Version:1.0
StartHTML:0000000168
EndHTML:0000005315
StartFragment:0000000499
EndFragment:0000005298 
Setiap manusia pasti pernah merasakan kegagalan , kekecewaan atau
sejenisnya. Namun setiap manusia memiliki respon yang berbeda dari
peristiwa kegagalannya tersebut. Beda seorang pemenang dan pecundang
adalah sikap mereka dalam merespon kegagalan tersebut. Seorang yang
pemenang bukanlah orang yang tidak pernah merasakan kegagalan, namun
mereka mampu bangkit kembali dari kegagalan tersebut sekaligus
menjadikan peristiwa kegagalannya sebagai sebuah pelajaran yang
berharga. Mereka mampu mengatasi tekanan berat dari peristiwa
kegagalannya tersebut.

Berikut ini beberapa tips
untuk mengatasi kegagalan yang kita alami:
        1. mencoba melakukan hal yang positif
Cobalah
alihkan pikiran anda dengan menyibukkan diri melakukan hal-hal yang
positif. Misalnya menyapu halaman rumah, menyiram tanaman di kebun,
membaca buku-buku yang menarik, dan lain sebagainya. Lakukan tindakan
dimana anda adalah penguasa hidup anda. 
Lakukan
sesuatu yang berharga untuk orang lain. Bantulah orang lain.
Layanilah orang lain. Kemudian lihatlah bagaimana anda bisa
bermanfaat dan dapat menolong orang lain. Setelah itu berpikir dan
merenunglah sejenak betapa anda mampu memberikan banyak manfaat dan
dapat menolong banyak orang, sekarang waktunya anda menolong DIRI
ANDA!
        1. Kegagalan itu untuk di terima dan diakui
Tidak
perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab
kegagalan. Masa lalu, situasi , lingkungan atau orang tua bukanlah
faktor2 penyebab dominan dari kegagalan (kecil kemungkinan terjadi) .
Kita sendirilah yg bertanggung jawab atas setiap kegagalan yang
terjadi . Menyalahkan situasi atau orang lain hanyalah usaha untuk
melarikan diri dari kenyataan. Langkah yang paling bijak adalah
menerimanya sebagai kenyataan dan kita harus mengakui kegagalan2
tersebut. Hanya dengan mengakui dan menerimanya, beban akibat
kegagalan akan terasa lebih ringan dan kita akan segera siap untuk
meninggalkan kegagalan.. 
        1. Kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti
Adakah bayi yang langsung bisa berjalan dengan normal? Setiap bayi pernah 
merasakan jatuh ketika belajar berjalan. Yang membuat bayi pada akhirnya bisa 
berjalan normal adalah kegigihannya untuk tidak pernah berhenti mencoba 
berjalan kendatipun seringkali tersungkur. Jadikanlah diri anda layaknya 
seorang bayi yang baru belajar berjalan, jatuh / gagal adalah proses 
pembelajaran sampai anda benar-benar berhasil. Yang terpenting bukan berapa 
kali kita jatuh melainkan seberapa kuat mental kita untuk kemudian bangkit 
kembali setelah kejatuhan tersebut.
        2. Kegagalan merupakan pelajaran yang berharga
Orang bijak mengatakan, ‘Kegagalan adalah pelajaran yang paling berharga’..
Maka jangan cuma menyesali dan meratapinya, belajarlah dari kegagalan-kegagalan 
yang anda alami. Pelajari mengapa anda sampai gagal. Sehingga di lain waktu 
anda bisa lebih hati-hati dalam setiap tindakan. Dan kegagalan yang lalu tidak 
akan terulang lagi pada diri anda. Konon keledai yg terkenal dungu itu tidak 
pernah jatuh untuk kedua kali kedalam lubang yg sama. Apalagi manusia yg 
dikaruniai kemapuan untuk belajar . Kita bisa menrik pelajaran dari setiap 
kegagalan yg kita alami.Seorang bussinesman yang gagal ketika memulai usaha 
bisa belajar dan mengevaluasi kegagalannya. Seorang pembalap yang kalah bisa 
belajar dari kekalahannya sehingga ketika balapan berikutnya bisa mengalami 
kemenangan. Maka kita pun bisa belajar dari kegagalan yang dialami untuk 
kemudian dijadikan pelajaran supaya tidak terulang.

Kesimpulannya:  jangan
sekalipun anda menyerah oleh kegagalan!! kesuksesan mungkin tidak
akan diperoleh dengan sekali perjuangan, namun merupakan rangkaian
kerja keras, pembelajaran dan usaha terus menerus. Sukses bukan hanya
faktor kemampuan semata, lebih dari itu keuletan dan kesabaran
merupakan faktor yang paling dominan. so... tetap semangat dan jangan
lupa tetaplah bertawakal pada ALLAH

FEBRIYA FAJRI
www.wujudkan-mimpi.com


      "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com"

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke