Pak Bas,
Sangat menarik ceritera anakan Cerek Jawa yang sudah bisa meninggalkan
sarang pada umur < 1 hari. Apa seperti anak maleo yang sangat 'modern'
menetas sendiri dan langsung lari setelah menetas?
Salam,
Dewi Prawiradilaga

2008/6/9 bambang baskoro <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Sekedar info lapangan
>
>
>
> Saat patroli penyu yang sudah mulai melakukan rutinitas bertelur, ada 4
> sarang Cerek Jawa yang saya temukan (belum termasuk temuan dari Batak/KIBC,
> Imam/BIONIC atau yang lainnya). rata-rata jumlah telur 2-3 butir. selain
> telur Cerek Jawa, 2 sarang dan 4 telur Cabak Kota juga ditemukan disini.
> lokasinya mirip, berada di areal padang pasir dengan beratapkan rumput 
> *Spinifex
> sp, *tidak ada material yang disusun, hanya diletakkan di atas pasir.
> Posisi sarang berada di laguna timur Trisik, sedangkan sarang cabak ada di
> laguna tengah (bagi yang tidak tahu, mungkin bisa melihat di Googleearth).
> telur Cerek Jawa teridentifikasi selama 23 hari menetas, dan belum genap 1
> hari anakan sudah bisa meninggalkan sarang. Perilaku kedua jenis ini sangat
> unik dalam menjaga sarang. Cerek Jawa terbang rendah dan berputar-putar
> menjauhi sarang. sedangkan Cabak pura-pura luka dan menggelepar, dan ketika
> didekati segera terbang menjauh. Niat keduanya jelas hanya memancing agar
> saya tidak mendekati sarang. tetapi saya manusia, bukan pemangsanya, bukan
> pula mau membunuhnya, sehingga saya bisa menemukan sarang-sarang
> mereka...(tipuan mereka tidak berguna!!! kasihan!!!).
>
> temuan ini tidak jauh berbeda dengan yang saya temukan di Muara Gembong,
> Demak, Indramayu dan Wonorejo. hanya struktur sarangnya yang berbeda.
> rata-rata di pertambakan mereka melindungi sarang dengan cangkang kerang
> tambak yang lincip-lincip. sedangkan di sini tidak ada pertambakan, hanya
> sampah-sampah bekas banjir yang digunakan...(biar menipu kaleee!!!)
>
> Namun kesenangan ini belum tuntas, sebab Penyu yang saya nanti-nantikan
> belum juga muncul ke daratan..(Oh...kapankah kau akan datang sayang...???)
>
>
>
> Uya' dalam penantian
>
> (Beda genus dengan Pak bas)
>
>  
>

Kirim email ke