ANAK KECIL DI SABAH JADI PELACUR
 
HARI ini mentari di langit kelihatannya mendung curiga sahaja sejak seminggu lalu dan kala malam hujan pula/basah jalanraya dan di setiap laluan cahaya lampu menerjah hujan yang jatuh tak menentu di tanah yang kekadang mengeluar bau sampah.

Pagi ini saya tersentak lagi kala minum bersama DEWATAS yang tentu saja bermacam ilmu saya dapatkan dari dia/soal hal politik sehingga hal kemudian sejagat yang tidak pernah kita fikirkan/biasanya saya hanya mendengar dan otak saya berjalan menjelajah ke mana-mana hutan dalam sambil bercerita hal EMAK MUDA yang katanya tinggal di mana/barangkali dia ingat saya pernah ketemu/padahal tidak/cuma bicara di FB seolah bertahun kenal sama.

Iya, Inilah dunia IT yang kita cepat mengenal siapa saja tanpa pilih apa dia orang putih, tamil, india, bengali, cina, jepun, korea atau apa-apalah bangsa.

Soal politik ketepikan dulu, tetapi hal tempat kami minum jelas di depan mata kami dilayan oleh seorang anak kecil perempuan yang usianya baru saja 13 tahun kira-kira tetapi cukup cantik dan berkerja di sebuah kedai kopi tempat kami menghirup sebentar tadi.

Anak kecil itu kelihatannya bukan orang lokal tetapi semacam kacukan pakistan dan China/Begitulah tafsiran kami dan setelah bertanya yang berhampiran di sana/memang betullah sangkaan kami. Tak salah mentafsir. Memang kami ahli tafsir bisa membaca olah bicara dan tingkah

Saya cukup terkilan dan sedih/anak sekecil itu sepatutnya harus ke sekolah untuk belajar tetapi tidak demikian dan menurut yang kami tahu anak kecil itu tidak pernah ke sekolah, malah dia sendiri tidak tahu siapa ayah dan siapa ibunya. Cukup menyedihkan sekali.

Difahamkan dia itu dipelihara oleh seorang wanita yang kerjanya di Kelab tempat pemuda berhimpun dan minum-minum/mabuk-mabukan dan segala macam. Begitulah yang kami tahu setelah diceritakan.

Bapanya konon asal pakistan datang ke sabah dan berasmaradana dengan perempuan Sino kadazan/lalu lahirlah anak kecil itu dan diserahkan kepada orang lain dan dari orang lain/diserahkan lagi kepada orang lain dan terakhir setelah usia 13 tahun dijaga oleh wanita yang kerjanya kupu-kupu malam

Dan alangkah terkejut kami bahawa anak kecil seusia 13 tahun itu dijadikan ibu angkatnya sebagai bahan memuaskan nafsu lelaki siapa saja yang mahu kala malam dan wangnya menjadi hak yang menjaganya dan siang pula disuruh bekerja di kedai kopi.

Cukup menyedihkan dan rupanya ada juga di dalam dunia ini manusia perangai lebih jahat dari setan.. Bangsat dan jalang!
Langit kotaku muram/sebentar lagi gelap menutup mata/di mana-mana kulihat hidup penuh luka/duka semakin dalam/Lalu selalu aku bertanya/tetapi pertanyaanku menjadi teka teki yang tidak ada titik abadi.

 

 

ISMAILY BUNGSU
UMS-SABAH
[email protected]
[email protected]
019-8400005/016-8222262
014-5555175



sila layari
http://groups.yahoo.com/group/Watan_Sabah


Yahoo! Toolbar is now powered with Search Assist. Download it now!

Kirim email ke