RASINI ( II )
   
  Kini, hanyalah senyumanmu… 
  ya, dibalik segala ketidakpedulianmu
  hingga rasamu telah membatu di dinding jaman
  Rasini yang bertahan, kusambut selalu dengan luka hatiku
  sebagai persembahan jerit hatiku kepadamu, rajamkanlah jiwamu
  yang kuagungkan selalu pada malam ku ‘kan menanti hadirmu!
   
  Rasini yang bertahan…
  apa yang kau cari di tanah seberang
  hingga luka hatiku bergentayang selalu?
   
  Oh… di malam ini, Rasini 
  malam yang melukai penantianku
  yang merangsang selalu kebencianku
  untuk melepas sebuah kisah kepedihanmu
  apa yang kau rindukan dalam tiap rintihanmu?
   
  Ya, tentang hari-hari yang menyakitkanmu
  di batas dinding-dinding jaman ketiadapedulian!
  tiada dayamu meronta, kau pertahankan takdirmu…
  walau kau tak akan pernah tahu, dimana akhir tangismu? 
  hatimu mengulum duri hingga tiada pernah kau rasakannya
   
  Oh, Rasini yang kuagungkan…
  di segala hari kumerintih untuk kisahmu 
  tentang tanah seberang yang bukan kau miliki
  antara tuan yang berkuasa, kau bukan dilahirkan untuknya
  apa yang kau cari, hingga luka itu menganga begitu dalamnya?
   
  2006, Leonowens SP

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke