Bu Dewi, Pakde Bas dan kawan2 semua,
saya setuju dengan Bu Dewi, milik negara adalah milik kita semua. sudah 
selayaknya bisa digunakan untuk manfaat bersama. hidangan sudah dipersilahkan 
oleh tuan rumah, kayaknya pamali kalo gak dinikmati.

perihal perbedaan2, seperti kacamata dan meninting kecil, sebenarnya saya juga 
sudah lama mengamati di lapangan (baluran) untuk dua spesies
1. Caladi Tilik. Dari gambar ilustrasi dan deskripsi disebutkan memiliki ciri, 
salah satunya, ada garis merah tipis di belakanga mata. tapi dari semua foto di 
OBI, tidak satupun yang memiliki garis merah di belakang mata. ada beberapa 
tapi hanya semacam bintik kecil di tepi mahkota. dan dari pengamatan di 
baluran, tidak satupun caladi tilik yang punya garis merah di belakang mata. 
dan garis hitam di mata pun, itu nyambung dari paruh sampe tengkuk. foto saya 
attach.

2. Pelatuk sayap merah. dari gambar ilustrasi dan deskripsi, tidak digambarkan 
dan disebutkan bahwa burung ini memiliki kacamata. dari foto2 OBI semua punya 
kacamata dengan variasi warna, ada yang putih ada yang biru terang, sayang gak 
ada foto yang dari indonesia. dan di Baluran, semua catatan kacamata memiliki 
kacamata. warna hijau pada gambar dan deskripsi juga sebenarnya gak sehijau itu 
tapi lebih ke hijau teletong-kalo orang jawa. hijau yang agak kecoklatan. dan 
terakhir, warna kuning pada tenggorokan, tidak satupun pelatuk sayap merah yang 
ditemui di baluran punya warna kuning di tenggorokan. begitu juga di foto2 OBI. 
foto di baluran saya attach.

mungkin kawan2 juga bisa mencermati, misal, leher cinenen pisang, muka sikatan 
ninon, paruh serindit jawa (seharusnya kuning atau merah?), kerah cekakak jawa 
yang digambar buku ada garis biru tapi saya belum menemui itu baik di baluran, 
merapi maupun foto2 yang ada di OBI. atau mata saya yang harus periksa....

dan (semoga) yang terakhir. Buceros rhinoceros, antara di buku dan di foto2 OBI 
ada kesamaan: tanduk merah dan melengkung ke atas. tapi sayangnya, semua foto2 
di OBI diambil dari malaysia (borneo) dan thailand. darii setiap pertemuan 
dengan B. rhinoceros di baluran, semuanya memiliki tanduk kuning agak orange 
dan tidak melengkung ke atas. 

jadi mungkinkah (seperti dugaannya Pakde Bas) salah ambil (sumber) sample atau 
gimana?
jadi memang benar rahasianya ada di MZB, atau kalo perlu sekalian ke natural 
museum history hehehee....

maaf terlalu banyak kebingungan, maklum masih magang.

salam 
birdwatcher magang
Swiss
Baluran National Park
www.pratapapa81.wordpress.com
www.balurannationalpark.web.id


--- On Fri, 7/31/09, Kang Bas <[email protected]> wrote:

From: Kang Bas <[email protected]>
Subject: Re: [SBI-InFo] Diagnostic character
To: [email protected]
Date: Friday, July 31, 2009, 10:34 AM






 




    
                  Salam

Wah, maap Bu tidak bermaksud bikin "tersenyum", lagi mancing kawan saya yang 
satu itu lho supaya mau jemput di Barananggsiang, hehehehe

Lik Swiss dan rekans, sudah jelas kan lampu hijau dari MZB. Monggo, PR yang 
selama ini muncul didata dulu, jadi efisien saat nanti menilik koleksi. Kapan 
mau ke museum? Habis lebaran gimana, soalnya pekan depan mau ngelayap lagi. Mau 
"beli" burung endemik lagi dulu, hehehehe... Tapi kalau keburu penasaran mau 
duluan kesana ya tidak apa sih...

KB
mimpi.magang. di.museum

--- On Fri, 7/31/09, Dewi Prawiradilaga <dmprawiradilaga@ gmail.com> wrote:
Waduh kang Bas, saya jd 'tersungging' nih. Mungkin teman2 perlu buku

kunci identifikasi burung yah? memang perlu digarap. Saat ini di

museum belum ada yang khusus memperhatikan Zosteropidae. Kalau

penasaran, silahkan berkunjung dan melihat koleksi yang ada di MZB,

kami akan senang sekali apabila ada yang memanfaatan. Koleksi tersebut

juga milik negara dan untuk kita semua, kami di MZB hanya bertugas

menjaga dan merawatnya.

Ditunggu kunjungannya.

Salam,

dewi

 

  
  
  
          
          .
                           

        
        
        
         
        
        




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke