Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas? (perlukah ?)

2010-08-03 Terurut Topik Rachmad M

Manfaat Redenominasi ?

Dalam era globalisasi ini, perdagangan antar negara tak lagi mungkin dibatasi. 
Bahkan menyatukan mata uangpun bukan suatu masalah. Ada perbedaan mata uang 
yang ribuan kali akan menyulitkan mesin-mesin penghitung otomatis.

Ambil contoh saja pompa bensin. Disana tertera harga satuan yang terdiri dari 4 
digit, jumlam liter dan harga total yang harus dibayar. Jika harga BBM Pertamax 
Plus melebihi 9.999 maka perhitungan tidak bisa dilakukan secara otomatis 
ie perlu kalkulator :-)

Di era yang akan datang akan banyak sekali peralatan semacam ini seperti 
ticketing MRT, mesing minuman otomatis dan mungkin juga ada alat-alat lain yang 
serba otomatis.

Untuk menghindari memodifikasi peralatan-peralatan itulah nampaknya 
redenominasi perlu mulai dipikirkan.


Salam

RM


--- In [email protected], heriseti...@... wrote:
>
> Sepertinya sudah ada jawabannya Mas
> 
> http://bisniskeuang an.kompas. com/read/ 2010/08/03/ 07595556/ Menkeu.Bantah. 
> Pecahan.Rupiah. Dipangkas
> 
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -Original Message-
> From: "tandewi" 
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 3 Aug 2010 05:32:16 
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> 
> Sebenere, yg sy pingin banget2 tau,

> Apa ya alesan redenominasi ini?

> 

> Klo cuma utk memudahkan perhitungan atau penulisan...kok yak ngak mateng 
> perencanaanya...toh slama ini, dlm financial report jg sdh ditulis keterangan 
> "dlm ribuan" atau "dlm jutaan" kecuali utk hrg saham...

> 

> Apalagi sudah dihembusi gini melalui media massa...oalaaahhh...udh mau hari 
> raya aja,hrg2 kebutuhan sdh melambung, apalagi dihembusi isu ini, bisa2 makin 
> terbang bebas hrg2 kebutuhan...

> 

> Rakyat kecil spt saya cuma bisa bengong dan merenungi nasib...

> 

> Mungkin ada para pakar ekonomi di milis ini,yg berkenan membantu dan memberi 
> pencerahan...

> 

> 

> Rdgs

> Tan

> 

> 

> 

> 

> Sent from my BlackBerry®

> 

> -Original Message-

> From: Eko Prasetiyo 

> Sender: [email protected]

> Date: Tue, 3 Aug 2010 11:23:55 

> To: 

> Reply-To: [email protected]

> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

> 

> trs klo barang yg harganya 1800 ato 2300 apa akan "dibulatkan" jd 2 dan 3?

> akar masalah nilai uang bukannya inflasi?

> klo pun sekarang dilakukan redenominasi lalu inflasi terus digenjot

> dlm bbrp puluh tahun akan sama seperti sekarang lagi kan?

> 

> On 8/3/10, tandewi  wrote:

> > Imho..

> >

> > Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada

> > kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm

> > pelaksanaan redenominasi ini..

> >

> > Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program

> > redenominasi,dimana,misal Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak

> > berpengaruh toh, tinggal buang 3 angka 0 nya..

> > Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan

> > produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg

> > dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu

> > inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin

> > ga sanggup utk membeli...

> >

> > Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru

> > dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or

> > baca berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak

> > mereka akan terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2

> > kasian masyarakat kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'(

> >

> >

> > cmiiw..

> > Mohon pencerahan dr yg lain...

> >

> > Rdgs,

> > Tan

> >

> >

> >

> > Sent from my BlackBerry®

> >

> > -Original Message-

> > From: "Rachmad M" 

> > Sender: [email protected]

> > Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26

> > To: 

> > Reply-To: [email protected]

> > Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

> >

> > Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap

> > berlaku. Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.

> >

> > Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan

> > dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan 

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik herisetiono
Sepertinya sudah ada jawabannya Mas

http://bisniskeuang an.kompas. com/read/ 2010/08/03/ 07595556/ Menkeu.Bantah. 
Pecahan.Rupiah. Dipangkas

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-Original Message-
From: "tandewi" 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 3 Aug 2010 05:32:16 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Sebenere, yg sy pingin banget2 tau,

Apa ya alesan redenominasi ini?



Klo cuma utk memudahkan perhitungan atau penulisan...kok yak ngak mateng 
perencanaanya...toh slama ini, dlm financial report jg sdh ditulis keterangan 
"dlm ribuan" atau "dlm jutaan" kecuali utk hrg saham...



Apalagi sudah dihembusi gini melalui media massa...oalaaahhh...udh mau hari 
raya aja,hrg2 kebutuhan sdh melambung, apalagi dihembusi isu ini, bisa2 makin 
terbang bebas hrg2 kebutuhan...



Rakyat kecil spt saya cuma bisa bengong dan merenungi nasib...



Mungkin ada para pakar ekonomi di milis ini,yg berkenan membantu dan memberi 
pencerahan...





Rdgs

Tan









Sent from my BlackBerry®



-Original Message-

From: Eko Prasetiyo 

Sender: [email protected]

Date: Tue, 3 Aug 2010 11:23:55 

To: 

Reply-To: [email protected]

Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?



trs klo barang yg harganya 1800 ato 2300 apa akan "dibulatkan" jd 2 dan 3?

akar masalah nilai uang bukannya inflasi?

klo pun sekarang dilakukan redenominasi lalu inflasi terus digenjot

dlm bbrp puluh tahun akan sama seperti sekarang lagi kan?



On 8/3/10, tandewi  wrote:

> Imho..

>

> Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada

> kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm

> pelaksanaan redenominasi ini..

>

> Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program

> redenominasi,dimana,misal Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak

> berpengaruh toh, tinggal buang 3 angka 0 nya..

> Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan

> produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg

> dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu

> inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin

> ga sanggup utk membeli...

>

> Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru

> dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or

> baca berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak

> mereka akan terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2

> kasian masyarakat kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'(

>

>

> cmiiw..

> Mohon pencerahan dr yg lain...

>

> Rdgs,

> Tan

>

>

>

> Sent from my BlackBerry®

>

> -Original Message-

> From: "Rachmad M" 

> Sender: [email protected]

> Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26

> To: 

> Reply-To: [email protected]

> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

>

> Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap

> berlaku. Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.

>

> Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan

> dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru.

> Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk

> menerapkannya.

>

> Salam

>

> RM

>

> --- In [email protected], "Ismed Hasibuan"

>  wrote:

>>

>> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika

>> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil

>> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan

>> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya

>> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp

>> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi

>> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!

>>

>> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu

>> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan

>> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk

>> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan

>> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:

>> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya

>> jaminan stabilitas harga

>>

>> Kalau pemotongan sejumlah digit nomin

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik tandewi
Sebenere, yg sy pingin banget2 tau,
Apa ya alesan redenominasi ini?

Klo cuma utk memudahkan perhitungan atau penulisan...kok yak ngak mateng 
perencanaanya...toh slama ini, dlm financial report jg sdh ditulis keterangan 
"dlm ribuan" atau "dlm jutaan" kecuali utk hrg saham...

Apalagi sudah dihembusi gini melalui media massa...oalaaahhh...udh mau hari 
raya aja,hrg2 kebutuhan sdh melambung, apalagi dihembusi isu ini, bisa2 makin 
terbang bebas hrg2 kebutuhan...

Rakyat kecil spt saya cuma bisa bengong dan merenungi nasib...

Mungkin ada para pakar ekonomi di milis ini,yg berkenan membantu dan memberi 
pencerahan...


Rdgs
Tan




Sent from my BlackBerry®

-Original Message-
From: Eko Prasetiyo 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 3 Aug 2010 11:23:55 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

trs klo barang yg harganya 1800 ato 2300 apa akan "dibulatkan" jd 2 dan 3?
akar masalah nilai uang bukannya inflasi?
klo pun sekarang dilakukan redenominasi lalu inflasi terus digenjot
dlm bbrp puluh tahun akan sama seperti sekarang lagi kan?

On 8/3/10, tandewi  wrote:
> Imho..
>
> Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada
> kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm
> pelaksanaan redenominasi ini..
>
> Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program
> redenominasi,dimana,misal Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak
> berpengaruh toh, tinggal buang 3 angka 0 nya..
> Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan
> produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg
> dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu
> inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin
> ga sanggup utk membeli...
>
> Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru
> dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or
> baca berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak
> mereka akan terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2
> kasian masyarakat kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'(
>
>
> cmiiw..
> Mohon pencerahan dr yg lain...
>
> Rdgs,
> Tan
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
>
> -Original Message-
> From: "Rachmad M" 
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>
> Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap
> berlaku. Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.
>
> Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan
> dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru.
> Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk
> menerapkannya.
>
> Salam
>
> RM
>
> --- In [email protected], "Ismed Hasibuan"
>  wrote:
>>
>> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
>> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
>> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
>> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
>> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
>> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
>> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!
>>
>> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
>> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
>> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
>> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
>> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
>> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
>> jaminan stabilitas harga
>>
>> Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
>> redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
>> penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
>> pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
>> rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
>> secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
>> akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
>> berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik agungpurwoko
Gak dibulatkan, kan nanti akan ada sen.
Memang yang sulit adalah mengubah mindset dari nominal besar (ribuan, jutaan, 
milyaran) menjadi nominal kecil (satuan, puluhan, ratusan).
Ini benar-benar kerja besar, karena Indonesia adalah highly diversed country, 
khususnya wilayah, tingkat pendidikan, serta struktur ekonomi masing-masing 
daerah.

-Original Message-
From: Eko Prasetiyo 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 3 Aug 2010 11:23:55 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

trs klo barang yg harganya 1800 ato 2300 apa akan "dibulatkan" jd 2 dan 3?
akar masalah nilai uang bukannya inflasi?
klo pun sekarang dilakukan redenominasi lalu inflasi terus digenjot
dlm bbrp puluh tahun akan sama seperti sekarang lagi kan?

On 8/3/10, tandewi  wrote:
> Imho..
>
> Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada
> kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm
> pelaksanaan redenominasi ini..
>
> Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program
> redenominasi,dimana,misal Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak
> berpengaruh toh, tinggal buang 3 angka 0 nya..
> Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan
> produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg
> dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu
> inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin
> ga sanggup utk membeli...
>
> Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru
> dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or
> baca berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak
> mereka akan terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2
> kasian masyarakat kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'(
>
>
> cmiiw..
> Mohon pencerahan dr yg lain...
>
> Rdgs,
> Tan
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
>
> -Original Message-
> From: "Rachmad M" 
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>
> Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap
> berlaku. Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.
>
> Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan
> dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru.
> Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk
> menerapkannya.
>
> Salam
>
> RM
>
> --- In [email protected], "Ismed Hasibuan"
>  wrote:
>>
>> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
>> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
>> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
>> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
>> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
>> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
>> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!
>>
>> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
>> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
>> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
>> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
>> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
>> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
>> jaminan stabilitas harga
>>
>> Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
>> redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
>> penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
>> pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
>> rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
>> secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
>> akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
>> berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???
>>
>> Bagaimana dengan Zimbabwe yg juga melakukan redenominasi? Kayaknya
>> ekonomi mereka juga tidak membaik...???
>>
>> Mohon pencerahannya para pakar disini...
>>
>> Salam
>>
>>
>>
>>
>> -Original Message-
>> From: [email protected]

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Eko Prasetiyo
trs klo barang yg harganya 1800 ato 2300 apa akan "dibulatkan" jd 2 dan 3?
akar masalah nilai uang bukannya inflasi?
klo pun sekarang dilakukan redenominasi lalu inflasi terus digenjot
dlm bbrp puluh tahun akan sama seperti sekarang lagi kan?

On 8/3/10, tandewi  wrote:
> Imho..
>
> Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada
> kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm
> pelaksanaan redenominasi ini..
>
> Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program
> redenominasi,dimana,misal Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak
> berpengaruh toh, tinggal buang 3 angka 0 nya..
> Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan
> produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg
> dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu
> inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin
> ga sanggup utk membeli...
>
> Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru
> dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or
> baca berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak
> mereka akan terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2
> kasian masyarakat kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'(
>
>
> cmiiw..
> Mohon pencerahan dr yg lain...
>
> Rdgs,
> Tan
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
>
> -Original Message-
> From: "Rachmad M" 
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>
> Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap
> berlaku. Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.
>
> Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan
> dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru.
> Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk
> menerapkannya.
>
> Salam
>
> RM
>
> --- In [email protected], "Ismed Hasibuan"
>  wrote:
>>
>> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
>> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
>> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
>> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
>> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
>> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
>> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!
>>
>> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
>> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
>> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
>> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
>> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
>> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
>> jaminan stabilitas harga
>>
>> Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
>> redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
>> penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
>> pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
>> rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
>> secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
>> akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
>> berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???
>>
>> Bagaimana dengan Zimbabwe yg juga melakukan redenominasi? Kayaknya
>> ekonomi mereka juga tidak membaik...???
>>
>> Mohon pencerahannya para pakar disini...
>>
>> Salam
>>
>>
>>
>>
>> -Original Message-
>> From: [email protected]
>> [mailto:[email protected]] On Behalf Of anton ms
>> wardhana
>> Sent: Monday, August 02, 2010 7:35 PM
>> To: [email protected]
>> Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>>
>> artikel asli:
>> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.
>> Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
>>
>> *REDENOMINASI RUPIAH*
>> Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>> Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB
>>
>> *JAKARTA, KOMPAS.com -* Isu 

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik tandewi
Imho..

Harus jg diikuti dengan pengawasan ketat thdp pasar,krn klo tidak, ada 
kemungkinan pengusaha/pedagang yg berusaha "curi2 kesempatan" dlm pelaksanaan 
redenominasi ini..

Okelah dikatakan secara teorinya diberlakukan program redenominasi,dimana,misal 
Rp 1000 menjadi Rp 1, seharusnya hrg2 barang ndak berpengaruh toh, tinggal 
buang 3 angka 0 nya..
Tp takutnya dipasar hrg barang menjadi katakan Rp 2 atau 1.5...dgn alasan 
produksi mahal atau ketidaktahuan masyarakat umum apa itu redenominasi,yg 
dimanfaatkan segelintir pengusahaan nakal...jdnya apa ndak malah memicu 
inflasi? Keterpurukan ekonomi? Krn masyarakat yg sdh lemah daya beli,makin ga 
sanggup utk membeli...

Jd menurut sy, redenominasi ini alangkah baiknya, digodok mateng2 dulu, baru 
dihembuskan ke masyarakat,jgn spt skrg...sbagian masyarakat yg denger or baca 
berita itu, udh mulai panik, "duitnya mau dipotong" dan dlm benak mereka akan 
terjadi seperti tahun2 dulu yg perna terjadi devaluasi..lama2 kasian masyarakat 
kita,hidup dalam "ketakutan" terus :'( 


cmiiw..
Mohon pencerahan dr yg lain...

Rdgs,
Tan



Sent from my BlackBerry®

-Original Message-
From: "Rachmad M" 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 03 Aug 2010 01:49:26 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap berlaku. 
Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.

Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan 
dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru. 
Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk menerapkannya.

Salam

RM

--- In [email protected], "Ismed Hasibuan" 
 wrote:
>
> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!
> 
> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
> jaminan stabilitas harga
> 
> Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
> redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
> penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
> pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
> rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
> secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
> akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
> berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???
> 
> Bagaimana dengan Zimbabwe yg juga melakukan redenominasi? Kayaknya
> ekonomi mereka juga tidak membaik...???
> 
> Mohon pencerahannya para pakar disini...
> 
> Salam
> 
> 
> 
> 
> -Original Message-
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of anton ms
> wardhana
> Sent: Monday, August 02, 2010 7:35 PM
> To: [email protected]
> Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> 
> artikel asli:
> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.
> Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
> 
> *REDENOMINASI RUPIAH*
> Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB
> 
> *JAKARTA, KOMPAS.com -* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya
> sudah
> banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
> terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah
> isu
> pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
> tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.
> 
> Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
> pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
> redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan
> mata
> uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.
> 
> Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, sa

RE: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Armansyah Burhan
mungkin sebaiknya pemerintah saat ini adalah memikirkan bagaimana
penguatan nilai rupiah terlebih dulu, agar harga barang kembali turun
atau minimal stabil, biaya produksi bisa di kurangi dan sebagainya.
baru setelah itu pemerintah memikirkan bagaimana pemotongan nilai
pecahan rupiah

 

memang sekarang ini pecahan rupiah sudah terlalu banyak, bahkan kalo
kita pikir2 mungkin sekarang kita sudah malas untuk menyimpan pecahan Rp
100 di dalam kantong kita karena kita semua pikir toh tidak ada arti
nya kita simpan Rp 100 kalau pecahan itu sendiri tidak punya daya beli.
Nah harus nya ini jadi tugas utama pemerintah, membuat uang pecahan Rp
100 menjadi punya daya beli kembali.

 

hehehe ini sekedar suara dari saya yang tidak begitu paham mengenai
perekonomian Indonesia lho.

 

mohon pencerahan dari yang lebih pakar mengenai hal ini.

 

 

Best Regards,

 

Arman



From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of reja dado
Sent: Monday, August 02, 2010 10:54 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

 

  

aduh sadis bgt sih, kg ada arang angin ato apa ngomongin potong uang..
jujur aja baru denger tadi dikantor klo BI ada wacana itu pemotongan
uang 
tersebut, disangkain becanda.. eh ternyata beneran setelah membaca milis

tercinta ini (maklum skr yg lagi kurang konsen ama isu2 ekonomi
indonesia).

kg kebayang yg terjadi akan potong uang tersebut, kita kembali kepada
masa tahun 
65an yg kondisi ekonomi, keamanan politik dll lg tdk menentu. dgn
inflasi, klo 
tdk salah setelah kejadian itu menjadi 600%. banyak kegiatan usaha,
terutama 
para pengusaha jatuh bangkrut. karena uang rupiah yg dipegangnya,
menjadi hampir 
tidak ada artinya..

ini terjadi baru2 ini pada korut di tahun desember 2009 
http://us.dunia.vivanews.com/news/read/97-korut_potong_mata_uang 

ekonomi kita berbeda sgt jauh dibanding dgn korut, apalagi
pemerintahannya.. 
sadis bgt korut, klo browsing2 di youtube klo korut negara yg ketat. tdk
ada 
internet, telp, informasi dll. segala otoritas di pegang kendali oleh 
mr.presiden. warga negaranya, tdk pernah tau bahwa manusia sudah pernah
kebulan 
dan tidak tau band yg bernama the beatles ataupun m.jackson. kebayang
tdk 
perbedaannya dgn indonesia..?

aduh.. jgn ngawur deh.. 

maaf ini pendapat dari seorang anak negri kemaren sore, yg bodoh. big
IMHO (in 
my humble opinions).

cheers,
reja anak kemaren sore

fyi:
silakan browsing di youtube, dgn search "north korea".


From: Yadi Setiadi mailto:y.setiadi%40gmail.com> >
To: [email protected]
<mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> 
Sent: Mon, August 2, 2010 8:07:57 PM
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Mungkin ada yang tahu: "apa sih latar belakang yang sebenarnya dari
pemerentah 
lempar2 isu redenominasi ini? Meminjam istilah Rizal Ramli: "tidak
ada hujan 
tdk ada angin, tiba2 ada wacana denominasi/sanering???" 

Apa ada pihak2 yang mau "kejar setoran"-kah?? 

Mohon pencerahan rekan2 semua, karena saya membayangkan yang terjadi
adalah 
sanering, bukan redenominasi. Apalagi kalo mengingat perilaku masyarakat
kita yg 
mudah terbawa "rumor",,,

Salam
YS

-Original Message-
From: "tandewi" mailto:wie_tan%40yahoo.com> >
Sender: [email protected]
<mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> 
Date: Mon, 2 Aug 2010 12:44:04 
To: mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> >
Reply-To: [email protected]
<mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> 
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak
bisa2 
tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(

Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian
masyarakat 
soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong "disulut
dikit" aja 
sm brita miring, panik bersama deh.

Rdgs
Tan

Sent from my BlackBerry(r)

-Original Message-
From: anton ms wardhana mailto:ari.ams03%40gmail.com> >
Sender: [email protected]
<mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> 
Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22 
To: mailto:ahlikeuangan-indonesia%40yahoogroups.com> >
Reply-To: [email protected]
<mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> 
Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

artikel asli:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.
Rupiah.Bakal.Dipangkas-8


*REDENOMINASI RUPIAH*
Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com -* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya
sudah
banyak beredar, terutama

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Rachmad M
Manfaat lain tentu saja dalam era globalisasi kita perlu alat-alat penghitung 
otomatis yang tidak perlu banyak modifikasi. Misal Pompa Bensin, Ticketing MRT, 
Mesin Minum otomatis etc.

Tanpa redenominasi, jika harga pertamax diatas 9.999 rupiah seluruh pompa 
bensin perlu dimodifikasi karena digit harga satuannya gak cukup :-)

Salam

RM

--- In [email protected], Dody Dharma Hutabarat 
 wrote:
>
> Mas Agung,
> 
> 
> Kalau redenominasi berhasil, selain utk akunting & sistem pembayaran, dalam
> jangka panjang dampaknya juga akan bagus.
> Rupiah jadi lebih pede.
> Kalau kini satu dollar = Rp. 9.000,-, nantinya satu dollar = Rp.9,-
> 
> Dalam jangka pendek harus hati2.
> Agar diantisipasi kemungkinan pedagang melakukan round up harga.
> Jika harga saat ini Rp.9.000, mestinya dalam nominal baru menjadi Rp. 9,-
> Namun karena praktik round up harganya menjadi Rp. 10,-
> Akibatnya timbul inflasi 11% tanpa faktor lain selain round up itu sendiri.
> Dan round up di hulu akan terus terbawa sampai ke hilir.
> Repotnya, pengeluaran round up, sementara penghasilan tetap.
> 
> Sebagai antisipasi, usulan pak Rachmad utk menggunakan uang lama & uang baru
> bagus.
> Selain itu, toko/pedagang/merchant juga bisa mencantumkan dua harga.
> 
> Btw, kalau isu ini isu lama, mungkin bisa di-share kajian BI tentang
> redenominasi ini.
> Selain topik ini sudah jadi pembicaraan publik, juga untuk memberikan
> informasi yg sejelas2nya kepada masyarakat.
> Mungkin informasi yg sampai di masyarakat saat ini baru sebagian kecil dari
> yg diketahui BI.
> 
> Salam,
> Dody
> 
> 
> 
> 
> 
> 2010/8/3 
> 
> >
> >
> > Isu ini sebenarnya bukan isu baru di lingkungan intern BI. Kalo gak salah
> > sudah muncul sejak jaman Burhanuddin Abdullah.
> > Redenominasi berbeda dengan sanering. Kalo sanering, nilai uang turun,
> > namun kalau redenominasi nilainya tetap, cuman jumlah angka 0 nya yang
> > berkurang.
> > Tujuan policy ini lebih ke arah fungsi akunting dan sistem pembayaran.
> > Simplenya...untuk penyederhanaan. Bayangkan biaya sistem informasi yang
> > dihemat. Memang ada implikasinya. Justru itu yang akan dipersiapkan dan
> > disosialisasikan dengan hati-hati.
> >
> > Salam
> > Agung
> >  __._,_.__
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Dody Dharma Hutabarat
Mas Agung,


Kalau redenominasi berhasil, selain utk akunting & sistem pembayaran, dalam
jangka panjang dampaknya juga akan bagus.
Rupiah jadi lebih pede.
Kalau kini satu dollar = Rp. 9.000,-, nantinya satu dollar = Rp.9,-

Dalam jangka pendek harus hati2.
Agar diantisipasi kemungkinan pedagang melakukan round up harga.
Jika harga saat ini Rp.9.000, mestinya dalam nominal baru menjadi Rp. 9,-
Namun karena praktik round up harganya menjadi Rp. 10,-
Akibatnya timbul inflasi 11% tanpa faktor lain selain round up itu sendiri.
Dan round up di hulu akan terus terbawa sampai ke hilir.
Repotnya, pengeluaran round up, sementara penghasilan tetap.

Sebagai antisipasi, usulan pak Rachmad utk menggunakan uang lama & uang baru
bagus.
Selain itu, toko/pedagang/merchant juga bisa mencantumkan dua harga.

Btw, kalau isu ini isu lama, mungkin bisa di-share kajian BI tentang
redenominasi ini.
Selain topik ini sudah jadi pembicaraan publik, juga untuk memberikan
informasi yg sejelas2nya kepada masyarakat.
Mungkin informasi yg sampai di masyarakat saat ini baru sebagian kecil dari
yg diketahui BI.

Salam,
Dody





2010/8/3 

>
>
> Isu ini sebenarnya bukan isu baru di lingkungan intern BI. Kalo gak salah
> sudah muncul sejak jaman Burhanuddin Abdullah.
> Redenominasi berbeda dengan sanering. Kalo sanering, nilai uang turun,
> namun kalau redenominasi nilainya tetap, cuman jumlah angka 0 nya yang
> berkurang.
> Tujuan policy ini lebih ke arah fungsi akunting dan sistem pembayaran.
> Simplenya...untuk penyederhanaan. Bayangkan biaya sistem informasi yang
> dihemat. Memang ada implikasinya. Justru itu yang akan dipersiapkan dan
> disosialisasikan dengan hati-hati.
>
> Salam
> Agung
>  __._,_.__
>


[Non-text portions of this message have been removed]



Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Rachmad M
Saya pikir perlu tenggang waktu dimana uang lama dan uang baru tetap berlaku. 
Masyarakat diberi pilihan menerima uang lama atau uang baru.

Masalah baru timbul jika ternyata masih beredar uang dibawah 10 rupiahan 
dimasyarakat karena 10 rupiah uang lama akan sama dengan 1 sen uang baru. 
Selama itu memang sudah gak berlaku, maka tidak ada masalah untuk menerapkannya.

Salam

RM

--- In [email protected], "Ismed Hasibuan" 
 wrote:
>
> OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
> redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
> tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
> nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
> nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
> 10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
> seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!
> 
> Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
> sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
> program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
> serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
> efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
> kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
> jaminan stabilitas harga
> 
> Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
> redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
> penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
> pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
> rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
> secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
> akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
> berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???
> 
> Bagaimana dengan Zimbabwe yg juga melakukan redenominasi? Kayaknya
> ekonomi mereka juga tidak membaik...???
> 
> Mohon pencerahannya para pakar disini...
> 
> Salam
> 
> 
> 
> 
> -Original Message-
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of anton ms
> wardhana
> Sent: Monday, August 02, 2010 7:35 PM
> To: [email protected]
> Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> 
> artikel asli:
> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.
> Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
> 
> *REDENOMINASI RUPIAH*
> Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB
> 
> *JAKARTA, KOMPAS.com -* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya
> sudah
> banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
> terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah
> isu
> pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
> tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.
> 
> Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
> pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
> redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan
> mata
> uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.
> 
> Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, saat ini BI tengah
> menggodok wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang
> menyiapkan sejumlah hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin,
> Sabtu (31/7/2010).
> 
> Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan
> dibahas
> terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan
> Perwakilan
> Rakyat baru nanti kita sosialisasikan," jelasnya.
> 
> Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang.
> Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Misalnya pecahan Rp
> 100.000
> dipangkas 3 angka nolnya akan menjadi Rp 100.
> 
> Tapi Darmin mengatakan belum bisa memutuskan berapa jumlah angka nol
> yang
> akan dipotong. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang
> akan
> dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun, hasil pembahasan akan
> diusahakan
> disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji mantan Dirjen pajak ini.
> 
> Sebenarnya, proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan
> waktu sekitar empat hingga lima tahun.
> 
> Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan
> yang harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai
> tukar.Tiga persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabil, inflasi
> yang
> terjaga rendah, dan adanya jaminan stabilitas harga.
> 
> Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan
> penarikan uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang
> paling
> sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh
> masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya.
> *(Herlina
> K

RE: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Ismed Hasibuan
OK..Redenominasi itu berbeda dengan yang disebut dengan Sanering. Jika
redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil
tanpa mengubah nilai tukarnya. Sedangkan sanering adalah pemotongan
nilai mata uang suatu menjadi lebih kecil tanpa jaminan tidak berubahnya
nilai tukarnya.. Dalam redenominasi, uang Rp 10.000 dipotong menjadi Rp
10, dengan harga barang yang semula Rp 10.000 juga berubah menjadi
seharga Rp 10. cita2nya sih begitu..!!!

Konon kabarnya program sanering itu dilakukan karena ekonomi negara itu
sangat buruk yang mendekati ambruk karena hiper inflasi. Sedangkan
program redenominasi itu dilakukan bukan karena ekonomi negara itu buruk
serta bukan karena hiper inflasi. Namun semata-mata hanya karena tujuan
efisien penulisan dan pembukuan sajadg Tiga persyaratan yaitu:
kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya
jaminan stabilitas harga

Kalau pemotongan sejumlah digit nominal mata uang pada program
redenominasi itu ternyata berpotensi meleset, dalam arti ada TIDAK ADA
penyesuaian harga berdasarkan nominal baru itu??? karena para
pedagang agak takut2 menurun kan harga barang karena (merasa) takut akan
rugi? Juga apakah nanti pedagang di pelosok daerah bisa well informed
secepatnya, kalo gak, kasihan rakyat yg penghasilannya kecil? Siapa yg
akan memantau stabilitas harga? Sedangkan sekarang aja Pemerintah gak
berkutik dg para spekulan/penumbun barang dll..???

