UNDI BULAN PURNAMA DEMI MATA
(dari sabah)
 
Dalam waktu terdekat bulan akan bersinar lagi. Purnamanya akan kelihatan 
seperti dijanjikan oleh Tuhan. Kata Tok Guru, siapa selalu melihat bulan/itu 
makna jalan untuk ke syurga dan siapa tuntuk tidak melihat bulan, maka 
barangkali nerakalah tempatnya diam buat selama-lamanya.
 
Lalu bagaimana kalau nantinya kita tidak punya MATA. tanpa mata bagaimana kita 
bisa melihat bulan yang bercahaya? makanya mata dan bulan saling perlu 
memerlukan. Jadi, undilah mata undilah bulan dan sementara senjata peluru 
senjata kita guna untuk meranapkan timbangan yang sudah sekian lama ketinggalan 
zaman. Kita tidak perlu timbangan. Kita pelu mata dan kita perlu BULAN.
 
Baru sebentar dato Sri Anwar menghantar E mail kepada saya dan sebelumnya Kak 
Wan memang ada menghantar SMS bertanya berita di Sabah. Saya katakan meski saya 
agak lembab sedikit sejak pilihanraya/tetapi itu itu tidak bermakna saya diam. 
Saya terus bergerak dengan  teater dan puisi juga hujjah yang tak sudah-sudah.
 
Baru minggau lalu saya dihubunyi untuk menjadi panel forum politik di UMS, 
entah mereka berani atau tidak. Saya minta agar panelnya nanti Datuk Musa atau 
siapa saja pemimpin UMNO di Sabah/Saya memang bersiap sedia meski terbakar. 
Alang-alang mandi/biar saya terus menyelam dan menerkam. Saya memang 
dicadangkan, tetapi entah yang berkenaan mahu menerima saya atau sebaliknya. Di 
kepala saya bermacam isu yang mahu saya bangkitkan terutama hal Sabah yang. 
Kasian anak-anak sabah miskin dan untuk makanpun susah.
 
Menelaah keadaan di Uitm termasuk UMS, saya melihat mahasiswa kita semacam 
dalam kerangka yan g tidak boleh berbuat apa-apa. Duduk diam menjadi pelajar 
yang patuh dan badut yang hanya disiapkan dengan kepala yang siap menggangguk 
tanpa kata, memeluk dan mencium tangan mengalahkan tangan sultan. Inilah 
gelagat sang penipu, pembohong dan ular berkepala tujuh. Tak henti-henti 
merompak harta rakyat dan rakyat hanya diarah bererbut sebutit nasih yang 
dilontar oleh menteri-menteri pemerintah yang wajahnya macam malaikat, tetapi 
di dalam penuh khianat.
 
Ayu, marai bersama berjalan sederap. Kita bangkit dari tidur kita. Jangan mudah 
ditipu dengan malaysia baru yang namanya  satu Malaysia untuk untuk 
menguntungkan kepimpinan negara dan keluarga terdekat, sementara rakyat melihat 
putih mata/nak bersuara pasti disumbat ke penjara atau dengan cara lain 
dijadikan fitnahan semacam datu seri Anwar/Lebam sebelah mata, lebam seluruh 
malaysia.
 
Reformasi!!
 
 
 
ISMAILY BUNGSU
UMS-SABAH
[email protected]
[email protected]
[email protected]
0198400005/0168222262
0145555175


Berusahalah menjadi ahli "[email protected]"


Di Sabah, pembacaan puisi oleh Ismaily Bungsu dilakukan secara berteater/hal 
ini juga dilakukan oleh Prof Rahman Shari(UKM),cuma Teater Puisi Rahman tidak 
banyak memperlihatkan kemajuan ke arah yang dimatlamatkanya.Ismaily penuh 
penghayatan sehingga mencapai tahap sebuah persembahan teater yang menyebabkan 
Prof Anuar Arai(UiTM) dan Tokoh Seniman Negara Syed Alwi menyatakan 
kekagumannya bila melihat Ismaily beraksi di pentas Universiti Utara Malaysia 
sempena Pertemuan Teater (CATATAN TOKOH TEATER MALAYSIA(DINSMAN) DI MAJALAH 
PENTAS) 


      
_______________________________________________________________________________________
Connect instantly with friends on your blog and personal website. Create your 
latest Pingbox today! http://my.messenger.yahoo.com/pingbox

Kirim email ke