to sukma
buku sutherland handbook of conservation juga ada di perpusnya pak pram di FB 
UAJY, pinjem aja....
oya uat teman2 birdwatcher di jogja ada info lokasi baru nih untuk pengamatamn 
burung air, migran dsb
kemarin sabtu-minggu aku nemenin camping anak-anak dasilan di pantai depok 
bantul yang luas banget dan dekat muaranya opak...ada beberap jenis tercatat 
cangak abu yang lagi berkumpul cari makan, cerek jawa yang puluhan, cekakak 
suci 1 ekor, cekakak sungai 2 ekor, cekakak jawa 1 ekor, raja udang meninting 1 
ekor, benten kelabu 1 ekon, trocokan 2 ekor dan lainnya yang karena 
keterbatasan binokuler yang pas saat itu salah satu lensanya copot jadi gak tau 
jnis pastinya selain juga bukunya boleh pinjem imam jatuh dan gak tahu dimana 
mengalirnya..maaf mam nanti tak usahakan cari gantinya, apes lagi sudah 
mengendap-endap cari mendekati raja udang eh batrai kamera pinjeman dari 
lingkar habis belum lagi sandal jeblok dan putus....apes betul..
tapi lokasi ini menarik untuk di eksplorasi guys....selain kita punya trisik..
salam
naring
--- On Mon, 7/14/08, skandal emilia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: skandal emilia <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Bls: AW: [SBI-InFo] sedikit bantuan pemikiran
To: [email protected]
Date: Monday, July 14, 2008, 11:08 AM










    
            hai juga....
terima kasih buat informasinya, kalo boleh saya minta alamat imel atau contact 
person temen2 yang penelitian tentang kelimpahan tersebut. 

matur nuwun



----- Original Message ----
From: nick djaya <[EMAIL PROTECTED] co.id>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Tuesday, July 8, 2008 11:29:28 PM
Subject: Bls: AW: [SBI-InFo] sedikit bantuan pemikiran










    
            hai, menarik nih kayanya penelitiannya. untuk referensi coba cari 
di webnya IPB www.ipb.ac.id carinya di fakltas kehutanan jurusan konservasi 
sumberdaya hutan. kemaren2 bayk tmn2 saya penelitiannya ttg kelimpahan pakan, 
tapi spesienya beda. coba nanti saya hubungi tmn2 dulu.

semangat ya!!!!!!!!!! !

----- Pesan Asli ----
Dari: skandal emilia <emilia_skandal@ yahoo.com>
Kepada: [EMAIL PROTECTED] s.com
Terkirim: Rabu, 9 Juli, 2008 12:36:03
Topik: Re: AW: [SBI-InFo] sedikit
 bantuan
 pemikiran

Haluw juga mas Seno....

n Thanks lagi buat masukannya. 
aku masi cari2 info spesies lain yang lebih menarik untuk di bahas. n paling ga 
ya gitu lah secara garis besarnya (padahal awalnya mo ke burung migran =)).

matur nuwun buat semangatnya, hehe....

Salam Lestari....


----- Original Message ----
From: sena adisubrata <adisubrataugm@ yahoo.de>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Wednesday, July 9,
 2008 11:07:13 AM
Subject: AW: [SBI-InFo] sedikit bantuan pemikiran

Hallo Sukma,

tambahan sedikit masukan lagi yaa...

kalo boleh saya simpulkan, penelitian nantinya tentang pakan cerek jawa : 
membandingkan pakan cerek jawa pada individu juvenil, adult jantan dan dewasa 
(moga-moga gak salah). Saya usul  : tambahkan aja sekalian analisisnya untuk 
mengetahui preferensi jenis pakannya, tujuannya tidak hanya mengetahui jenis 
pakan namun sekalian mengetahui pakan apa yang disukai masing-masing individu 
tsb. Dengan analisis ini sekaligus bisa mengaitkan antara kelimpahan pakan di 
alam dan yang benar-benar dimakan cerek jawa.

tentang teknis untuk mengidentifikasi pakan, usulan penggunanaan muntahan 
memang ideal, namun penggunaannya akan tergantung dari speciesnya, bisa dengan 
cara memasang kalung ketat agar pakan
 tidak tertelan (beresiko
 menggangu pencernaan) atau dengan mengganggu burungnya agar melepaskan apa 
yang sudah dimulut. Namun apabila teknik ini tidak mungkin, bisa dicoba teknik 
lain. beberapa teknik identifikasi pakan dan analisisnya ada di bukunya 
Sutherland et al (2004): Bird ecology and conservation: a handbook of 
techniques.  Buku ini kebetulan ada di perpustakaan lab saya (Lab. Satwa Liar / 
F. Kehutanan UGM).

Semoga bermanfaat dan menambah semangat penelitian.

Seno





----- Ursprüngliche Mail ----
Von: skandal emilia <emilia_skandal@ yahoo.com>
An: [EMAIL PROTECTED] s.com
Gesendet: Dienstag,
 den 8. Juli 2008, 12:10:14
 Uhr
Betreff: Re: [SBI-InFo] sedikit bantuan
 pemikiran

Hallo juga, mas Seno....

Matur nuwun buat masukannya. 
saya sependapat dengan njenengan. Spesies yang akan menjadi fokus penelitian 
saya Cerek Jawa, dan lokasi yang akan sy gunakan sebagai batasan pengukuran 
kelimpahan makanan. apakah ada masukan lagi?

saya juga sependapat mengenai pendapat ini: "1 spesies burung antara jantan dan 
betina, yang baru menetas dan sudah dewasa, yang breeding n non-breeding untuk 
spesies tertentu memiliki jenis makanan yang berbeda". karena itu saya akan 
melakukan penelitian kecil-kecilan untuk mengetahui
 makanan apa saja yang dimakan cerek jawa di trisik. metode yang akan saya 
gunakan untuk penelitian tersebut adalah analisis muntahan. 

kenapa analisis muntahan???
 karena menurut saya, dengan analisis muntahan saya tidak perlu membunuh burung 
tersebut (untuk benar atau tidaknya, saya belum tau), dan belum ada proses 
mekanis,atau fisis pada proses tersebut (kalaupun ada lebih sedikit daripada 
analisis feses).

tapi saya masih belum tahu bagaimana teknisnya agar burung tersebut bisa muntah 
dan apakah teknis tersebut aman untuk cerek jawa. apakah ada informasi mengenai 
hal tersebut?


skali lagi matur nuwun
Salam lestari


----- Original Message ----
From: sena adisubrata <adisubrataugm@ yahoo.de>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Monday, July 7, 2008 9:58:17 AM
Subject: [SBI-InFo] sedikit bantuan pemikiran

Hallo Sukma, 

saya
 punya sedikit pemikiran yang mungkin bisa membantu.
 
- keragaman burung merupakan salah satu ukuran komunitas. Seperti diketahui, 
komunitas tersusun atas berbagai species yang masing-masing mempunyai kebutuhan 
pakan (dan resources lain) yang berbeda. Terminologi guild mungkin bisa 
membantu memfokuskan beberapa species (tetap pada level komunitas) yang 
mempunyai kebutuhan pakan yang mirip. Jadi korelasi antara struktur komunitas 
dengan pakan bisa lebih erat.  Selain memfokuskan pada beberapa species, 
fokuskan juga pakan yang dimaksud. Apakah kelimpahan ikan-ikan jenis tertentu, 
atau tumbuhan atau bahkan serangga di sekitar pantai. Kelimpahan ini bisa
 bervariasi secara temporal dan spasial.

- selain
 faktor pakan, faktor predasi dan kompetisi juga berperan dalam kehadiran suatu 
organisme di suatu tempat. Juga kondisi lingkungan (mis: iklim, land cover, 
landscape) akan mempengaruhi ketiganya (pakan/resources, predasi dan 
kompetisi). Yang selanjutnya faktor itu yang mempengaruhi kehadiran species 
penyusun komunitas. 

saran saya, fokuskan jenis burung pada suatu guild, fokuskan jenis pakan yang 
diduga kelimpahannya mempengaruhi kehadiran guild tsb, dan batasi scope 
penelitian pada wilayah spasial dan temporal tertentu saja. Pembatasan ini bisa 
berfungsi sebagai perbandingan, misalnya, musim hujan dan musim kering 
digunakan sebagai pembandigan variasi kelimpahan pakan temporal. Atau 
kelimpahan pakan di sekitar trisik pada berbagai lokasi yang berurutan ke arah 
hulu sungai (spasial). Atau berbagai tingkat gangguan manusia juga bisa 
digunakan sebagai pembanding untuk memperkaya penelitian.

Itu saja sumbangan pemikirian dari
 saya.

Salam

Seno

NB: tentang literatur,  coba kontak temen-temen UGM. Jaringan internet UGM bisa 
mengakses jurnal-jurnal ilmiah terbaru. 







----- Ursprüngliche Mail ----
Von: skandal emilia <emilia_skandal@ yahoo.com>
An: [EMAIL PROTECTED] id; d.prawiradilaga@ yahoo.com; [EMAIL PROTECTED] net.id; 
[EMAIL PROTECTED] s.com; kadang kukila <kadangkukila@ yahoogroups. com>; sbi 
<[EMAIL PROTECTED] s.com>
Gesendet: Freitag, den 4. Juli 2008, 11:54:24 Uhr
Betreff: [SBI-InFo] Mohon bantuan
 metode

Dear all
 Perkenalkan nama 
  saya Sukma, dari Atma Jaya Yogyakarta. 
Saat ini saya sedang siap-siap menyusun tugas akhir yang rencananya akan 
mengambil tema mengenai Kelimpahan Pakan Burung di Pantai 
  Trisik. Alasan saya memilih topik ini karena Trisik menjadi salah satu tempat 
  favorit temen2 pengamat burung Jogja untuk menikamati ribuan burung-burung 
  migran, saya ingin tahu mengapa demikian. 
Menurut pak Yus di bukunya Panduan Studi Burung Pantai, ada keterkaitan antara 
keragaman burung dengan kondisi 
  ekologis, termasuk ketersediaan pakan. Namun apakah hal tersebut berlaku 
untuk Trisik ataukah ada faktor lain, saya belum mendapat info tersebut. 
Harapan saya dengan penelitian ini menjadi langkah awal untuk menjawab 
pertanyaan tersebut.

Sampai sejauh ini saya belum mendapat referensi pendukung. Buku-buku referensi 
yang di  rekomendasikan di buku Pak Yus hanya beberapa yang ada di Atma dan 
Kutilang.. Karena itu, bisakah saya meminta referensi lain dari Anda sekalian 
mengenai hal terkait 
  (metode, jurnal atau penelitian, alamat web, ... dll ?

Matur Nuwun
Salam Lestari



Gesendet von Yahoo! Mail.


Dem pfiffigeren Posteingang.
    


Gesendet von Yahoo! Mail.


Dem pfiffigeren Posteingang.
    


        Dapatkan alamat Email baru Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
      


        
        




      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke