0815427350XX, Jauhilah
Suamiku<http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2009/07/28/633/0815427350XX..Jauhilah.Suamiku>



"Tak akan pernah aku izinkan wanita lain merebut Casanova dariku dan
anak-anakku. Tak akan pernah!"



AKU seorang ibu dari dua orang putri yang tengah beranjak remaja. 15 tahun
perkawinanku dengan seorang pria yang selalu kusebut Casanova. Bukan tanpa
alasan kusebut dia dengan nama itu, karena aku selalu tahu dan paham watak
dan tingkah laku suamimu. Ya, dia adalah tipe pemuja wanita. Sangat
menghamba pada wanita. Dan meskipun hubungan perkawinanku selalu diwarnai
dengan perselingkuhannya dengan wanita lain, tapi aku tetap mengagumi dan
mencintai dirinya. Ada satu hal yang membuatku selalu kagum padanya, dia
selalu jujur padaku tentang apa yang semua telah dia lakukan.



Meskipun aku begitu paham siapa Casanovaku, tapi aku tetap seperti wanita
lain juga, yang acap merasa sedih, cemburu, sakit, merasa diabaikan, tiap
kali aku tahu hubungannya dengan wanita lain. Meskipun aku selalu dapat
menghibur hatiku dengan kenyakinan bahwa apa pun yang terjadi, dia akan
tetap kembali padaku dan pada anak-anak kami.



Tapi akhir-akhir ini keyakinanku mulai goyah. Aku mulai merasakan ada yang
berbeda dan berubah dari suamiku. Kejujurannya mulai kuragukan, dan sikapnya
yang selalu mencari kesalahanku dan kesalahan anak-anakku membuatku merasa
ada yang salah dan gelisah. Ada apa di balik semua ini? Dan kegelisahanku
itu akhirnya mulai terjawab, saat aku membaca sebuah SMS di ponselnya.
Ternyata mulai ada wanita lain yang menggoda hatinya. Aku tidak tahu siapa
wanita itu, juga tidak berusaha mencari tahu. Sebut saja dia 0815427350XX.
Melalu "Curhat" ini aku berharap dia, pemilih nomor pinsel itu, membaca dan
tahu kenyataan yang sebenarnya.



0815427350XX, siapa pun kamu, saat ini kamu adalah perenggut kebahagian
keluargaku. Maaf jika ini mempermalukanku. tapi, meskipun kamu telah
berganti nomor ponsel, aku sangat tahu kamu masih selau berhubungan dengan
suamiku, Casanovaku.



0815427350XX, tolong sadarilah apa yang kamu lakukan saat ini hanyalah
merendahkan diri kamu sendiri. Sehebat apa pun kamu, kamu hanyalah wanita
simpanan, dan apa pun yang kamu lakukan dengan Casanovaku adalah sebuah
perzinahan. Kamu tidak hanya merendahkan diri kamu di hadapan manusia lain,
tapi di mata Tuhan kamu pun tidak memiliki arti lain, kamu hina dina di
mata-Nya.



0815427350XX, coba posisikan dirimu sebagai aku, yang telah 15 tahun
mendampingi Casanova, lengkap dengan sedih dan gembiranya, sakit dan
senangnya, tangis dan tawanya. Mungkinkah kamu melepaskan suamimu kepada
wanita lain yang akan merebutnya darimu. Apakah tidak ada lelaki lain yang
dapat kau cintai selain suamiku?



0815427350XX, seharusnya sebagai sesama wanita kita dapat saling menjaga,
jangan sampai wanita hanya dijadikan alat pemuas nafsu lelaki semata. Karena
itu harus kamu sadari, perselingkuhan tidak akan pernah terjadi jika seorang
wanita mampu menolak. Wanitalah yang seharusnya bisa menentukan apakah
dirinya akan menjadi alat pemuas nafsu lelaki saja atau menilak dan memilih
menjadi seorang waita sejati yang menghargai kesucian hati dan tubuhnya,
menjaga hanya untuk suami dan anak-anaknya, menjaga seluruh cinta hanya
untuk keluarganya. 0815427350XX, tolong jangan jadikan wanita semakin rendah
di mata pria, dan jangan biarkan wanita seperti kamu menjadi penghuni
neraka.



0815427350XX, melalui surat ini aku berharap dapat mengerti dan memahami
keinginaku dan perasaanku. Akhirilah hubunganmu dengan Casanovaku. Binalah
hubungan yang lebih baik dengan pria lain, yang bukan suami orang lain,
tanpa harus menyakiti hati wanita lain. Jika kamu dapat mengerti dan
memahami arti cinta yagn sesungguhnya, kamu akan mengerti betapa indahnya
kesetiaan, pengorbanan untuk cinta. Tolong hargai pengorbananku selama ini,
yang aku lakukan untuk Casanovaku dan dua orang putriku. Semoga kamu temukan
cinta sejati kamu. Dan satu yang harus kamu ketahui, aku tidak akan pernah
membiarkan seorang wanita pun merebut Casanovaku dari tanganku dan cinta
anak-anakku. Percayailah hal itu!!



Sebagaimana surat Ibu Srikandi di Magelang


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke