MENGGAYUNG BANJIR ( III ) Gugahan nurani? Yang terkuat telah menunjukkan kepedulian dan pertolongannya, walau sesaat. Setelah itu pergi tinggalkan cakar-cakar ambisi kepada yang lemah. Bencana hanyalah kesempatan, dan celaka dikandung di rahim kuasanya. Di lubuk nurani tertoreh kepalsuan, yang telah telanjang! Namun tiada upaya membalikkan layar di atas kapal yang memalang arah mata angin. Sebentar lagi kekasihkuÂ… Jangan paksakan langkah kaki melaju kepergian. Kunikmati pesona penderitaan manusia di kota ini, segala hiruk kegelisahan menanti akhir terjadi disini. Kekasihku, kini rangkulanmu untuk tubuhku tiada menuai sebuah arti cinta. Karena cinta yang kau beri untukku, tiada menghapus lamunan hatiku kepada rajahan derita, kepada satu kesamaan tangis orang-orang yang menyerapah ketidakpastian. 2007, Leonowens SP
--------------------------------- We won't tell. Get more on shows you hate to love (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. [Non-text portions of this message have been removed]
