FARELLA MONERO ( IV )
   
  Kau berdiri menatapku tajam, sekokoh batinmu
  menjeritkan satu kecemburuanku bagi sang pencinta.
  Entah, entahlahÂ… Siapa sang pencinta sejatimu?
  Satu tanya nurani yang tiada menemukan
  jawabnya, diantara satu kebohongan 
  dan pastinya sebuah perpisahan.
   
  Dan waktu setia menguntai malang di sisi senyummu.
  Senyuman yang tak terbagi oleh tiap sentuhanku.
  Setelah Belfast dan Farella, semua sirnaÂ…
   
  2006, Leonowens SP
           

 
---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get 
things done faster.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke