Kalo di Suaka Margasatwa Muara Angke, perjumpaan biasanya 3 - 5 individu,
sedangkan kalo di hutan lindung 10 - 15 individu. karena di muara angke
tempatnya lebih terbuka dan berbeda dengan di hutan lindung yang tempatnya
tertutup. setahu saya jenis ini membutuhkan cover atau pelindung, sehingga di
angke sedikit sekali individu yang ditemukan.
untuk jantan betina saya belum bisa membedakannya bu ... ada ciri khas
fisiknya bu? perilaku percumbuannya pun belum pernah liat jadi pengen
Wah ini mah bukan kuliah bu tapi ilmu ... bagi-bagi lagi ya bu he he he
Ady Kristanto
Dewi Prawiradilaga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ada berapa ekor itik benjutnya? Ady bisa bedakan jenis kelaminnya
gak? Apakah sudah pernah mengamati perilaku 'percumbuan'nya (courtship
display)? Diantara unsur perilaku tersebut ada gerakan 'sombong' yaitu
mengangkat dada dan sebagian perutnya dari permukaan air sambil bersuara,
gerakan yang disebut 'bridle'. Ada yang lebih indah lagi yaitu kepala, sayap
dan ekor diangkat dan dikembangkan sambil bersuara terus diputer deh
badannya(head up tail up). Pada gerakan ini di sayap akan terlihat keindahan
warna hijau metalik speculum yang kontras dengan warna putih disayap. Semua
perilaku tersebut dilakukan itik jantan. Perilaku betinanya khas yang disebut
'inciting'. Mereka pasangan monogami kuat. Sorry ya bukan ngasih kuliah cuma
ingin berbagi pengetahuan saja karena dulu saya meneliti perilaku bercumbu itik
kerabatnya Anas gracilis di Australia.
Selamat mengamati
Dewi
On 6/5/08, Ady Kristanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Itik ....
benjut ..... he he he lagi seneng liat itik ini di angke, kepalanya itu loh
nggak nahan
Ady Kristanto