LUKA SANGGAM ( VI )
Tepat jam sebelas malam,
saat angin berhembus menusuk
celah-celah pondok. Berduyun orang
datang menjemput Sanggam.
Sanggam berbahagia...
Waktu kebebasan telah datang.
Ya, Sanggam tertawa bercucur air mata!
"Bawalah aku kepada sebuah keabadian,
demi menghapus segala luka yang menyiksa ini."
Kata-katanya dingin dalam jerit malam.
2007, Leonowens SP
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
[Non-text portions of this message have been removed]