Salam pengembara..
Sekedar ingin sharing kegiatan monitoring burung air di pamurbaya (pantai timur surabaya) atau lebih tepatnya di tambak wonorejo, rungkut, surabaya tahun 2005-2006. awalnya saya pikir udah terlalu lama, udah 2-3 thn lalu gitu loh.. tapi gpp lah.. lagipula hasil kegiatan monitoring ini blm pernah di share.. dan saya mohon tanggapan dari temen2 pengamat burung sekalian.. Kegiatan Monitoring burung air di Surabaya pada thn 2005-2006 diikuti oleh berbagai kelompok pengamat burung di Surabaya, yaitu Anak Burung Surabaya, Peksia Unair, Kirik-kirik FKH Unair, dan Pecuk ITS. Pada awalnya kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh pesisir pantai timur surabaya namun setelah dipertimbangkan kembali maka kami memilih tambak wonorejo sebagai site utama kegiatan monitoring kali ini mengingat bahwa tambak wonorejo di rungkut surabaya memiliki berbagai jenis burung air baik yg residen maupun jenis migran yg juga sering singgah di sana. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan setiap satu bln sekali mulai bln agustus 2005 s/d Juli 2006 dan didukung oleh Birdlife Asia dan Wetlands International Indonesia Programme. Berikut ini adalah hasil monitoring burung air surabaya 2005-2006: Agustus 2005 Tim berhasil mengamati 28 jenis burung air dan lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Calidris ferruginea (kedidi gologol) 355 ekor, Tringa totanus (trinil kaki merah) 104 ekor, Limosa limosa (biru laut ekor hitam) 120 ekor, Dendrocygna javanica (belibis batu) 95 ekor, dan Calidris rufficollis (kedidi leher merah) 90 ekor. Selain itu, kami juga sempat mengamati Charadrius mongolus (cerek mongol) 11 ekor, Numenius phaeopus (gajahan pengala) 77 ekor, dan Calidris dubius (cerek kalung kecil) 4 ekor. September 2005 Sebanyak 23 jenis burung air yg berhasil diamati, lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Ardeola speciosa (blekok sawah) 22 ekor, Egretta garzetta (kuntul kecil) 21 ekor, Tringa stagnatilis (trinil rawa) 15 ekor, Charadrius javanicus (cerek jawa) 11 ekor, dan Actitis hypoleucos (trinil pantai) 8 ekor. Selain itu, juga sempat teramati 2 ekor Porzana Fusca. Oktober 2005 Sebanyak 17 jenis burung air yg berhasil diamati, lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Pluvialis fulva (cerek kernyut) 44 ekor, Numenius phaeopus (gajahan pengala) 42 ekor, Egretta garzetta (kuntul kecil) 32 ekor, Limosa limosa (biru laut ekor hitam) 19 ekor, Tringa totanus (trinil kaki merah) 8 ekor. Selain itu, juga sempat teramati Tachybaptus novahollandiae sebanyak 3 ekor dan Limosa lapponica (biru laut ekor blorok) sebanyak 3 ekor. November 2005 Pada bln ini hanya sebanyak 13 jenis burung air saja yg berhasil teramati, , lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Numenius phaeopus (gajahan pengala) 150 ekor, Pluvialis fulva (cerek kernyut) 113 ekor juvenille semua, Tringa glareola (trinil semak) 30 ekor, Ardeola speciosa (blekok sawah) 17 ekor, dan Anas gibberifrons (itik benjut) 15 ekor. Selain itu, kami juga sempat mengamati 1 ekor Ardea purpurea (cangak merah) dan 9 ekor Himanthopus leucocephalus (gagang bayam belang). Januari 2006 Seperti halnya bln november 2005, di bln januari kami hanya berhasil mengamati 12 jenis burung air saja dan lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Tringa glareola (trinil semak) 27 ekor, Tringa stagnatilis (trinil rawa) 15 ekor, Ardeola speciosa (blekok sawah) 7 ekor, Egretta garzetta (kuntul kecil) dan Actitis hypoleucos (trinil pantai) sebanyak 5 ekor. Maret 2006 Di bln Maret kami hanya berhasil mengamati 15 jenis burung air saja dan lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Ardeola speciosa (blekok sawah) 28 ekor, Anas gibberifrons (itik benjut) 13 ekor, Tringa nebularia (trinil kaki hijau) 9 ekor, Egretta garzetta (kuntul kecil) 8 ekor, dan Pluvialis fulva (cerek kernyut) 6 ekor. Kami juga sempat mengamati 2 ekor Ardea cinerea (cangak abu). April 2006 Kalo di bln april, jenis burung air yg teramati lumayan banyak dibandingkan dg bln2 sblmnya yakni sebanyak 18 jenis dan lima jenis burung yg terbanyak jumlahnya adalah Numenius phaeopus (gajahan pengala) 125 ekor, Tachybaptus novahollandiae 28 ekor, Egretta garzetta (kuntul kecil) 27 ekor, Ardeola speciosa (blekok sawah) 22 ekor, dan Limosa lapponica (biru laut ekor blorok) sebanyak 13 ekor. Selain itu, juga terlihat 4 ekor Charadrius alexandrinus (cerek tilil). Juli 2006 Di bln terakhir monitoring ini, kami hanya berhasil mengamati 9 jenis burung air, wah paling sedikit yah.. dan yg paling banyak jumlahnya adalah Numenius phaeopus (gajahan pengala) sebanyak 750 ekor, paling banyak selama monitoring. Selain itu juga teramati Limosa lapponica (biru laut ekor blorok) sebanyak 20 ekor dan Childonias hybrida sebanyak 72 ekor. Selama monitoring, kami berhasil mengamati sebanyak 36 jenis burung air, waduh sebenernya sih masih bisa nemu banyak jenis lagi lho..betul kan Kang Iwan Londo?? Semua yg tersebut di atas merupakan hasil record sekitar 2-3 thn yg lalu, lalu gmn skrg yah?? Padahal tentunya kondisi lingkungan di tambak wonorejo sekarang jika dibandingkan 2-3 thn lalu beda bgt.. koran jawa pos tgl 9 januari 2007 menyebutkan bahwa sebanyak 40 persen hutan mangrove di pesisir timur surabaya RUSAK dan tak terkecuali di pesisr Wonorejo.. lalu bgmn nasib burung2 disana yah?? Yg jelas, burung tak bisa bicara.. tapi kita bisa dan harus berbuat sesuatu untuk mereka.. Salam pengembara.. - putri ayusha / PEKSIA Unair - Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
