Hati Semesta
Betapa dahsyat penciptaan hati Bagai Tuhan itu sendiri Oleh apa pun tak terwakili: Ia adalah ia sendiri Semalam batok kepalaku pecah Dipukul orang dari belakang Tatkala bangun di pagi merekah Hatiku telah memaafkan Hati bermuatan seribu alam semesta Dindingnya keremangan Kalau kau keliru sapa Ia berlagak jadi batu seonggokan Kepala negara hingga kuli mengincar Menjebak dan mencuri hidupmu Namun betapa ajaib sesudah siuman Kau percaya lagi Betapa Tuhan serasa hati ini Dicacah dilukai berulangkali Berdarah-darah dan mati beribu kali Esok terbit jadi matahari 1994 Emha Inun Nadjib, Dari buku "Doa Mohon Kutukan", Risalah Gusti, 1995 [Non-text portions of this message have been removed]
