Buat teman-teman di Yogya,
Semoga bermanfaat ya....
Salam,
Irma
----- Original Message -----
From: lutfi retno
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; pito agustin ; satrio arismunandar
; bambang a ; Irma Dana ; kedai kebun ; majalah gadis
Sent: Thursday, April 12, 2007 5:47 PM
Subject: Undangan Liputan: Launcing Wanagama Bedrock Forest
Undangan Liputan: Launching Wanagama Bedrock Forest
Mengundang rekan-rekan wartawan untuk hadir pada acara Launcing Wanagama
Bedrock Forest.
Hari/ Tanggal : Selasa/ 17 April 2007
Pukul : 07.00-selesai
Tempat : Wanagama I; Boulevard UGM; dan Fakultas Kehutanan UGM
Acara :
1. Wanagama I, Banaran, Playen, Gunungkidul.
08.30 - 09.00 : Registrasi (pengisian buku tamu) diiringi kesenian "gejok
lesung"
09.00 - 09.10 : Pengantar disertai Power Point Show tentang Wanagama Bedrock
Forest
09.10 - 09.20 : Sambutan Dekan FKT UGM
09.20 - 09.30 : Sambutan oleh Gubernur DI. Yogyakarta
09.40 - 09.50 : Sambutan oleh Wakil dari Menteri Kehutanan
09.50 - 10.05 : Hymne Lingkungan oleh paduan suara
10.05 - 10.15 : Laporan direktur WBF
10.15 - 10.30 : Launching WBF dan Fund Raising oleh Rektor UGM
10.30 - 11.30 : Kunjungan ke area WBF (Play Ground, Water Ecosystem, dan
Mini Forest) disertai penanaman pohon oleh anak-anak SD sekitar Wanagama.
11.30 - 12.30 : Kunjungan ke petak 5 dan fasilitas Wanagama
12.30 - selesai : Penutupan dan makan siang
2. Di Boulevard UGM, dan Fakultas Kehutanan UGM
08.00 - selasai : Long march dari fakultas kehutanan ke boulevard
Orasi di Sepanjang Boulevard UGM
Mengajak pengguna jalan untuk menulis pesan moral
tentang bumi, kampanye Hari Bhakti Bagi Bumi (ditandai dengan penyematan pita,
dan mengisi kotak donasi Rp 1000,- )
Happening Art
Pernyataan sikap
Penutupan
Press Release
Pendidikan Lingkungan untuk Anak di Wanagama Bedrock Forest
Beberapa dekade terakhir ini lingkungan yang kita tinggali semakin memburuk.
Berbagai permasalahan lingkungan mulai dari pemanasan global, kepunahan
sumberdaya alam hayati, kekeringan panjang, kelangkaan air bersih, pencemaran
lingkungan, banjir, dan bermacam bencana terjadi akibat menurunya kualitas
lingkungan. Krisis lingkungan ini terjadi akibat pengelolaan lingkungan yang
tidak beretika. Manusia mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memedulikan
norma-norma kehidupan.
Hal ini bisa ditanggulangi dengan pendidikan lingkungan hidup sejak dini.
Menurut H.R.E. Soeriaatmadja, pakar Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan
Lingkungan, pendidikan lingkungan hidup adalah upaya untuk menumbuhkan dan
mengembangkan kesadaran dan keakraban terhadap lingkungan hidup bagi anak
(pra-sekolah) usia (4-6 tahun), siswa SD (6-12 tahun), siswa SLTP (13-16 tahun)
dan siswa SMU (17-20 tahun). Pendidikan ini diterapkan pada rentang usia
tersebut karena anak memiliki sikap keingintahuan yang dapat dibentuk menjadi
tanggungjawab, kebajikan, dan kerjasama.
Masyarakat luas sebenarnya cukup memahami cara menghadapi permasalahan
lingkungan. Namun dari sisi perilaku dan kesadarannya, masyarakat lebih memilih
diam di tempat tanpa melakukan aksi yang berarti. Mereka belum mau
merealisasikan wawasan yang mereka miliki dalam langkah yang sifatnya aplikatif.
Berdasarkan kenyataan tersebut, Wanagama Bedrock Forest memposisikan diri
sebagai lembaga pendidikan etika lingkungan hidup yang berupaya meningkatkan
kesadaran lingkungan pada anak-anak usia sekolah agar memiliki sensitivitas
terhadap keadaan alam serta lingkungan hidup yang kian memburuk. Melalui
program pendidikan etika lingkungan, Wanagama Bedrock Forest berniat membangun
generasi yang memahami pentingnya keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan.
Sehingga tercipta harmoni di setiap aspek budaya manusia yang juga bagian dari
alam semesta. Itu sesuai motto Wanagama Bedrock Forest: Better Environment for
Better Life.
Wanagama Bedrock Forest memiliki program Forest for Kids, City Forest dan Fund
Raising. Misi pelestarian alam dan perbaikan lingkungan hidup Wanagama Bedrock
Forest ini bersifat jangka panjang dan bekelanjutan. Membangun kembali
lingkungan yang telanjur rusak perlu cukup waktu dan melibatkan pihak sebanyak
mungkin, bukan pekerjaan yang seketika membuahkan hasil. Ibarat sekarang
menanam, anak cucu yang menuai di masa datang. Tugas kami saat ini adalah
menyiapkan generasi yang paham akan pentingnya melestarikan alam dan memelihara
lingkungan. Sehingga kehidupan di masa datang akan lebih baik. Program ini
mengutamakan pendidikan lingkungan bagi kalangan generasi muda untuk sadar
lingkungan. Forest for Kids bertempat di Hutan Wanagama I di Desa Banaran,
Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, 1 jam dari Yogyakarta ke arah Wonosari yang
diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar (SD), sekolah lanjutan pertama (SLP),
sekolah lanjutan atas (SLA), mahasiswa, perusahaan, lembaga pemerintah, lembaga
swadaya masyarakat (LSM), dan masyarakat umum.
City Forest dilaksanakan di hutan arboretum Fakultas Kehutanan UGM Bulaksumur
Yogyakarta yang diperuntukkan bagi anak-anak peserta playgroup serta taman
kanak-kanak (TK). Program Wanagama City Forest adalah jembatan bagi anak usia
pra-sekolah, sebelum mereka mengikuti program Forest for Kids di Wanagama
Bedrock Forest di kemudian hari. Fund Raising Day merupakan suatu program
Wanagama Bedrock Forest yang menitikberatkan pada gerakan moral penyadaran
masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup. Tema dari program ini adalah
"Hari Bakti bagi Bumi" dengan mendonasikan Rp. 1.000,00 sebagai wujud
kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Program ini nantinya akan rutin
dilaksanakan setiap tanggal 17 April di beberapa titik strategis. Acara perdana
Fund raising day ini akan dilakukan pada tanggal 17 April 2007 denngan titik
utama di Boulevard UGM Dimulai jam 7 WIB dengan acara happening art, pesan
moral Dana yang terkumpul dari program ini nantinya akan digunakan untuk
membiayai program pendidikan lingkungan dengan sistem subsidi bagi peserta
program pendidikan lingkungan Wanagama Bedrock Forest.
Kontak:
Lutfi: 08170420500
Email [EMAIL PROTECTED]
Eka Kusdiandra
08122753769
Email [EMAIL PROTECTED]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com