PASUNG KEPALA HATI ( V )
   
  “Kemarilah nona! Temani aku sebelum jingga hati meronta
  kepada nyala merah.” Seorang paruh umur dengan 
  langit hati berawan gelap menyapa dibalik
  tirai pelindung panggung biduan.
   
  “Oh, jangan tuanku; aku tengah menunggu seorang
  perenggut putih hatiku di waktu silam.” Lembut katanya
  mengalir hingga menembus celah-celah ukiran jendela ruang.
   
  2007, Leonowens SP       

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke