BAHASA KEABADIAN
Rumah atap kulit trenggiling
milik peladang rumput telah terbajak
oleh puting hawa. Penyangga teras: tulang
ramin, tetap menegak kokoh di gaun puing-puing
reruntuhan. Teres-teres pasir
menatap bimbang, karena tulang ramin
itu berukir bahasa keabadian. Mungkin alam telah
mengabadikannya diantara suku-suku
serumahÂ… Peladang rumput
terdiam, duduk menyila bumi dengan menerjemah
bahasa keabadian yang tak lama lagi
terhapus dari binar matanya.
2007, Leonowens SP
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.
[Non-text portions of this message have been removed]