Kibaran jejak bendera 
 
Meniti jejak ribuan langkah
Mencoba menyusun kembali mozaik-mozaik kehidupan
Yang tercecer diantara sepanjang jalan takdir
Kepingan demi kepingan bercerita dengan seksama
Tentang tragedi, takdir dan juga kealpaanku
 
Menyendirikan diri dalam lingkaran waktu
Diantara loncatan-loncatan detik yang terus berputar
Hingga membuatku bersendawa karena kenyang membaca aksara
Sebuah paragraph yang indah, kelam dan juga muram
Itu semua sudah terlewati dari masa ke masa yang telah lalu
Aku kemasi penggalan paragraph yang indah untuk dibaca
Aku jadikan referensi untuk menentukan arah dan tujuan 
Berkaca….pada sejarah untuk membuat sejarah baru
 
Aku tak ingin lagi ada sebuah kepengapan emosi
Yang kadang menimpa disetiap himpitan-himpitan melodi problema
Aku hanya ingin menggariskan ritme yang indah untukmu sayangku
Aku hanya ingin mengaktualisasikan impian indah bersamamu, belahan hatiku
Aku hanya ingin berkata yang sejuk untuk jiwamu
Seperti tetesan embun yang menyegarkan kalbumu
Aku hanya ingin memberimu charisma hidup yang terus memancar terang
Seperti harapanmu kepadaku untuk menyayangimu, apa adanya
Seperti keinginanmu untuk membesarkan jiwaku yang kadang rapuh
Seperti asamu yang kau titipkan disaku bajuku untuk mencapai maqom mulai
Ya…..seperti sebait kalimat yang aku tulis ini
Yang akan menjadi jembatan dari penghujung harapan kita berdua nanti
Untuk mengibarkan bendera kemenangan diantara para pemenang
Terima kasih sayangku…….
 
 
 
Jakarta 14 August 2009







Praktisi Waluya Reiki
Reiki Training And Developmnent center

+622197424139/+622127136437+628569024880


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke