Bismillahirrahmanirrahiim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Wahai manusia yang durhaka dan
senantiasa bergelimang dengan maksiat dan dosa, tidakkah kedahsyatan
jahannam menggetarkan hatimu? Allah menyediakan bagi hamba-hamba-Nya
yang ingkar lagi sombong. Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan
70.000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat
itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat
menebus semua itu dengan emas sebesar dunia.
Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka
adalah darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air
yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah
samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika
setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya, bahan
bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke
ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh
batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram
kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara
dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya
gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas
bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai . kecelakaan apalagi yang
pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung
kepada-Mu dari siksa Jahannam . Amiin.
LOKASI NERAKA
Jika surga terletak di langit ke tujuh, maka sebagian salaf berkata
neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu
Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam
masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan
Waliyullah Ad-Dahlawi.
PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM
1. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah
memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya.
(Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali
dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya
langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan
menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya
selama 70 tahun juga.
2. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar
Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka.
Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan
mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).
3. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di
dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang
berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS.
Al-Furqan: 68).
4. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam.
Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi:
51-52).
5. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika
pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena
tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.
6. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang
menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk
manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam
keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad,
hasan).
7. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal,
yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka.
(QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga
membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu
rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32).
8. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk
dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21).
PARA PENJAGA NERAKA
Allah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka, mereka
adalah makhluk yang sangat keras dan kasar. Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu
mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).
MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA
1. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah
dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai.
(QS. Ash-Shaffat: 62-68).
2. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat
menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat
tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian
menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).
3. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk
neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).
4. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan
besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25).
5. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah
nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya
penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.
6. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah.
Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus,
sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.
PINTU-PINTU NERAKA
Jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintu telah ditetapkan golongan yang
akan memasukinya. Allah berfirman:
“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan
kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu
mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk
golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44).
Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut:
“Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah, neraka
Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”.
Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah:
“Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (QS. Al-Humazah: .
“Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (QS. Al-Balad: 20).
Ibnu Rajab berkata:
“Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh
penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan
dalam Al-Qur’an:
“Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan.
Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah
pintu-pintunya.” (QS. Az-Zumar: 71).
GAUNG KEGERAMAN SUARA NERAKA
Orang-orang kafir dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan
kegeraman dari jarak yang jauh. Allah berfirman:
“Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka
mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al-Furqan: 11).
Juga firman-Nya:
“Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka
yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka)
itu terpecah lantaran marah.” (QS. Al-Mulk: 7).
Ka’ab pernah berkata kepada Umar bin Khaththab:
“Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya. Tidak
ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain
kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah,
pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.”
KADAR HAWA DAN PANAS NERAKA
Rasulullah saw. bersabda:
“Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk
membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam. (HR. Bukhari dan
Muslim).
Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar bin Khaththab:
“Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi
sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian barat, pasti
otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya”.
Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah
tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, yaitu
air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di jahannam adalah hamim
(air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat
panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa
potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Lihat QS. Al-Waqi’ah:
41-44).
PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SURGA
Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada
penduduk surga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka
merengek sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan
sedikit saja kepada mereka. Di antara penduduk surga ada yang merasa
iba, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan
manakan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Lihat QS. Al-A’raf:
44-50).
BAHAN BAKAR NERAKA
Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (QS.
At-Tahrim: 6).
Sebagian mufassir mengatakan bahwa batu tersebut adalah batu korek atau
belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang
musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas
sesembahan mereka, begitu pula para penyembahnya. (Lihat QS.
Al-Anbiya’: 98-99).
KONDISI PENGHUNI NERAKA
1. Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).
2. Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan
mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).
3. Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan
mahkota api.
4. Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh
mereka.
PAKAIAN DI NERAKA
1. Pakaian dari Qathiran yang terbuat dari tembaga yang dilebur. (QS.
Ibrahim: 49-50).
2. Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41).
SUMUR DAN JURANG NERAKA
Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim
dari Abu Hurairah:
“Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara
benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian, suara
apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”
Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka
jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar
neraka.”
LUAS JAHANNAM
Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan
seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali
kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga
dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya
sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan
3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya
seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat
menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.
BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA
1. Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari
bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan
Muslim).
2. Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan
otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj:
19-21).
3. Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik
seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).
4. Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap
gulita. (QS. Yunus: 27).
5. Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar:
16).
6. Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar
api.
7. Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay,
orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi
penyembahan terhadap berhala).
8. Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan
menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.
9. Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).
10. Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).
ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM
Dalam menjelaskan firman Allah:
“Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu
berbuat kerusakan.” (QS. An-Nahl: 88).
Ibnu Mas’ud berkata:
“Yaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.”
Imam As-Sudi mengatakan bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka.
Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’
sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian
israiliyat. Wallahu a’lam.
JERITAN, RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA
Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta
melolong seperti keledai yang meringkik keras, yang demikian itu karena
saking pedihnya siksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud:
106 dan Fathir: 37). Penduduk neraka akan menangis sampai air mata
mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah,
bukan air lagi!
Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka,
mereka berjanji akan beramal shalih jika dikembalikan di dunia. Namun
harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang
sia-sia. Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di
neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77).
SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA?
Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk
neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong,
orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah
selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum
khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), uang judi
(seperti togel, siji, Asuransi dll) dan harta anak yatim tanpa alasan
yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang
yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang
tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan
shaum (puasa), para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat
terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang
tuanya, dll. Wallahu a’lam.
Semoga kita tidak menjadi bagian dari Penduduk Neraka! Amiin Ya Allah..!Wallahu
A’lam.
sumber : Al-Qur`an dan Hadits
[Non-text portions of this message have been removed]