Salam kebahagian untukmu shahabat. Semoga di hari yang indah penuh dengan 
semangat baru. Harapan besar kita kepada Allah, agar kita selalu mendapatkan 
Cinta dan Kasih Sayang Nya. Mudah-mudahan kecemerlangan, kesuksesan dan 
keberhasilan menjadi pencapaian bagi kita.

Kebahagiaan adalah sebuah rasa yang amat dalam. Ia terkadang sulit untuk 
dilukiskan dan dijelaskan. Selain ia berbentuk relatif, terkadang menjelaskan 
dengan nada-nada indahpun, bukan begitu bunyinya. Karena ia terpatri dalam 
sanubari…dan hanya dirasakan bagi mereka menginginkan.

Alkisah di suatu siang, digubuk sawah yang kecil. istirahatlah sepasang suami – 
istri disana. Istrinya yang setia, sedang menyiapkan makanan untuk suami 
tercinta. Satu persatu dikeluarkan makanan yang telah disiapkan. Begitu 
selesai, diajaklah suaminya untuk makan bersama. Sungguh mesra. Saat makan, 
lewatlah mobil sedan BMW di tengah jalan, melewati hamparan sawah dan gubuk 
kecil. Sang suami bertutur kepada istrinya; "Istriku, alangkah bahagianya bila 
kita dapat berada dalam mobil itu. Setiap hari engkau bisa aku ajak 
jalan-jalan, tanpa kuizinkan matahari menyengat tubuhmu"… (duh mesranya…)

Di mobil BMW mewahpun, di dalamnya ada suami dan istri, Sedang jalan-jalan ke 
sudut desa. Untuk menghilangkan penat di kepala akibat kerja dan hiruk pikuk 
kesibukan kota. Tatkala mereka melewati gubuk kecil. Ia melihat dua insan penuh 
mesra, makan siang bersama. Tiba-tiba terucap olehnya "Istriku…perhatikanlah 
mereka yang di sana…betapa indah dan bahagia bila kita dapat duduk dan makan 
bersama, ditemani oleh padi yang terus menari-menari bersama angin. Kita dapat 
merasakan hembusan nafas alam"…

Shahabatku yang baik…
Barangkali engkau pernah mengeluh, "Mengapa ini terjadi kepadaku"… mungkin juga 
engkau berucap, "mengapa aku terus sengsara seperti ini, sampai kapan ?" atau 
bisa jadi kau mendengar kata-kata mu sendiri  "Mengapa hidupku tak Bahagia ?"…

Shahabat…aku merasakan yang kau alami. Bisa jadi karena sedikitnya alat tukar 
belanja di tangan, atau mungkin tempat peristirahatan belum senyaman kau 
harapkan. Atasan dan bawahan di kantor, tidak semua mendukung pendapatmu. 
Langkah-langkah besar kau jalani, belum membuahkan hasil sebagaimana keinginan. 
Kendaraan yang kau gunakan masih beroda dua. Mungkin juga engkau ingin melihat 
tubuhmu, lebih ideal. Dan masih ada hal lain . Mungkin kalimat-kalimat ini 
belumlah cukup mewakili apa yang kau rasakan…

Mari kita sadari bersama. Kekeliruan yang kita lakukan dalam hidup. Seringkali 
Karena memFOKUSkan kepada hal-hal yang tak kita miliki. Sehingga kenikmatan 
yang kita punya, tak pernah kita meRASAkannya.

Bukankah uang Rp.100.000 masih cukup buat kita makan bersama istri, suami dan 
anak di rumah? Rumah yang kita tinggali masih bisa melindungi dari sengatan 
matahari dan terpaan angin malam? Apakah tatkala pendapatmu belum diterima dan 
disetujui, menghalangimu untuk bekerja? Bukankah hasil yang belum sempurna itu, 
telah menghasilkan sesuatu bagimu? Bukankah kendaraan roda dua, masih bisa 
mengantarkan istrimu belanja, membawamu ke kantor dan mengantar anak-anakmu ke 
sekolah? Sisi yang manakah lagi ingin kau sempurnakan? Bukankah teman, suami 
dan anak-anakmu masih sangat sayang dan bangga akan dirimu?

Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumatkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, 
Pasti akan menambahkan (nikmat) kepadamu ; dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, 
maka sesungguhnya azabKu sangat pedih". (Ibrahim; 7)

Shahabatku yang baik…
Kita diberikan kekuatan oleh Yang Maha Bijaksana untuk memilih. Dari 
pilihan-pilihan inilah kita memutuskan. Apakah menjadi Bahagia ataukah Sedih ? 
Dan Tuhan tak pernah melarang kita untuk berkeinginan lebih. Karena salah satu 
pencapaian dan keberhasilan dimulai dari keinginan besar. Semua kembali kepada 
diri kita masing-masing. Doaku untukmu semoga engkau selalu bahagia …

Kekeliruan yang kita lakukan dalam hidup (Tidak bahagia). Seringkali Karena 
memFOKUSkan kepada hal-hal yang tak kita miliki. Sehingga kenikmatan yang kita 
punya, tak pernah kita meRASAkannya.

disadur dari : RAHMADSYAH, C.MNLP (dengan perubahan seperlunya)
http://priendah.wordpress.com

Kirim email ke