assalamu'alaikum wrwb ikutan nimbrung euy kalo di bandung mah, si striolata sayah baru liat di dua tempat ajah. Pertama, dia suka nongkrong untuk beristirahat di tembok mall depan rumah sayah ( Bandung Trade Center).KEdua, ngeliat dengan posisi yag sama (bertengger) di atas salah satu gedung kampus ITB.Tapi kadang-kadang suka ngedenger juga di tempat2 lain karena suaranya yang khas itu. Saya punya fotonya tapi sayang ga saya bawa^^ mudah2an bisa melengkapi
Wassalamu'alaikum wrwb Ahmad www.dasarburung.wordpress.com (tp belum update lg ^^) Bird Watcher <[EMAIL PROTECTED]> wrote: kayaknya hirundo striolata umum2 aja kang bas hehe..kalau di jogja sih, di Trisik, Kampus UGM, kali code, di sekitar monumen jogja kembali juga, tapi sekali perjumpaan ya emang gak banyak paling banyak kulihat di trisik 4 ekor barengan. tapi emang bagus dari ukurannya yang gedhe dan tunggir oranye seneng ngeliatnya..hehe salam wawan --- On Sun, 5/25/08, Ady Kristanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Ady Kristanto <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [SBI-InFo] Striated Swallow To: [email protected] Date: Sunday, May 25, 2008, 10:54 AM Kang Bas, ini ada foto sarang layang-layang loreng yang ada di Kampus IPB dermaga, dari pengamatan temen-temen UKF IPB, jelajah burung ini mulai dari kampus IPB hingga daerah sekitar. waktu di kebun raya bogor juga nemuin burung ini. tetapi belum pasti apakah individu yang sama dengan yang di IPB. munngkin temen-temen UKF bisa nambahin Ady Kristanto Kang Bas <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Salam Sabtu ini jalan-jalan ke Ambarawa, adaptasi dan pemulihan kaki yang sempat error. Sudah lumayan, bisa untuk ke lereng Ungaran lagi, meski pelan-pelan dan santai.. Lama berburu Layang-layang loreng dipelosok wilayah Semarang, belum sempat ketemu. Tidak sengaja malah berjumpa di Pasar Bandungan Ambarawa. Rekan Tomang yang pertama nemu. Segerombolan di atas atap pasar. Kadang keluar masuk bawah atap, kemungkinan bersarang disitu. Senang juga ketemu spesies non selebritis :D Menurut MacKinnon, layang-layang ini termasuk jenis pengembara (nomaden?) yang kurang umum di Jawa-Bali. Untuk wilayah lain bagaimana? Dari penelusuran web dan posting, ada banyak catatan: Prambanan, Bali, Jakarta, Kr. Cibodas, Kota Bandung, Jatinangor, DAS Citarum, Kamojang. Mau tanya ke rekan2 semua yang punya data jenis ini. Apakah di lokasi2 / kota tersebut, distribusinya hanya pada spot2 tertentu saja, atau di banyak tempat? Apakah ada catatan mengenai tempat sarang? Prambanan? Matur Tengkyu Kang Bas
