FARELLA MONERO ( III )
   
  Kau hanya berdiam untuk kesesakan rasamu.
  Setelah tahun-tahun kejenuhan telah membagi cinta
  diantara jerit kebebasan. Dan saat ini, hanyalah kenangan
  yang akan terajut bersama mimpi-mimpi. Ya, sekadar mimpi!
   
  “Sudahlah Farella… Tiada cinta yang tersentuh, diantara hasrat
  pemberontakan dan kesetiaan bagi negeri.” Ucapku keluh,
  menyambut serpihan rasa, mengumpul jiwa meluruh. 
   
  Farella Monero dimanakah seharusnya sebuah perpisahan?
   
  2006, Leonowens SP      
           

 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke