setuju sekali mba irma,.. millist ini hanya untuk diskusi tentang burung dan kehidupanya. sepertinya setiap member yang gabung di millist ini sudah secara langsung mendapatkan atiuran2 tentang millist ini deh.
________________________________ Asman A Purwanto +6281319633321 http://4raptor.wordpress.com http://asmanadi.blogspot.com ________________________________ From: Irma Dana <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, March 4, 2009 10:54:45 AM Subject: [SBI-InFo] STOP! Diskusi tentang Harimau JAMBI Dear All, Dengan hormat, mohon diskusi tentang diskusi Harimau di Jambi tidak dilanjutkan di milis ini ya:) Kita harus menghormati anggota milis lainnya yang keberatan untuk menerima e-mail di inboxnya karena tidak sesuai dengan isu milis SBI-InFo... Terima kasih atas pengertiannya. Semoga tidak menyinggung siapapun. Salam, Irma Dana 2009/3/3 dwi putranto <dwiatauputranto@ yahoo.com> Kalo pemerintah gak becus kenapa yg becus tidak segera bertindak. Daerah yg tidak/sulit terjangkau oleh pemerintah dibuat hukum adat yg berlaku. Atau menebarkan mitos2 yg jauh lebih ditakuti di masy drpd hukum pemerintah. Itu jg kalo masy belum tahu duit. Atau masy sekitar gak ikut terlibat. Maaf kalo tidak mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. tomang.bukannamaseb enarnya SBC ________________________________ From: hpirawan2005 <hpirawan2005@ yahoo.com> To: sbi-i...@yahoogroup s.com Sent: Friday, February 27, 2009 3:38:07 PM Subject: [SBI-InFo] Re: Fw: [HARIMAU JAMBI] She's a man eater Hai, please fetch my deepest condolences for both Salma and the villagers who'd been mauled to death (allegedly by Salma)... Mmmmm gw prihatin seeh buat dua2nya, buat penduduk desa tak berdosa yg tewas diterkam, juga buat harimau2 yg akhirnya dibunuh penduduk karena memangsa manusia... Dua2nya jelas merupakan korban, yaitu korban ketidakbecusan pemerintah yg tak bisa mencegah terus berlangsungnya pembalakan liar atas hutan2 kita. Pembalakan ini yg bikin harimau kehilangan habitat, kehilangan binatang buruan alamiahnya, kekurangan makan, dan akhirnya terpaksa harus memburu "mangsa" yg paling mudah ditangkap, yaitu manusia, karena manusia tak bisa lari kenceng, tak bisa mengendus kehadiran si raja rimba dari jauh sebelum dia melihatnya dengan mata, karena panca indranya memang tidak dirancang oleh alam untuk itu... Aneh juga sih kalo dipikir. Pembalakan hutan jelas melanggar hukum, tapi kok tetep bisa berlangsung, dalam skala yg massif, bahkan gigantik. Tak mungkin ini semua terjadi kalo memang tak terjadi kongkalikong yg memungkinkannya terus berlangsung. Pasti memang ada yg tidak beres, yg terus menerus berlangsung, yg tak bisa berhenti, karena (mungkin) masing2 sudah dapat "jatah susu"nya masing2.:) Dan akhirnya yg gigit jari ya si harimau dan penduduk desa, yg terpaksa saling bunuh. Padahal kedua-duanya cuma korban dari sistem. Hiks. Salam, Hasto Pratikto --- In sbi-i...@yahoogroup s.com, adnun reno <reno_k...@. ..> wrote: > > Subject: [HARIMAU JAMBI] She's a man eater > > > The Jakarta Post | Wed, 02/25/2009 6:02 PM | National > In this handout photo released by Zoological Society of London (ZSL) Indonesia, a female Sumatran tiger nick-named Salma that is believed to have killed three men is photographed by a camera trap one day before being caught, in Sungai Gelam, Jambi province on Sumatra island, Indonesia, Tuesday. Sumatran tigers, the world's most critically endangered tiger subspecies, mauled to death six people in the region last month, prompting conservationists to launch a massive operation to capture and relocate the animals. Only about 250 of the cats are left in the wild compared to about 1,000 in the 1970s and without immediate action it could become the first large predator to go extinct in the 21st century. (AP/ZSL Indonesia) > > Sumber : http://www.thejakartapost.com/news/2009/02/25/she039s-a- man-eater.html > > -- > Posting oleh Adnun Salampessy, S.Hut ke HARIMAU JAMBI pada 2/26/2009 12:42:00 PM > -- Irma Dana http://dawala. wordpress. com [lagi belajar nulis] http://www.friendster.com/dawala
