisi, persepsi, posisi, dan perilaku yang mau dicapai)
Perumusan indikator, verifikasi,
resiko, dan asumsi.
Analisis Resiko
Berbagai perumusan 8 strategi
dasar
Penentuan work
plan dan action plan
Penetapan
strategi: database, organisasi, strategi pengembangan kapasitas
staf, finance, gender, advokasi, komunikasi, fundraising,
mekanisme kerja, dan monitoring evaluasi.
Bila peserta
menghendaki, SOP/Mekanisme kerja dapat diganti dengan Sistim
Penggajian Berbasis Kinerja (Merit system)
G.
FASILITATOR DAN NARASUMBER
Fasilitator
Bp.
Methodius Kusumahadi, DCM yang sudah berpengalaman dalam
melakukan konsultasi, evaluasi dan fasilitasi bagi perencanaan
program dan keuangan LSM lokal maupun internasional. Beliau saat ini
juga menjabat sebagai Ketua Pembina SATUNAMA.
Nara
Sumber
Para
ahli dan praktisi yang sudah berpengalaman dalam hal program dan
keuangan.
H.
TEMPAT DAN WAKTU
Tempat:
Kompleks
Pelatihan SATUNAMA
Jl.
Sambisari No. 99, Duwet RT 07/34 Sendangadi, Mlati, Sleman 55285
Yogyakarta
Telp:
+62-274-867745, 867746, 867747 (200)
Fax:
+62-274-869044
Waktu:
Pelatihan
berlangsung selama 6 hari yaitu Senin-Sabtu, 1
6 Desember 2008
Pukul 08.00 s.d. 18.00 (pertemuan
di kelas).
Sesi malam hari digunakan untuk
memperdalam materi (penugasan) dan membaca referensi.
I.
KONTAK PERSON
Untuk
pendaftaran dan informasi lebih lanjut, segera hubungi :
Mitha
Unit
Training SATUNAMA
Jl.
Sambisari No 99 Duwet RT/RW 07/34 Sendangadi,
Mlati, Sleman, DIY
Telp
: +62-274-867745, 867746, 867747 (200)
Fax.
+62-274-869044
Email
: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
J.
INFORMASI TAMBAHAN
Biaya perjalanan menjadi
tanggungan peserta/lembaga peserta
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
-----------------------------------------------***
Donasi Dana untuk Sarikata.com :
No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt
Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.
-----------------------------------------------***
cara keluar dari milis ini :
kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
dan REPLY email konfirmasi dari yahoogroups.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sarikata/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sarikata/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/