dalam geliat dosa di perjalanan yang melepaskan sujudku
menusuk tulang dan tangis dari rahimku
seakan meneriakkan pesan dari langit
"apakah kau tak lagi mencintai KEKASIH mu?"
"apakah kau tak lagi mengingat NYA?"
"apakah kau enggan tuk bercanda lagi dengan NYA"
ahh jangan menghakimi ku
Subhanallah,WalHAmdulillah,WalailahaILALLAH,Wallahuakbar
adalah butiran canda yang selalu ku lafaskan
meski dalam kemusafiran ku,sujud yang terlepas tak dapat ku hindarkan
Aku mencintai MU ya ROBBI
Aku menyayangi MU wahai KEKASIH ku
dalam geliat cinta dan dosa atas kerapuhan dan ketaksempurnaanku
pertanyaan yang sama selalu ku ajukan pada MU
apakah ada ridho MU bagi ku duhai CINTA ku
[Non-text portions of this message have been removed]