Salam

Laporan hari ini 23 Mar 2007 dari Semarang.
Sejak kemarin siang, cuaca hujan hingga pagi tadi.
Mendung gelap dan gerimis dikawasan Penggaron. Cuaca
sedikit cerah setelah jam 10. Hanya sedikit migran
yang melintas, sekitar 40an ekor saja.

Ternyata kondisi cuaca di kota lebih baik daripada
Penggaron. Rupa-rupanya beberapa rombongan menggeser
jalurnya, lebih ke utara.

Setelah menghentikan pemantauan di Penggaron,
kebetulan saya harus langsung meluncur ke Semarang.
Sesampai di daerah Jatingaleh, 100 m dari lintasan Tol
dan pasar, melintas Sikep-madu Asia. Sebanyak 22
individu melintas sangat rendah (setinggi 10 m)
sekitar jam 10.30.

Arah pergerakan tetap dari timur, tapi tidak langsung
ke barat. Berbelok ke selatan, menyusuri lapangan
golf, hutan Tinjomoyo, dan bergabung ke jalur Kampus
Unnes Gunungpati.

Selama ini kami memantau, kecenderungannya semacam
ini. Jika jalur utama (Penggaron) cuacanya buruk, para
migran cenderung bergeser ke utara, melintasi kota.

Sebagai informasi, daerah jatingaleh ini kira-kira
posisinya setara dengan UI Depok. Masuk wilayah
suburban.

Kang Bas

--- Wishnu Sukmantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Halo Mas Dimas
> 
> Thank infonya, berita menarik raptor migran masuk
> kota .. ada info terbaru juga dari Koeswandono
> mencatat sikep madu melintas di atas ragunan
> sebanyak 15 ekor !!. Dari catatan spesimen yang ada
> (catatan masa lampau jalam Belanda) memang Jakarta
> dilalui oleh raptor migran (spesimen dicatat dari
> Batavia).
> 
> Salam hangat
> 
> Wishnu S. 



 
____________________________________________________________________________________
We won't tell. Get more on shows you hate to love 
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
http://tv.yahoo.com/collections/265 

Kirim email ke