Kabar jejaring Facebook memiliki afiliasi dengan pergerakan kaum
zionis Israel telah membuat banyak teman2 yang melakukan unsubscribe,
keluar, dari Facebook. Prinsip perlawanan terhadap Israel
diterjemahkan dengan mengurangi sebanyak mungkin yang terkait dengan
bangsa Yahudi itu. Suatu sikap berani dan tegas yang banyak orang yang
masih berat untuk melakukannya, termasuk saya barangkali.

Banyak hal dalam kehidupan kita yang memiliki kaitan erat dengan
Zionis dan sekutu abadinya, termasuk teknologi yang kita gunakan
sekarang. Meninggalkan total semuanya akan membuat kita kembali ke
zaman dimana ternologi komunikasi masih bersandar penuh pada jasa
telepon, radiogram, pos dan giro. Ini suatu kemunduran sehingga perlu
dilakukan selection, pemilahan, mana yang akan tetap digunakan dan
mana yang akan ditinggalkan atau digantikan dengan bentuk lain yang
sedikit lebih merepotkan. Facebook adalah salah satu yang ditinggalkan
teman-teman, digantikan dengan jejaring lain dan bahkan kembali ke
komunikasi sms, email dan paling jauh dengan online chatting.

Kalau memang masih ada pemilahan untuk meninggalkan produk Zionis,
mengapa harus Facebook yang ditinggalkan. Sebagai portal jejaring,
Facebook cukup handal dibandingkan jejaring yang lain. Dengan Facebook
banyak temen2 lama 'diketemukan' lagi bahkan tali persaudaraan yang
selama ini kendur dapat mulai dikuatkan lagi. Dalam banyak kelompok,
bahkan, Ukhuwah terbangun kembali. Jejaring itu pun mampu membangu
kebersamaan untuk melakukan hal yang lebih baik termasuk bentuk
perlawanan kepada zionis. Facebook lebih banyak memberi manfaat
daripada mudarat, masalah afiliasi zionis. Nilai persaudaraan yang
terbangun dan perjuangan untuk menegakan keadilan jauh lebih besar
dibanding hanya bahwa itu berafiliasi.

Saat ini ada banyak jejaring yang konon tidak berafiliasi ke zionis
(berisi iklan untuk menguntungkan zionis). Tetapi sejauh ini tidak ada
yang sehandal Facebook dalam melakukan infiltrasi pada nilai2
persaudaraan. Selain itu, tidak mudah memindahkan 'areal permainan'
dari satu jejaring ke jejaring yang lain. Tidak mudah dan tidak banyak
orang yang mampu membangun lagi suatu komunitas.

Kita sedih dan prihatin dengan kondisi bangsa Palestina. Kita pun
geram dan marah dengan arogansi Zionis dan anjing2 pudelnya (yang
semuanya punya strip-strip merah). Segala cara kita lakukan untuk
melawan kebiadaban kaum zionis. Tapi seharusnya kita pun lebih smart
dalam berjuang. Menggunakan semaksimal mungkin fasilitasnya yang ada
untuk melakukan perlawan barangkali jauh lebih baik dari pada
mengucilkan diri dan melakukan perlawanan dengan keterbatasan.
Perjuangan kemerdekaan kita pun dimulai dari menggunakan fasilitas2
penjajah yang sebenarnya untuk kepentingan kolonialisme seperti
pendidikan tinggi yang kemudian Belanda dan Jepang terlambat menyadari
dan tidak mungkin dihentikan lagi. Dalam Facebook kita bisa membangun
jaringan kerjasama untuk meningkatkan kekuatan perlawanan. Alapagi
dengan kemampuan jejaring Facebook mampu bergerak bebas di atas batas
negara dan langsung masuk kedalam keseharian kita.

So, please stay. Let's do it together and maximize all resources.

Sony S Wibowo
sonyssw.multiply.com

Kirim email ke