Salam lestari,

Rekan-rekan pengamat, sabtu minggu 11 - 12 Juli 2009 kemarin saya berkesempatan 
menikmati pulau-pulau di Jakarta bersama Jakarta Green Monster, lumayan lah 
dari pada di rumah. nah ini ada sedikit cerita dari perjalanan kemarin. 
sekalian menambah data burung buat sbi-info.

Perjalanan di mulai dari SMMA dimana lokasi ini merupakan bagian dari hutan 
mangrove tersisa di Jakarta, saat ini di kelola oleh BKSDA Jakarta. SMMA 
merupakan salah satu daerah IBA (Important Bird Area) yang ada di Jakarta 
karena terdapat jenis-jenis burung yang terancam punah seperti jalak putih 
(sturnus melanopterus), bubut jawa (Centropus nigrorufus) dan cerek jawa 
(Charadrius javanicus). karena hanya sebagai tempat transit untuk menuju pulau 
onrust, jadi saya tidak mempunyai banyak waktu untuk mengamati burung. tetapi 
lumayan lah bisa berjumpa dengan cekakak cina (Halcyon pileata) pada tahun 2007 
awal bulan Agustus saya juga menjumpai jenis ini di Angke, nah apakah ada 
rekan-rekan di daerah lain yang mempunyai catatan perjumpaan dengan jenis ini? 
jenis-jenis yang dijumpai :

1. Cekakak cina (Halcyon pileata)
2. Perenjak Jawa (Prinia familiaris)
3. Bondol peking (Lonchura punctulata)
4. Cangak abu (Ardea cinerea)
5. Cangak merah (Ardea purpurea)
6. Blekok sawah (Ardeola speciosa)
7. Remetuk laut (Gerygone sulphurea)
8. Kucica kampung (Copsychus saularis)
9. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)
10. Pecuk ular Asia (Anhinga melanogaster)
11. Kareo padi (Amaurornis phoenicurus)
12. Caladi tilik (Picoides moluccensis)
13. Cipoh kacat (Aegithina tiphia)
14. Walet linchi (Collocalia linchi)
15. Kerak kerbau (Acridoteres javanicus)
16. Layang-layang batu (Hirundo tahitica)
17. Kowak malam kelabu (Nycticorax nycticorax)
18. Gelatik batu kelabu (Parus major)
19. Merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier)

Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam dari SMMA akhirnya kami tiba di Pulau 
Onrust (unrest) atau tidak pernah berhenti dahulu pulau ini merupakan pelabuhan 
VOC sebelum pindah ke pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Pulau Onrust ini 
juga merupakan markas tentara penjajah Belanda sebelum masuk Jakarta dan 
mendudukinya. Di pulau inilah tentara Belanda melakukan aktivitas bongkar muat 
logistik perang. Tahun 1930-an, Pulau Onrust juga menjadi asrama haji sebelum 
diberangkatkan ke Arab Saudi. merupakan pulau yang unik karena daratannya 
berupa tanah bukan pasir karang seperti pulau di sekitarnya dan satu-satunya 
pulau yang mempunyai sumber air tawar. di tempat ini saya juga mengamati Pergam 
laut (Ducula bicolor) dalam jumlah besar sekitar 50-an individu. hal ini karena 
beberapa pohon ficus yang ada di pulau ini sedang berbuah. beberapa jenis 
burung yang saya jumpai :

1. Burung madu sriganti (Nectarinia jugularis)
2. Burung gereja (Passer montanus)
3. Remetuk laut (Gerygone sulphurea)
4. Walet linchi (Collocalia linchi)
5. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)
6. Bondol jawa (Lonchura leucogastroides)
7. Kekep babi (Arthamus leucorhynchus)
8. Cekakak sungai (Todirhamphus chloris)
9. Pergam laut (Ducula bicolor)
10. Cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster)

Siang hari kami tiba di Suaka Margasatwa Pulau Rambut, sama seperti SMMA, SMPR 
merupakan daerah IBA, karena terdapat bangau bluwok (Mycteria cinerea) dan 
cikalang chritsmas (Fregata andrewsi). pulau rambut atau pada jaman belanda 
bernama pulau Middbur mempunyai asal usul yang menarik, jadi dahulu kala nyi 
roro kidul melakukan kunjungan ke laut utara, namun kunjungan tersebut di tolak 
oleh penguasa laut utara hingga terjadilah perkelahian. karena jauh dari 
wilayah laut selatan akhirnya nyi roro kidul pun kalah dan kembali ke laut 
selatan dan konon dalam pertempuran tersebut beberapa barang-barang yang di 
bawa nyi roro kidul jatuh ke laut dan menjadi pulau seribu, konde nyi roro 
kidul yang jatuh ke laut akhirnya menjelma menjadi pulau rambut. terlepas dari 
cerita tersebut sudah lama pulau ini menjadi habitat berbiak burung-burung air 
termasuk bangau bluwok. pada kesempatan kali ini bangau bluwok muda yang kami 
lihat 3 bulan lalu masih kecil sekarang
 beranjak dewasa dan siap melakukan perjalanan jauh. burung-burung lain yang 
teramati :

1. Kerak kerbau (Acridoteres javanicus)
2. Raja udang biru (Alcedo coerulescens)
3. Kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis)
4. Kekep babi (Arthamus leucorhynchus)
5. Pecuk padi kecil (Phalacrocorax niger)
6. Kowak malam kelabu (Nycticorax nycticorax)
7. Kucica kampung (Copsychus saularis)
8. Burung madu sriganti (Nectarinia jugularis)
9. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)
10. Cangak abu (Ardea cinerea)
11. Kuntul besar (Egretta alba)
12. Kuntul kecil (Egertta garzetta)
13. Cangak merah (Ardea purpurea)
14. Tuwur Asia (Eudynamys scolopaceae)
15. Elang laut perut putih (Haliaeetus leucogaster)
16. Bangau bluwok (Mycteria cinerea)
17. Pergam laut (Ducula bicolor)
18. Kuntul perak (Egretta intermedia)
19. Pecuk padi hitam (Phalacrocorax sulcirostris)
20. Cikalang christmas (Fregata andrewsi)
21. Delimukan zamrud (Chalcophaps indica)
22. Cekakak sungai (Todirhamphus chloris)
23. Ibis rokoroko (Plegadis falcinellus)
24. Tekukur biasa (Streptopelia chinensis)
25. Pecuk ular Asia (Anhinga melanogaster)
26. Cikalang kecil (Fregetta ariel)
27. Walet linchi (Collocalia linchi)

Pulau terakhir yang menjadi kunjungan kami adalah Pulau Amiterdam atau Pulau 
Untung Jawa, merupakan pulau yang berpenghuni, kebanyakan masyarakat yang ada 
di pulau ini merupakan pindahan masyarakat Pulau Ubi Besar yang habis terkikis 
oleh abrasi air laut. saat ini pulau Untung Jawa ditetapkan oleh Pemda DKI 
menjadi kawasan desa wisata nelayan, sehingga dapat ditemukan berbagai rumah 
makan dengan hidangan ikan bakar + kelapa muda dan berbagai home stay dengan 
harga yang bervariasi. dapat ditempuh dengan perahu angkutan umum dari daerah 
Tanjung Pasir Tanggerang dengan biaya 8000 - 10000 per orang. burung-burung 
yang teramati : 

1. Remetuk laut (Gerygone sulphurea)
2. Burung gereja (Passer montanus)
3. Walet linchi (Collocalia linchi)
4. Tekukur biasa (Streptopelia chinensis)
5. Merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier)
6. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)
7. Burung madu sriganti (Nectarinia jugularis)
8. Raja udang biru (Alcedo coerulescens)
9. Kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis)
10. Kipasan belang (Rhipidura javanica)

Demikian sedikit cerita dari saya, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua dan 
termotivasi untuk mengamati burung di daerah teman-teman semua GO BIRDING!! he 
he he oya tata nama mengacu kepada buku "Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali 
dan Kalimantan - John MacKinnon dkk".

Salam

Ady Kristanto
Jakarta Green Monster



      

Kirim email ke