NYEMAN DI BELANTARA BANJIR ( V ) "Penguasa kota, asu! Hitam hatimu, jerat malapetaka nafas-nafas tak bertuan." Apa yang telah kau beri untuk hidup dan kehidupan yang menarik langit-langit angan ini?" Sang bunda menghardik kutuknya: untuk sang penguasa negeri, menitik jerit-jerit sesak. 2007, Leonowens SP
--------------------------------- No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. [Non-text portions of this message have been removed]
