Ekosistem lingkungan alam sangat penting pengaruhnya dalam kehidupan umat
manusia. Kestabilan ekosistem lingkungan alam akan memberikan dampak positif
bagi manusia, sebaliknya jika lingkungan alam sekitar kita rusak akan berakibat
buruk bagi manusia. Salah satu komponen penyusun kesetimbangan ekosistem
lingkungan adalah burung. Burung memiliki peranan penting dalam ekosistem
karena burung berfungsi sebagai pengontrol populasi serangga dan membantu
penyerbukan bunga serta pemencaran biji (Hayati et. al., 2003). Ekosistem dapat
dijaga, salah satunya dengan cara konservasi burung. Konservasi mencakup
berbagai aspek positif, yaitu perlindungan, pemeliharaan, pemanfaatan secara
berkelanjutan, restorasi dan penguatan lingkungan alam (IUCN, 1980 dalam
Iskandar, 2000).
Upaya konservasi dapat berjalan sukses apabila terdapat kontribusi langsung
oleh seluruh elemen masyarakat, terutama masyarakat di sekitar kawasan yang
mempunyai fungsi ekologis sangat penting. Daerah gunung Anyar, Surabaya dan
Bangkalan, Madura merupakan kawasan yang mempunyai fungsi ekologis sangat
penting, yaitu dengan sumber daya hutan mangrove yang sedang berkembang. Hutan
mangrove menjadi produsen makanan bagi ekosistem laut, dan hamparan lumpur yang
luas menyediakan berbagai jenis molusca dan crustacea sebagai makanan
burung-burung pantai. Keberadaan hutan mangrove yang luas dapat berfungsi
sebagai penyerap karbon, dengan demikian apabila keberadaannya dipertahankan
atau ditingkatkan dapat berperan menjaga kestabilan ekosistem lingkungan.
Potensi dan peran yang besar yang dimiliki daerah gunung Anyar, Surabaya dan
Bangkalan, Madura akhir-akhir ini mengalami berbagai gangguan seperti halnya
kawasan konservasi lainya, yaitu telah menjadi daerah yang rawan dengan konflik
kepentingan dalam pemanfaatannya. Oleh karena itu salah satu upaya yang dapat
menjadi prioritas adalah meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga
kelestarian ekosistem alami daerah gunung Anyar, Surabaya dan Bangkalan, Madura
dari kerusakan. Peningkatan pemahaman dapat dilakukan dengan melakukan upaya
peningkatan nilai ekonomis dari ekosistem alami, yaitu pengembangan ekowisata.
Pengembangan ekowisata dapat meningkatkan peran dan penghargaan masyarakat
terhadap ekosistem alami daerah Surabaya dan Madura, yaitu hutan mangrove,
burung, hasil tambak dan ruang terbuka hijau yang nyaman.
Kegiatan kompetisi pengamatan burung (Birdwatching) liar dapat menjadi even
tersendiri untuk upaya penyadaran masyarakat akan pentingnya penjagaan
ekosistem alami, yaitu dengan membangkitkan ekowisata di daerah Surabaya dan
Madura. Birdwatching sendiri merupakan salah satu ekowisata yang mengalami
perkembangan pesat akhir-akhir ini. Untuk lebih meningkatkan gengsi dalam
Pengamatan Burung liar, kegiatan tersebut dibuat dalam sistem kompetisi.
FOR MORE INFORMATIONS:
Contact:
Iska (085645302670)
Indah (085645129076)
Weblog:
www.wbwr2010.wordpress.com
www.pecuk.wordpress.com
bASEcAMP:
Gedung H Lt 3 Prodi Biologi FMIPA
Kampus ITS-Sukolilo -Surabya 60111
Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo!
memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/