huhuuuy kang bas, burungnya gurih sangat itu.
sekarang tinggal nunggu kabarnya londo yang lagi kluyuran sama giyanto
di medan, gosip-gosipnya mereka dapet burung istimewa.

rudy

--- In [email protected], Karyadi Baskoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam
> 
> Mengikuti jejak rekan-rekan di Yogya, Bogor, Bali,
> yang sudah pernah menyaksikan Sikep-madu nangkring.
> 
> Bulan ini nampaknya sedang get lucky. Kalau minggu
> kemarin dapat Elang-alap Cina nangkring, pagi tadi
> gantian dapat Sikep-madu.
> 
> Setelah sejak pagi memantau, menjelang jam 12 siang
> saya "terpaksa" harus pulang. Air minum habis, rokok
> seep, hujan mau turun, dan yang gawat harus menjemput
> boss di kantor. Padahal kondisi cuaca mendung dan
> angin masih berpeluang besar untuk migran melintas. Ya
> sudah, mau bagaimana lagi.
> 
> Sesaat sebelum pulang, angin bertiup sangat kencang.
> Bersamaan dengan 60 ekor Elang-alap Cina meluncur
> dengan cepat, ada seekor Sikep-madu gelagapan
> diterjang angin. Seperti biasa, dia melakukan manuver
> terbang rendah, meliuk diantara pohon pinus. Beberapa
> kali masih muncul hilang dari pandangan. 
> 
> Karena akan pulang, saya turun dari bukit menuju ke
> jalan. Baru saja mau naik motor, elang tadi muncul
> lagi diantara pohon pinus, berjarak 100 m.
> 
> Saya teriak dalam hati, "ayo nangkring...!" Eh,
> ternyata dianya menurut, akhirnya nangkring dah.
> Senjata yang sudah keburu masuk dalam tas, buru-buru
> dicabut kembali. Beberapa tembakan saya ambil dari
> jauh. Sambil merangkak pelan di jalan, saya terus
> ambil beberapa tembakan. Akhirnya cukup dekat untuk
> mendapat gambar. Sayang tiba-tiba angin kencang
> menerpa lagi, dan elangnya kembali terbang, pindah
> tenggeran di blok lain...
> 
> Lumayan, sempat mengamati detil pola warna tubuhnya,
> terutama saat nangkring. Betul-betul elang yang cakep.
> Selama ini cuma bisa lihat dari foto-foto yang ada.
> Sekarang sudah ada foto, meski sayang agak blur,
> karena gelap, posisi dibawah tajuk dan cuaca mendung.
> 
> Kang Bas

Kirim email ke