1. Untuk mempermudah pembayaran dan mengurangi antrian di loket pembayaran halte busway, saya setuju kalau di berlakukan kartu pra bayar busway. 2. Kartu langganan. 3. Penumpang busway dibatasi dan armada ditambah. Kalau perlu di beri beberapa smart monitor untuk orang yang tidak tahu arah bahkan tidak tahu jalan di jakarta. Contohnya jika orang berada di halte harmoni dan dia mau ke Fatmawati, dia tinggal mengetikkan "Fatmawati" di smart monitor tersebut, lalu muncul beberapa penjelasan rute jalan dan kendaraan umum untuk menuju kesana. 4. Mau. 5. Belum.
Semoga jawaban diatas bisa menjawab sahabat anda. Terima Kasih. Hapsari Wirastuti Susetianingtyas wrote: > > Seorang sahabat saya sedang membuat tulisan yang akan digunakannya > untuk salah satu syarat menjadi pegawai salah satu bank milik > pemerintah, saya mohon bantuan temen-temen untuk membantu sahabat saya > dengan mengisi pertanyaan2 berikut. Sebelumnya saya ucapkan terima > kasih. > > 1. Mau nggak ada kartu pra bayar untuk naik busway yang bisa diisi > ulang di ATM manapun?? > 2. Lebih pilih pakai kartu langganan/bayar tunai di kasir (jika harga > sama)?? > 3. Fasilitas apa yang di inginkan jika orang naik busway?? > 4. Jika harga busway menjadi 5000 tetapi pelayanan lebih cepat, apakah > masih mau naik busway?? > 5. Menurut anda , apakah armada bus transjakarta sudah cukup? > > -- > Regards, > Hapsari Wirastuti Susetianingtyas > > ViSiT My BLoG www.napasbidadari.multiply.com > > [Non-text portions of this message have been removed]