Bagaimana dengan Zimbabwe yg juga melakukan redenominasi? Kayaknya
ekonomi mereka juga tidak membaik...???

Mohon pencerahannya para pakar disini...

Salam




-Original Message-
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of anton ms
wardhana
Sent: Monday, August 02, 2010 7:35 PM
To: [email protected]
Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

artikel asli:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.
Rupiah.Bakal.Dipangkas-8

*REDENOMINASI RUPIAH*
Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com -* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya
sudah
banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah
isu
pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.

Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan
mata
uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, saat ini BI tengah
menggodok wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang
menyiapkan sejumlah hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin,
Sabtu (31/7/2010).

Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan
dibahas
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan
Perwakilan
Rakyat baru nanti kita sosialisasikan," jelasnya.

Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang.
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Misalnya pecahan Rp
100.000
dipangkas 3 angka nolnya akan menjadi Rp 100.

Tapi Darmin mengatakan belum bisa memutuskan berapa jumlah angka nol
yang
akan dipotong. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang
akan
dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun, hasil pembahasan akan
diusahakan
disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji mantan Dirjen pajak ini.

Sebenarnya, proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan
waktu sekitar empat hingga lima tahun.

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan
yang harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai
tukar.Tiga persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabil, inflasi
yang
terjaga rendah, dan adanya jaminan stabilitas harga.

Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan
penarikan uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang
paling
sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh
masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya.
*(Herlina
Kartika, Sofyan Nur Hidayat/Kontan)*
-- 
-
save a tree, don't print this email unless you really need to


[Non-text portions of this message have been removed]





=
Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking"
=
Alamat penting terkait millis AKI
Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com 
Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045
Arsip Milis AKI online:
http://www.mail-archive.com/[email protected]
=
Perhatian : 
Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: 
- Dalam hal me-reply posting,

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik agungpurwoko
Isu ini sebenarnya bukan isu baru di lingkungan intern BI. Kalo gak salah sudah 
muncul sejak jaman Burhanuddin Abdullah. 
Redenominasi berbeda dengan sanering. Kalo sanering, nilai uang turun, namun 
kalau redenominasi nilainya tetap, cuman jumlah angka 0 nya yang berkurang. 
Tujuan policy ini lebih ke arah fungsi akunting dan sistem pembayaran. 
Simplenya...untuk penyederhanaan. Bayangkan biaya sistem informasi yang 
dihemat. Memang ada implikasinya. Justru itu yang akan dipersiapkan dan 
disosialisasikan dengan hati-hati.

Salam
Agung


Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Rachmad M

Kalau menurut saya tampilnya Rizal Ramli di Metro TV dengan tulisan-tulisan 
disekitarnya seperti "Awas Uang Anda Dipotong" jelas merupakan politisasi 
terhadap kebijakan Redenominasi.

Saya pikir Redenominasi gak akan menimbulkan banyak masalah selama dilakukan 
dalam kurun waktu yang agak panjang. Biarkan uang lama dan uang baru berlaku 
bersamaan sehingga masyarakat gak kaget. Mulai lagi mengenali uang sen. dimana 
10 sen uang baru = 100 rupiah uang lama.

banyak untungnya menerapkan redenominalisasi antara lain mesing-mesing 
penghitung otomatis seperti Pompa Bensin, Kasir, atau mesin-mesin lainnya gak 
perlu terlalu banyak modifikasi.

Salam

RM





--- In [email protected], anton ms wardhana 
 wrote:
>
> kalo menurut saya kok kesannya berita tadi muncul kecolongan, ya mas..
> entah kecolongan betul, kelepasan omong,  atau malah takut sendiri akan
> kemungkinan dampak beritanya.. yang jelas sekarang sudah ada bantahan di
> kontan (artikel kompas tadi kan ambil berita dari kontan)
> 
> judulnya:
> 
> Redenominasi Belum Akan Diterapkan Dalam Waktu
> Dekat<http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43121/Redenominasi-Belum-Akan-Diterapkan-Dalam-Waktu-Dekat>
> http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43121/Redenominasi-Belum-Akan-Diterapkan-Dalam-Waktu-Dekat
> 
> 
> dan ini
> 
> Menkeu Bantah Redenominasi
> Rupiah<http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43178/Menkeu-Bantah-Redenominasi-Rupiah>
> http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43178/Menkeu-Bantah-Redenominasi-Rupiah
> 
> 
> padahal dari sore tadi, berita soal redenominasi ini tayang di detik dan
> kompas cukup lama.
> bahkan kompas masih pasang judul yang tadi, belum ada bantahan yang dua di
> kontan ini.
> 
> saya sendiri terus terang masih belum mengerti apa bedanya sanering dan
> redenominasi. mengapa yang satu bahaya yang satu (katanya) ngga bahaya.
> buat orang kecil kayak saya, sama-sama nolnya menggelinding :(
> 
> *BR, ari.ams*
> 
> 
> 
> Pada 2 Agustus 2010 20.07, Yadi Setiadi  menulis:
> 
> >
> > Mungkin ada yang tahu: "apa sih latar belakang yang sebenarnya dari
> > pemerentah lempar2 isu redenominasi ini? Meminjam istilah Rizal Ramli:
> > "tidak ada hujan tdk ada angin, tiba2 ada wacana denominasi/sanering???"
> >
> > Apa ada pihak2 yang mau "kejar setoran"-kah??
> >
> > Mohon pencerahan rekan2 semua, karena saya membayangkan yang terjadi adalah
> > sanering, bukan redenominasi. Apalagi kalo mengingat perilaku masyarakat
> > kita yg mudah terbawa "rumor",,,
> >
> > Salam
> > YS
> >
> >
> >
> >
> > -Original Message-
> > From: "tandewi" 
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 2 Aug 2010 12:44:04
> > To: 
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> >
> > Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak
> > bisa2 tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(
> >
> > Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian
> > masyarakat soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong
> > "disulut dikit" aja sm brita miring, panik bersama deh.
> >
> >
> > Rdgs
> > Tan
> >
> >
> > Sent from my BlackBerry®
> >
> > -Original Message-
> > From: anton ms wardhana 
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22
> > To: 
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> >
> > artikel asli:
> >
> > http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
> >
> > *REDENOMINASI RUPIAH*
> > Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> > Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB
> >
> 
> -- 
> -
> save a tree, don't print this email unless you really need to
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik reja dado
aduh sadis bgt sih, kg ada arang angin ato apa ngomongin potong uang..
jujur aja baru denger tadi dikantor klo BI ada wacana itu pemotongan uang 
tersebut, disangkain becanda.. eh ternyata beneran setelah membaca milis 
tercinta ini (maklum skr yg lagi kurang konsen ama isu2 ekonomi indonesia).

kg kebayang yg terjadi akan potong uang tersebut, kita kembali kepada masa 
tahun 
65an yg kondisi ekonomi, keamanan politik dll lg tdk menentu. dgn inflasi, klo 
tdk salah setelah kejadian itu menjadi 600%. banyak kegiatan usaha, terutama 
para pengusaha jatuh bangkrut. karena uang rupiah yg dipegangnya, menjadi 
hampir 
tidak ada artinya..

ini terjadi baru2 ini pada korut di tahun desember 2009 
http://us.dunia.vivanews.com/news/read/97-korut_potong_mata_uang 


ekonomi kita berbeda sgt jauh dibanding dgn korut, apalagi pemerintahannya.. 
sadis bgt korut, klo browsing2 di youtube klo korut negara yg ketat. tdk ada 
internet, telp, informasi dll. segala otoritas di pegang kendali oleh 
mr.presiden. warga negaranya, tdk pernah tau bahwa manusia sudah pernah kebulan 
dan tidak tau band yg bernama the beatles ataupun m.jackson. kebayang tdk 
perbedaannya dgn indonesia..?

aduh.. jgn ngawur deh.. 

maaf ini pendapat dari seorang anak negri kemaren sore, yg bodoh. big IMHO (in 
my humble opinions).


cheers,
reja anak kemaren sore



fyi:
silakan browsing di youtube, dgn search "north korea".



From: Yadi Setiadi 
To: [email protected]
Sent: Mon, August 2, 2010 8:07:57 PM
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?


Mungkin ada yang tahu: "apa sih latar belakang yang sebenarnya dari pemerentah 
lempar2 isu redenominasi ini? Meminjam istilah Rizal Ramli: "tidak ada 
hujan 
tdk ada angin, tiba2 ada wacana denominasi/sanering???" 


Apa ada pihak2 yang mau "kejar setoran"-kah??  

Mohon pencerahan rekan2 semua, karena saya membayangkan yang terjadi adalah 
sanering, bukan redenominasi. Apalagi kalo mengingat perilaku masyarakat kita 
yg 
mudah terbawa "rumor",,,

Salam
YS




-Original Message-
From: "tandewi" 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 12:44:04 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak bisa2 
tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(

Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian masyarakat 
soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong "disulut dikit" 
aja 
sm brita miring, panik bersama deh.


Rdgs
Tan


Sent from my BlackBerry®

-Original Message-
From: anton ms wardhana 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

artikel asli:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
 

*REDENOMINASI RUPIAH*
Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com —* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya sudah
banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah isu
pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.

Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan mata
uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, saat ini BI tengah
menggodok wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang
menyiapkan sejumlah hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin,
Sabtu (31/7/2010).

Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan
Rakyat baru nanti kita sosialisasikan," jelasnya.

Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang.
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Misalnya pecahan Rp 100.000
dipangkas 3 angka nolnya akan menjadi Rp 100.

Tapi Darmin mengatakan belum bisa memutuskan berapa jumlah angka nol yang
akan dipotong. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang akan
dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun, hasil pembahasan akan diusahakan
disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji mantan Dirjen pajak ini.

Sebenarnya, proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan
waktu sekitar empat hingga lima tahun.

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan
yang harus dipenuhi jika ing

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik anton ms wardhana
kalo menurut saya kok kesannya berita tadi muncul kecolongan, ya mas..
entah kecolongan betul, kelepasan omong,  atau malah takut sendiri akan
kemungkinan dampak beritanya.. yang jelas sekarang sudah ada bantahan di
kontan (artikel kompas tadi kan ambil berita dari kontan)

judulnya:

Redenominasi Belum Akan Diterapkan Dalam Waktu
Dekat<http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43121/Redenominasi-Belum-Akan-Diterapkan-Dalam-Waktu-Dekat>
http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43121/Redenominasi-Belum-Akan-Diterapkan-Dalam-Waktu-Dekat


dan ini

Menkeu Bantah Redenominasi
Rupiah<http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43178/Menkeu-Bantah-Redenominasi-Rupiah>
http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/43178/Menkeu-Bantah-Redenominasi-Rupiah


padahal dari sore tadi, berita soal redenominasi ini tayang di detik dan
kompas cukup lama.
bahkan kompas masih pasang judul yang tadi, belum ada bantahan yang dua di
kontan ini.

saya sendiri terus terang masih belum mengerti apa bedanya sanering dan
redenominasi. mengapa yang satu bahaya yang satu (katanya) ngga bahaya.
buat orang kecil kayak saya, sama-sama nolnya menggelinding :(

*BR, ari.ams*



Pada 2 Agustus 2010 20.07, Yadi Setiadi  menulis:

>
> Mungkin ada yang tahu: "apa sih latar belakang yang sebenarnya dari
> pemerentah lempar2 isu redenominasi ini? Meminjam istilah Rizal Ramli:
> "tidak ada hujan tdk ada angin, tiba2 ada wacana denominasi/sanering???"
>
> Apa ada pihak2 yang mau "kejar setoran"-kah??
>
> Mohon pencerahan rekan2 semua, karena saya membayangkan yang terjadi adalah
> sanering, bukan redenominasi. Apalagi kalo mengingat perilaku masyarakat
> kita yg mudah terbawa "rumor",,,
>
> Salam
> YS
>
>
>
>
> -Original Message-
> From: "tandewi" 
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 2 Aug 2010 12:44:04
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>
> Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak
> bisa2 tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(
>
> Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian
> masyarakat soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong
> "disulut dikit" aja sm brita miring, panik bersama deh.
>
>
> Rdgs
> Tan
>
>
> Sent from my BlackBerry®
>
> -Original Message-
> From: anton ms wardhana 
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
>
> artikel asli:
>
> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.Rupiah.Bakal.Dipangkas-8
>
> *REDENOMINASI RUPIAH*
> Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
> Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB
>

-- 
-
save a tree, don't print this email unless you really need to


[Non-text portions of this message have been removed]



Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik Yadi Setiadi

Mungkin ada yang tahu: "apa sih latar belakang yang sebenarnya dari pemerentah 
lempar2 isu redenominasi ini? Meminjam istilah Rizal Ramli: "tidak ada 
hujan tdk ada angin, tiba2 ada wacana denominasi/sanering???" 

Apa ada pihak2 yang mau "kejar setoran"-kah??  

Mohon pencerahan rekan2 semua, karena saya membayangkan yang terjadi adalah 
sanering, bukan redenominasi. Apalagi kalo mengingat perilaku masyarakat kita 
yg mudah terbawa "rumor",,,

Salam
YS




-Original Message-
From: "tandewi" 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 12:44:04 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak bisa2 
tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(

Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian masyarakat 
soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong "disulut dikit" 
aja sm brita miring, panik bersama deh.


Rdgs
Tan


Sent from my BlackBerry®

-Original Message-
From: anton ms wardhana 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

artikel asli:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.Rupiah.Bakal.Dipangkas-8

*REDENOMINASI RUPIAH*
Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com —* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya sudah
banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah isu
pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.

Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan mata
uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, saat ini BI tengah
menggodok wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang
menyiapkan sejumlah hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin,
Sabtu (31/7/2010).

Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan
Rakyat baru nanti kita sosialisasikan," jelasnya.

Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang.
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Misalnya pecahan Rp 100.000
dipangkas 3 angka nolnya akan menjadi Rp 100.

Tapi Darmin mengatakan belum bisa memutuskan berapa jumlah angka nol yang
akan dipotong. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang akan
dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun, hasil pembahasan akan diusahakan
disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji mantan Dirjen pajak ini.

Sebenarnya, proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan
waktu sekitar empat hingga lima tahun.

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan
yang harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai
tukar.Tiga persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang
terjaga rendah, dan adanya jaminan stabilitas harga.

Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan
penarikan uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang paling
sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh
masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya. *(Herlina
Kartika, Sofyan Nur Hidayat/Kontan)*
-- 
-
save a tree, don't print this email unless you really need to


[Non-text portions of this message have been removed]





=
Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking"
=
Alamat penting terkait millis AKI
Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com 
Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045
Arsip Milis AKI online: 
http://www.mail-archive.com/[email protected]
=
Perhatian : 
Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: 
- Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya
- Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota 
yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas
- Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke 
[email protected]! Groups Links







=
Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking"
=
Alamat pentin

Re: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

2010-08-02 Terurut Topik tandewi
Perlu sosialisasi dan pengawasan yg bener dan menyeluruh nih, klo ngak bisa2 
tujuan awal redenominasi tp praktek pasar sanering :(

Akibatnya inflasi makin tinggi,pasar kacau krn ketidak mengertian masyarakat 
soal redenominasi ini, masyarakatkan tau itu rupiah dipotong "disulut dikit" 
aja sm brita miring, panik bersama deh.


Rdgs
Tan


Sent from my BlackBerry®

-Original Message-
From: anton ms wardhana 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 19:35:22 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: [Keuangan] Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?

artikel asli:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/08/02/09320316/Nilai.Pecahan.Rupiah.Bakal.Dipangkas-8

*REDENOMINASI RUPIAH*
Nilai Pecahan Rupiah Bakal Dipangkas?
Senin, 2 Agustus 2010 | 09:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com —* Isu pemotongan nilai pecahan rupiah sebenarnya sudah
banyak beredar, terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat
terhadap dollar Amerika Serikat. Beberapa kali juga pemerintah membantah isu
pemotongan rupiah yang sempat membuat trauma banyak orang Indonesia pada
tahun 1950 dengan menggunting uang menjadi setengahnya.

Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan
pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam
redenominasi nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai pecahan mata
uang untuk menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan, saat ini BI tengah
menggodok wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang
menyiapkan sejumlah hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin,
Sabtu (31/7/2010).

Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan
Rakyat baru nanti kita sosialisasikan," jelasnya.

Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang.
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Misalnya pecahan Rp 100.000
dipangkas 3 angka nolnya akan menjadi Rp 100.

Tapi Darmin mengatakan belum bisa memutuskan berapa jumlah angka nol yang
akan dipotong. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang akan
dikurangi, apakah tiga atau empat. Namun, hasil pembahasan akan diusahakan
disampaikan ke pemerintah tahun ini," janji mantan Dirjen pajak ini.

Sebenarnya, proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan
waktu sekitar empat hingga lima tahun.

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan
yang harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai
tukar.Tiga persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang
terjaga rendah, dan adanya jaminan stabilitas harga.

Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan
penarikan uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang paling
sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh
masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya. *(Herlina
Kartika, Sofyan Nur Hidayat/Kontan)*
-- 
-
save a tree, don't print this email unless you really need to


[Non-text portions of this message have been removed]





=
Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking"
=
Alamat penting terkait millis AKI
Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com 
Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045
Arsip Milis AKI online: 
http://www.mail-archive.com/[email protected]
=
Perhatian : 
Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: 
- Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya
- Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota 
yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas
- Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke 
[email protected]! Groups Links







=
Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking"
=
Alamat penting terkait millis AKI
Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com 
Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045
Arsip Milis AKI online: 
http://www.mail-archive.com/[email protected]
=
Perhatian : 
Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: 
- Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya
- Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota 
yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas
- Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change setting