Jangan tinggalkan Kalimah!!
   
   
  Engkau nekad??
  Aku tidak berdaya....
  Engkau menghalalkannya??
  Aku kata aku tidak berdaya....
  Engkau ingin meninggalkan Kalimah Tauhid dan terus menanggalkan keimanan 
kamu??
  Aku kata ..aku tiada jalan lain..........
   
  Sabilah terdiam...apa yang harus dia lakukan pada temannya Nariah yang benar 
benar mencacatkan dirinya menjadi api dan mengundang api neraka dalam hidupnya. 
Dia tidak berdaya........kalau Nariah mulai degil dan ungkal. Dasar Krishnan 
yang menghantui dan pengaruhi Nariah untuk menjadi seorang hindu. Kerana 
terlalu cintakan Krishnan dia sanggup berjalan kelilingi api untuk langsungkan 
perkahwinannya nanti. Nariah benar benar ingin jadi api.. Namanya saja sudah 
bermakna api..seharusnya dia sedar diri perkara ini harus diubahnya malah 
sanggup menyesatkan.
   
  Engkau mengundang kesengsaraan kedua orang tua engkau Nariah...keluh Sabilah. 
Apa yang harus aku lakukan Sabilah? Sejak kecil aku tidak dididik agama, 
sembahyang, puasa...dan jika aku mengikut agama lain... mereka tidak harus 
melarang aku. Salah mereka bukan aku. Aku cintakan Kris. Dia cintakan aku.. 
Cinta perlukan pengorbanan..." jawap Nariah sudah mencalitkan nandet di tengah 
dahinya. Sabilah menitis airmata dengan penuh penyesalan. Degil sungguh Nariah. 
" Kalau mereka hendak bunuh mati aku pun..aku tetap ikut Kris!  Kalau Engkau 
nak benci aku pun Sabilah.. aku tetap Isteri Kris nanti. Engkau tidak boleh 
menghalang aku!! Nariah terus meninggalkan Sabilah.
   
  Puas Sabilah berdoa dan bersolat hajat semoga Allah kembalikan hidayah kepada 
Nariah. tapi Nariah langsungkan perkahwinannya dengan Krishnan mengeliling api. 
Di sambut dengan bangga keluarga Krishnan dan keluarganya langsung tidak 
merestui dan datang. Malah Nariah di buang keluarga. Sabilah sempat ketemu 
orang tua Nariah. Mereka menangis dan pasrah. " ini salah kami Sabilah" sabilah 
mengengam tangan ibu Nariah. " masih ada peluang membaikinya Makcik. Doa ibu 
paling baik. Makcik berdoalah agar Nariah kembali ke pangkal jalan" pujuk 
sabilah. " Makcik sudah berusaha dan menasihatinya Sabilah. Tapi dia tetap 
dengan pendiriannya. Apa yang harus Makcik lakukan lagi..." teresak esak siibu 
menangis. Si Ayah masih berdiam diri termenung dan seperti tidak bernyawa.. 
tapi rupanya benar. Ayah Nariah rebah di atas diatas kerusi dan di sahkan 
meninggal dunia.  Nariah hanya datang tanpa airmata penyesalan. Ibunya tolak 
tangannya yang ingin mengabur pacai ke jenazah ayahnya. Ibunya
 menghalaunya keluar dan jangan lagi datang kerumah itu lagi. Nariah akur. 
   
  Malam itu Nariah bermimpi Ayah dan ibunya di campakan ke dalam Api begitu dia 
juga ditolak kedalamnya. " kerana engkau aku disini Nariah!!" teriak ayahnya. " 
kerana engkau kami hancur di api ini!!" jerit mereka menangis kesakitan..Nariah 
terjerit.." Ampun Mak!! ampun ayah!!! Ya Allah ampunkan akuuuuu!!" dia 
mengangkat tangannya ke atas tapi tangannya hancur dijilat api...begitu juga 
seluruh anggota badannya..bagaimana dia kawin menyembah dan mengelilingi api 
begitulah dia sengsara menjilat api...dan dilihatnya ibu bapanya memakai baju 
putih di tarik ke atas diselamatkan terus menerus dibakar api. Nariah terjerit 
jerit..........sehingga Krishnan mengoyang badannya yang berbahan 
kepanasan...Sah dia demam panas.
   
  Seminggu dia masih di dalam ICU. Panasnya masih tidak menurun malah mengacau 
yang bukan bukan.. menjerit ketakutan. Sabilah dan suaminya Fuad datang. 
Krishnan meminta doktor membenarkan mereka masuk. Sabilah melihat wajah 
kawannya itu kemerah merahan seperti terbakar akibat demam panasnya. " 
Syafakallah Ya Allah....Legakan penyakit dan penderitaan Nariah..." Sabilah 
mengusap dahinya. Fuad bisik ketelinga Sabilah. " panggil ibunya datang 
Sabilah" kata Fuad. " Sudah abang tapi makcik tak mau datang" Fuad merapati 
Krishnan. " Apa puncanya Nariah jadi begini?" tanya Fuad. " Sejak ayahnya 
meninggal .. dia mengacau dan selalu mengigau tengah malam. Makannya tidak 
menentu. Puas saya bawanya ke klinik tapi masih belum juga sembuh" jelas 
Krishnan. " Boleh saya ucapkan sesuatu di telinganya, kris?" Sabilah minta 
izin. " silakan agar isteriku sihat kembali" kata Krishnan. Sabilah mengucapkan 
kalimah syahadat ke telinga Nariah perlahan lahan. Nariah membuka matanya..lalu 
memegang
 tangan Sabilah..." Makk!!" jeritnya.. Sabilah mengucap kalimah syahadat lagi 
perlahan lahan.." Mak......ayahhhhhh.....ampunkan......." Krishnan dan Fuad 
lari keluar untuk membuat sesuatu..Krishnan sedar Isterinya mau berjumpa 
Ibunya. Dia harus bawa ke hospital...Krishnan rasa menyesal sepanjang jalan..." 
Aku buat Nariah murtad...aku tahu agama islam adalah benar..tapi aku selalu 
menafikannya..dan aku selalu kata pada Nariah ..engkau harus ikut suami..." 
krishnan menangis. " sabar krishnan.. pintu hidayah masih terbuka...apa yang 
perlu kita pujuk ibunya datang..." kata Fuad.
  Sampai dirumah ibunya ..ibunya enggan membuka pintu menjemput menantunya 
masuk. " aku sudah haramkan engkau menjejak kerumah aku" kata Ibu Nariah keras. 
" Mak...Nariah sakit kuat di hospital. saya sembah kaki mak..tolonglah Nariah 
mak...tolonglah isteri saya.." krishnan merayu melutut didepan pintu geriji 
yang dikunci . Ibu Nariah menitis airmata.." Nariah tenat di hospital makcik. 
sekurang kurangnya datanglah sekejap dan ampunkan dosanya Makcik" pujuk Fuad. " 
Makcik kesal...kerana merekalah.. suami makcik meninggal!!" Fuad terus memujuk 
" Makcik.....ini semua qadha dan qadar Allah.. berilah kesempatan Nariah 
makcik..kasihankan Nariah.." pujuk Fuad. " Mak......ini semua salah saya 
makkkkkkkk..maafkan saya makkkkkkkk tolonglah mak....saya sembah kaki 
mak..tolonglah saya dan Nariah makkkkkk..saya menyesal....." Krishnan meraung 
sekuat hatinya. Akhirnya Ibu Nariah akur.
   
  Nariah mengazak dan tercunggap nafasnya turun naik. Ibunya diizinkan 
merapatkan diri.. lalu membisik sesuatu.." Mak......." itulah perkataan yang 
keluar dari bibir Nariah yang membiru. " Mak ampunkan kamu nak...mengucap 
anakku.ikut mak...perlahan lahan berkumat kamit Nariah cuba mengikut syahadah 
ibunya akhirnya dia pergi dengan tenang...Ibunya redha....suaminya juga 
redha...semua redha atas pemergiannya........Krishnan mengucap dua kalimah 
syahadah..dan terus menjadi saudara baru Islam. Dia menjaga ibu mertuanya 
seperti ibunya sendiri dan Nariah selamat disemadikan sebagai orang islam 
..........Krishnan yang kini bernama Khalil berdoa agar Allah mengampunkan dosa 
isterinya dan terima kembalinya sebagai umat Islam.. dia pasrah di atas sejadah 
berdoa. Airmatanya mengalir deras. Dan dia benar benar kesal atas perbuatannya. 
Dia mau berbakti kepada ibu mertuanya selagi ada hayat....
   
   
   
  salbiah sirat
  http://sarqina.multiply.com/journal/item/1181


    Dlm Hadis yang diriwayatkan oleh Ibn majah,   Rasulullaah menyatakan jika 
cinta dsandarkan kpd
  harta boleh menyebabkan sombong diri, 
  jika disebabkan kedudukan ataupun kemuliaan yg sementara,
  Allah akan memberikan kehinaan di pertengahan & jika cantik yang menjadi
  sandaran boleh mendatangkan
kecelakaan"
  http://sarqina.multiply.com
   
  




       
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke