Wah...kok jawab sendiri seh mas? Sbg pengamat burung, harus selalu bawa alat 
binokular dunk mas....jadi suatu ketika ada makhluk menarik entah burung entah 
apa...bisa diambil gambarnya dan ditayangkan di milis ini. Kami juga mau lihat 
kalee...

Iya gak, Teman-teman?

Wass,

ed

--- On Tue, 10/21/08, Hasto P Irawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hasto P Irawan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [SBI-InFo] Bukan raptor migran neh (sorry euy)
To: [email protected]
Date: Tuesday, October 21, 2008, 1:02 PM










    
            Gw jawab ndiri deh postingan gw kikikix:) Pathetic banget yah hua 
ha ha..
 
Setelah gw consult ke buku, ternyata 7 ekor bangau yg gw liat terbang di atas 
terminal bis rawamangun itu kemungkinan besar adalah Milky Stork (Mycteria 
cinerea). Terliat dari bulu sayap primaries yg berwana hitam hingga ke dekat 
tubuh, leher yg terjulur ketika terbang, dan kaki yg terjulur ke belakang itu 
saling bertemu di ujung (ciri khas bangsa bangau/Ciconiidae, yg membedakan 
dengan bangsa egret atau heron/Ardeidae). Soalnya biasanya kalau bangsa 
Ardeidae, kakinya yang terjulur itu gak bertemu di belakang kalo terbang, dan 
lehernya bukan terjulur melainkan dilipat. Jadi kemungkinan besar yg gw liat 
itu bangsa bangau/Ciconiidae.
 
Sorry kalo salah, tolong dibetulin. Maklum awam euy. Lagian gak pake binokular, 
jadi rada samar2 karena tinggi.

--- On Thu, 10/16/08, Hasto P Irawan <hpirawan2005@ yahoo.com> wrote:

From: Hasto P Irawan <hpirawan2005@ yahoo.com>
Subject: [SBI-InFo] Bukan raptor migran neh (sorry euy)
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Date: Thursday, October 16, 2008, 6:03 AM









Tadi siang jam 15 di atas terminal bis Rawamangun, ada "bangau" flocking tujuh 
ekor, terbang melintas persis di atas terminal ke arah selatan. Terbangnya 
berbaris dengan garis yang serong (spt angsa kalo terbang) dengan kecepatan 
amat pelan, seolah lagi survei cari tempat mendarat (tapi tentu saja gak ada 
sawah atau rawa, secara di tengah kota). Terbangnya pelaaan banget, kombinasi 
antara gliding dan kepakan sayap yg dilakukan cuma sesekali (jarang2) dan 
ringan. 
 
Karena gw tak bisa mengidentifikasi (gak bawa bino euy, lagian terbangnya cukup 
tinggi), gw sebut aja mereka "bangau", karena ukurannya jelas2 jauh lebih besar 
dari bangsa kuntul atau egret yg biasa gw liat terbang berbaris rapi menjelang 
senja di atas sawah di desa ketika pulang ke sarang. (Di desa gw di jawa kadang 
masih terlihat kuntul terbang berbaris di senja hari, walo makin jarang aja 
kejadiannya, hiks!)
 
Memang gak istimewa, tapi ini pemandangan langka dan jarang banget terjadi di 
tengah kota jakarta. biasanya di tengah kota di jakarta yg lazim dijumpai kan 
cuma ketilang (kecuali kalo di taman kota).
 
Thanks



      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke