Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
nimbrung juga.., satu lagi mungkin ketinggalan... COOPEEET nya, mau hemat bayar 2000 -3000 IDR... salah salah bisa jadi 250 -1,2 jt IDR ato lebih.. Salam.. --- On Mon, 6/21/10, Judyanto wrote: From: Judyanto Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura To: "AhliKeuangan-Indonesia" Date: Monday, June 21, 2010, 11:30 PM Nimbrung, 5 why. Kenapa jalan macet? Karena banyak kendaraan, kenapa banyak kendaraan? Karena banyak orang yang butuh kendaraan dalam arti transportasi dari titik a ke b dari rumah ke tempat kerja Kenapa banyak orang butuh kendaraan? Karena tempat kerja jauh dari rumah, dan dalam perjalanannya melintasi banyak jalan dan daerah, Apa efeknya? menambah simpul macet di mana2 sepanjang routenya.subsidi bbm terbuang jadi polusi, high cost economy karena inefisiensi. Jadi menurut jalan pikiran saya yang sederhana mohon maaf kalau boleh saya ikutan merenung Tata kota yang tidak friendly terhadap warganya, dimana warga tinggal jauuh dari tempat kerjanya. Selama ini tidak dibenahi, maka beban akan jatuh ke jalan, boros bbm, boros spare part, subsidi bbm dan infra struktur makin tidak memadai. Jumlah tower/building yang menjadi pusat bisnis tidak diimbangi jumlah tempat tinggal yg memadai. Harga rumah/ apartemen yg terlalu mahal ( apa jadinya kalau asing boleh beli ya?) Sehingga masalah transportasi makin kronis... Ada artikel jadoel banget yg saya suka: Seoul yg jumlah penduduknya besar tapi tidak seberapa macet. Karena ada ratio jumlah apartemen yg harus dipenuhi untuk setiap business distrik sehingga sangat umum masyarakat jalan kaki ke tempat kerja atau 1-2 point terminal transportasi masal bisa mencapai area yg diinginkan. Tidak high cost economy, ketergantungan bbm tidak parah, tidak polusi, produktifitas meningkat, biaya kesehatan rendah, kalau malam tidak jadi kota kosong ...dlsbgnya. Jadi perlu rancangan tata ruang kota yg friendly terhadap warga Kembali ke banjir, saya bingung dengan ibu kota kita, air tanah disedot sehingga tanah mengalami penurunan. Tapi, sungai/situ dll tidak cukup bisa melakukan penyerapan/ pengaliran Gimana sih caranya agar air yg ada misal di sungai sebelum terbuang ke laut bisa diserap jadi air tanah terlebih dahulu?tapi di lain sisi, kalau hujan, tidak banjir? Kalau bisa terlaksana, akan banyak sekali manfaatnya yaitu mempertahankan struktur tanah dari penurunan dan tidak banjir. Btw, ini juga tanda dari global warming- dibeberapa daerah di nusantara sekarang mengalami banjir yg tidak pernah terjadi sebelumnya Semoga banjir ibukota tidak disaingi dan diclaim patennya oleh negara lain. Salam successberry [Non-text portions of this message have been removed]
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Nimbrung, 5 why. Kenapa jalan macet? Karena banyak kendaraan, kenapa banyak kendaraan? Karena banyak orang yang butuh kendaraan dalam arti transportasi dari titik a ke b dari rumah ke tempat kerja Kenapa banyak orang butuh kendaraan? Karena tempat kerja jauh dari rumah, dan dalam perjalanannya melintasi banyak jalan dan daerah, Apa efeknya? menambah simpul macet di mana2 sepanjang routenya.subsidi bbm terbuang jadi polusi, high cost economy karena inefisiensi. Jadi menurut jalan pikiran saya yang sederhana mohon maaf kalau boleh saya ikutan merenung Tata kota yang tidak friendly terhadap warganya, dimana warga tinggal jauuh dari tempat kerjanya. Selama ini tidak dibenahi, maka beban akan jatuh ke jalan, boros bbm, boros spare part, subsidi bbm dan infra struktur makin tidak memadai. Jumlah tower/building yang menjadi pusat bisnis tidak diimbangi jumlah tempat tinggal yg memadai. Harga rumah/ apartemen yg terlalu mahal ( apa jadinya kalau asing boleh beli ya?) Sehingga masalah transportasi makin kronis... Ada artikel jadoel banget yg saya suka: Seoul yg jumlah penduduknya besar tapi tidak seberapa macet. Karena ada ratio jumlah apartemen yg harus dipenuhi untuk setiap business distrik sehingga sangat umum masyarakat jalan kaki ke tempat kerja atau 1-2 point terminal transportasi masal bisa mencapai area yg diinginkan. Tidak high cost economy, ketergantungan bbm tidak parah, tidak polusi, produktifitas meningkat, biaya kesehatan rendah, kalau malam tidak jadi kota kosong ...dlsbgnya. Jadi perlu rancangan tata ruang kota yg friendly terhadap warga Kembali ke banjir, saya bingung dengan ibu kota kita, air tanah disedot sehingga tanah mengalami penurunan. Tapi, sungai/situ dll tidak cukup bisa melakukan penyerapan/ pengaliran Gimana sih caranya agar air yg ada misal di sungai sebelum terbuang ke laut bisa diserap jadi air tanah terlebih dahulu?tapi di lain sisi, kalau hujan, tidak banjir? Kalau bisa terlaksana, akan banyak sekali manfaatnya yaitu mempertahankan struktur tanah dari penurunan dan tidak banjir. Btw, ini juga tanda dari global warming- dibeberapa daerah di nusantara sekarang mengalami banjir yg tidak pernah terjadi sebelumnya Semoga banjir ibukota tidak disaingi dan diclaim patennya oleh negara lain. Salam successberry
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Saya jadi inget diskusi kita dahulu tentang pemindahan Ibu kota. Melihat kemacetan yang makin menghebat saya rasa memang sudah waktunya dilakukan pemecahan konsentrasi kegiatan. Jakarta dijadikan saja pusat ekonomi sedangkan Bogor dan Sentul sebagai pusat pemerintahan. Ada 2 istana negara di Bogor yang sudah jadi modal awal. Kemudian departemen departemen dan lembaga tinggi negara bisa disebar di Sentul dan sekitarnya. Ini lebih murah ongkosnya daripada ngoprek oprek pembangunan transportasi massal . Selesaikan masalah dari akarnya. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ryan Fitriyanto Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 19:31:27 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Jawabannya simple Karena jumlah busway yang beroperasi makin sedikit (datanya dari mana ryan?) Coba deh liat kalo dulu nunggu busway gak sampe semenit udah nongol, coba sekarang? itu di jam gak sibuk ya... gimana di jam sibuk? makin menjadi. Mungkin way outnya harus kayak mas Heri, tinggal di daerah pinggiran, kerja juga di daerah pinggiran, jangan kayak saya tinggal di banten coret, kerja di pusat kota (ciy). Atau kayak mas Wawan, yang ngantornya bisa kapan aja :-) Salam ryan 2010/6/21 > Just one simple question. > Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dilusi Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Maaf melenceng dr topik, Masalah dilusi saham, aku belum baca psak-nya sampe hari ini, baru inget setelah baca email mas ari di bawah. Malem ini aku baca deh, sekalian tak liat ifrs-nya bilang apa Salam Ryan Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: "Ari AMS" Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 13:09:40 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Haha Mohon maaf, saya sedang error, Saya malah tidak menjawab pertanyaan mas heri, Fokusnya pada komentar berhasil tidaknya busway Baru nyadar setelah Ryan jawab, ternyata pertanyaannya memang bukan soal itu BR, ari.ams Ps: pro ryan: ini termasuk soal "dilusi saham" ryan, niatnya mau nanya perubahan metode pencatatan dari konsolidasi jadi cost, yang ditanya malah soal laporan konsolidasi.. Apaa coba !? Wkwkwk :p Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: "Ari AMS" Date: Mon, 21 Jun 2010 12:14:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Hmmm Karena... Mmm... Karena tetep aja jakarta masi macet ? Goals proyek ini harusnya mengurangi pengguna kendaraan pribadi dan kemacetan, tentunya.. BR, ari.ams Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 12:09:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Just one simple question. Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 11:15:13 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: AhliKeuangan-Indonesia@yahoogroups
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Haha Mohon maaf, saya sedang error, Saya malah tidak menjawab pertanyaan mas heri, Fokusnya pada komentar berhasil tidaknya busway Baru nyadar setelah Ryan jawab, ternyata pertanyaannya memang bukan soal itu BR, ari.ams Ps: pro ryan: ini termasuk soal "dilusi saham" ryan, niatnya mau nanya perubahan metode pencatatan dari konsolidasi jadi cost, yang ditanya malah soal laporan konsolidasi.. Apaa coba !? Wkwkwk :p Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: "Ari AMS" Date: Mon, 21 Jun 2010 12:14:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Hmmm Karena... Mmm... Karena tetep aja jakarta masi macet ? Goals proyek ini harusnya mengurangi pengguna kendaraan pribadi dan kemacetan, tentunya.. BR, ari.ams Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 12:09:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Just one simple question. Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 11:15:13 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila.
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Hmmm Karena... Mmm... Karena tetep aja jakarta masi macet ? Goals proyek ini harusnya mengurangi pengguna kendaraan pribadi dan kemacetan, tentunya.. BR, ari.ams Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 12:09:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Just one simple question. Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 11:15:13 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. > > 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > > > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > > berlubang krn kena air? > > > > > > On 6/21/10, Ari Condro > > wrote: > > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > > kalo > > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > > celana > > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi t
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Jawabannya simple Karena jumlah busway yang beroperasi makin sedikit (datanya dari mana ryan?) Coba deh liat kalo dulu nunggu busway gak sampe semenit udah nongol, coba sekarang? itu di jam gak sibuk ya... gimana di jam sibuk? makin menjadi. Mungkin way outnya harus kayak mas Heri, tinggal di daerah pinggiran, kerja juga di daerah pinggiran, jangan kayak saya tinggal di banten coret, kerja di pusat kota (ciy). Atau kayak mas Wawan, yang ngantornya bisa kapan aja :-) Salam ryan 2010/6/21 > Just one simple question. > Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Hmmm Karena... Mmm... Karena tetep aja jakarta masi macet ? Goals proyek ini harusnya mengurangi pengguna kendaraan pribadi dan kemacetan, tentunya.. BR, ari.ams Sent from my GreenBerry® Gmailer save trees! Pls consider the environment before print this email -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 12:09:08 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Just one simple question. Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 11:15:13 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. > > 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > > > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > > berlubang krn kena air? > > > > > > On 6/21/10, Ari Condro > > wrote: > > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > > kalo > > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > > celana > > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi t
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Just one simple question. Kalau tidak berhasil kenapa busway sering sekali full? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 11:15:13 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. > > 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > > > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > > berlubang krn kena air? > > > > > > On 6/21/10, Ari Condro > > wrote: > > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > > kalo > > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > > celana > > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > > > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > > > > > > > salam, > > > Ari > > > > > > > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo 40gmail.com> > > > > > > > > >> > > >> > > >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > > >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > > >> agk jauh k
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Memang gak ada parameter yg saya jadikan acuan untuk bilang menengah ke atas gak suka pakai busway. Jadi ya debatable. Hanya dari teman2 dekat saja yg dari kaum menengah keatas masih belum bisa ninggalin mobil utk berangkat ke kantor. Bahkan mulai banyak yang pakai motor. Kalau gak lihat dari pekerja, coba kita lihat masih banyak anak sekolah yang dianter pakai mobil kan? Busway/MRT tujuannya apa sih? Mengkonversi pengguna mobil pribadi ke angkutan umum kan, sehingga jumlah kendaraan pribadi berkurang? CMIIW Menurut saya masih jauh dari tujuan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 15:10:10 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. > > 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > > > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > > berlubang krn kena air? > > > > > > On 6/21/10, Ari Condro > > wrote: > > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > > kalo > > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > > celana > > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > > > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > > > > > > > salam, > > > Ari > > > > > > > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo 40gmail.com> > > > > > > > > >> > > >> > > >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > > >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > > >> agk jauh kan bisa pke sepeda? > > >> > > >> Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan > > >> penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar > > >> rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh > > >> dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mere
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Abis ngomel trus busway-an lagi gak mas? ;-) Saya termasuk yang seneng naik kereta dari rumah di bintaro, turun di dukuh atas, terus kopajaan sampe di bursa efek. Tapi.. itu kalo lagi tahu persis mau pulang jam berapa sorenya, soale kalo kemaleman walaupun baru jam 9 jalan ke arah stasiun dukuh atas dari bursa efek cukup membuat saya deg degan karena gelap dan sepi. Maklum, walaupun dompetnya gak ada isinya, laptop yang ada di tas gak boleh ilang properti kantor soale ;p Akhirnya saya lebih suka balik nyetir or disetirin deh (disetirin? naksi maksudnya. ;p) Salam ryan 2010/6/21 Ari Condro > masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway > ? > > manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu > maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering > kantor > atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah > busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari > busway masih kudu ngojek lagi. > > [Non-text portions of this message have been removed]
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
masa sih busway gak menarik minat kelas menengah ke atas buat pakai busway ? manajer saya dan GM pakai busway tuh, baik ketika kantor di sekitara gatsu maupun ketika di kuningan. mereka baru bawa mobil kalau ada gathering kantor atau mau ada kunjungin ke factory atau cabang jakarta. kalo ndak, yah busway jadi andalan. mereka ngomel tapinya, antre busway ajegile, dan dari busway masih kudu ngojek lagi. 2010/6/21 > > Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. > Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap > kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. > Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu > untuk menyusuri pedestrian. > Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. > > IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis > akan menggunakannya. > > Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah > itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. > > Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 > jam. > > Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas > (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke > gedung2 perkantoran, mall, dsb. > Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke > gedung yang dituju. > Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. > Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus > angkat-angkat tasnya di tangga halte. > Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. > Kan ada sopir... Hehehe... > > Cheers. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -Original Message- > From: Ari Condro > Sender: [email protected] > Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus > its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah > tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, > semrawut, bising dan panas hehehe ... > > masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya > panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. > > 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > > > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > > berlubang krn kena air? > > > > > > On 6/21/10, Ari Condro > > wrote: > > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > > kalo > > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > > celana > > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > > > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > > > > > > > salam, > > > Ari > > > > > > > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo 40gmail.com> > > > > > > > > >> > > >> > > >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > > >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > > >> agk jauh kan bisa pke sepeda? > > >> > > >> Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan > > >> penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar > > >> rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh > > >> dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka > > >> blm pantas. > > >> > > >> Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta > > >> polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu > > >> > > >> > > >> On 6/20/10, Oka Widana > > >> > > 40ahlikeuangan-indonesia.com>> > > > > >> wrote: > > >> > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam > pohon > > di > > >> > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk > kenptingan > > >> kamera > > >> > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > > >> > > > >> > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah > > permukaan
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Coba bedakan jalan di jakarta dan di singapore. Di singapore fasilitas utk pedestrian sangat diperhatikan. Diberi atap kalau memungkinkan, dan dikelilingi pohon kalau sekelilingnya gak ada pohon. Bahkan untuk penyandang cacat yang pakai kursi roda tidak perlu dibantu untuk menyusuri pedestrian. Bahkan di hongkong pun tidak bisa seperti ini. IMHO dengan menyediakan fasilitas yang nyaman, maka orang secara otomatis akan menggunakannya. Orang di singapore gak keberatan jalan 500m ke MRT terdekat karena setelah itu dia akan sampai ke manapun dalam waktu maksimal 15 menit. Di jakarta, jalan cukup 10m menuju mobil pribadi, tetapi sampai tujuan 1.5 jam. Menurut saya busway gak efektif untuk menarik kalangan menengah keatas (pengguna mobil) utk menggunakannya karena haltenya tidak "connected" ke gedung2 perkantoran, mall, dsb. Keluar dari halte orang masih kepanasan, masih kehujanan untuk sampai ke gedung yang dituju. Dan para penyandang cacat masih harus naik/turun tangga. Traveller masih suka milih taxi karena pakai busway masih tetep harus angkat-angkat tasnya di tangga halte. Akhirnya pilihan terbaik ya tetap kendaraan pribadi meskipun bermacet2 ria. Kan ada sopir... Hehehe... Cheers. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Jun 2010 10:31:47 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, semrawut, bising dan panas hehehe ... masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > berlubang krn kena air? > > > On 6/21/10, Ari Condro > wrote: > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > kalo > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > celana > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > > > > salam, > > Ari > > > > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo > > > > > >> > >> > >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > >> agk jauh kan bisa pke sepeda? > >> > >> Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan > >> penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar > >> rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh > >> dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka > >> blm pantas. > >> > >> Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta > >> polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu > >> > >> > >> On 6/20/10, Oka Widana > >> 40ahlikeuangan-indonesia.com>> > > >> wrote: > >> > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon > di > >> > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan > >> kamera > >> > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > >> > > >> > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah > permukaan > >> > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk > menampung > >> > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah > atau > >> > jalan tol > >> > > >> > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg > >> > menumbang > >> > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi > >> > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan > >> > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah > >> > kolonial... > >> > > >> > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita > >> hargai > >> > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh > >> > > >> > > >> > Powered by Telkomsel BlackBerr
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
kalau saya kerjanya di malang yg adem (kalau pas lagi adem) atau di kampus its yg banyak pohon dan sepoi sepoi, yah ke mesjid jalan kaki ajah. malah tempat yg adem ini jgn banyak banyak kendaraan yg lewat, bikin macet, semrawut, bising dan panas hehehe ... masalahnya kota industri yg banyak penduduk urbannya rata rata tempatnya panas. jabodetabek dan gerbang kertasusila. 2010/6/21 Eko Prasetiyo > > > Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. > Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau > penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? > Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan > berlubang krn kena air? > > > On 6/21/10, Ari Condro > wrote: > > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi > kalo > > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan > celana > > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > > > > salam, > > Ari > > > > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo > > > > > >> > >> > >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > >> agk jauh kan bisa pke sepeda? > >> > >> Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan > >> penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar > >> rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh > >> dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka > >> blm pantas. > >> > >> Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta > >> polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu > >> > >> > >> On 6/20/10, Oka Widana > >> 40ahlikeuangan-indonesia.com>> > > >> wrote: > >> > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon > di > >> > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan > >> kamera > >> > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > >> > > >> > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah > permukaan > >> > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk > menampung > >> > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah > atau > >> > jalan tol > >> > > >> > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg > >> > menumbang > >> > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi > >> > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan > >> > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah > >> > kolonial... > >> > > >> > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita > >> hargai > >> > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh > >> > > >> > > >> > Powered by Telkomsel BlackBerry® > >> > > >> > -Original Message- > >> > From: "dyahanggitasari" > >> > > > >> > > >> > Sender: > >> > [email protected] > > >> > Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 > >> > To: > >> > > > >> > > >> > Reply-To: > >> > [email protected] > > > >> > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > >> > > >> > > >> > Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. > >> > > >> > Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di > >> > website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut > >> > Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: > >> > > >> > 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua > >> > kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air > >> pada > >> > waktu pasang. > >> > > >> > 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau > di > >> > Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin > >> > > >> > 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta > dari > >> > negara
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Oke kita mulai lagi tebak2an mna duluan telur ato ayam. Jd udara terasa panas disebabkan penggunaan kendaraan berlebih? atau penggunaan kendaraan berlebih krn udara terasa panas?? Sekalian satu lg deh: Air di jalan krn jalan berlubang? atau jalan berlubang krn kena air? On 6/21/10, Ari Condro wrote: > abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi kalo > jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan celana > dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ > ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) > > > salam, > Ari > > > 2010/6/20 Eko Prasetiyo > >> >> >> Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg >> deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo >> agk jauh kan bisa pke sepeda? >> >> Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan >> penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar >> rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh >> dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka >> blm pantas. >> >> Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta >> polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu >> >> >> On 6/20/10, Oka Widana >> > >> wrote: >> > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon di >> > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan >> kamera >> > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi >> > >> > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah permukaan >> > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk menampung >> > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah atau >> > jalan tol >> > >> > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg >> > menumbang >> > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi >> > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan >> > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah >> > kolonial... >> > >> > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita >> hargai >> > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh.... >> > >> > >> > Powered by Telkomsel BlackBerry® >> > >> > -Original Message- >> > From: "dyahanggitasari" >> > >> > >> > Sender: >> > [email protected] >> > Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 >> > To: >> > >> > >> > Reply-To: >> > [email protected] >> > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura >> > >> > >> > Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. >> > >> > Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di >> > website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut >> > Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: >> > >> > 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua >> > kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air >> pada >> > waktu pasang. >> > >> > 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di >> > Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin >> > >> > 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari >> > negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah >> yang >> > lebih aman dan lebih tinggi. >> > >> > 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di >> > Pulau >> > Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. >> > >> > 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 >> > hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, >> > walikota dari Delta, Kolombia, berkata: “Fenomena ini sekarang telah >> > terjadi, dan bukan teori lagi.” >> > >> > 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam >> > >> > 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi >> bahwa >> > mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian >> air >> > laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
abis bekasi dan sby panas gila, oom. kendati mesjid cuman 400 m, tapi kalo jalan kaki sampai mesjid udah gobyoss ... ^^ sholat bau keringat dan celana dalam rasanya basah. mau sholat nyaman jadi terasa jijik. hehehe ^^ ujungnya yah naik motor lah (gak punya mobil soalnya :p) salam, Ari 2010/6/20 Eko Prasetiyo > > > Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg > deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo > agk jauh kan bisa pke sepeda? > > Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan > penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar > rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh > dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka > blm pantas. > > Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta > polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu > > > On 6/20/10, Oka Widana > > > wrote: > > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon di > > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan > kamera > > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > > > > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah permukaan > > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk menampung > > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah atau > > jalan tol > > > > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg menumbang > > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi > > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan > > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah > > kolonial... > > > > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita > hargai > > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh > > > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > > > -Original Message- > > From: "dyahanggitasari" > > > > > > Sender: > > [email protected] > > Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 > > To: > > > > > > Reply-To: > > [email protected] > > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > > > > > Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. > > > > Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di > > website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut > > Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: > > > > 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua > > kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air > pada > > waktu pasang. > > > > 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di > > Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin > > > > 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari > > negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah > yang > > lebih aman dan lebih tinggi. > > > > 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di Pulau > > Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. > > > > 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 > > hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, > > walikota dari Delta, Kolombia, berkata: Fenomena ini sekarang telah > > terjadi, dan bukan teori lagi. > > > > 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam > > > > 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi > bahwa > > mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian > air > > laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih besar daripada yang > > dilaporkan oleh Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Perserikatan > > Bangsa-Bangsa (IPCC) tahun lalu. Temuan ini telah menaikkan keprihatinan > > dari para imuwan maupun para pemerintah dari negara-negara yang ada di > tepi > > pantai dan kepulauan. > > > > Saya memuji kesigapan langkah langkah pemerintah yang sekarang giat > > melakukan penanaman jutaan pohon. Meskipun demikian di jabotabek saja > masih > > terlihat begitu banyak tanah tanah terbuka yang tidak dimanfaatkan. Saya > > rasa bisa dibuka kemungkinan pihak pemerintah atau legislasi mengeluarkan > > peraturan yang mengharuskan tanah yang kosong untuk dimanfaatkan dengan >
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Kalo dikembalikan ke diri sendiri, mana bisa? Makanya dikenal istilah stick and carrot...kalo bahasa ekonomi...incentive dan disincentive Kita ini kebalik...boros justru diberi incentivemakin boros, makin besar incentivenya (baca subsidi)coba kalo harga BBM oktan 85...dihargain Rp. 6000? Kebayang berapa porsi subsidi yg bisa dipakai untuk hal2 lain yg lebih bermanfaat?itu tadi yg saya sebutkan sekedar contoh, bisa beli beberapa kapal perang dan pesawat sekian skuadron...atau subsidi pendidikan sampai sarjanadll dll Cuma kan kita terbuai dg slogan gemah ripah loh jinawi, tanah air yg kaya raya raya.slogan yg membuat kita malas dan boros... Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: Eko Prasetiyo Sender: [email protected] Date: Sun, 20 Jun 2010 19:19:05 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo agk jauh kan bisa pke sepeda? Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka blm pantas. Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu On 6/20/10, Oka Widana wrote: > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon di > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan kamera > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah permukaan > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk menampung > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah atau > jalan tol > > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg menumbang > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah > kolonial... > > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita hargai > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -Original Message- > From: "dyahanggitasari" > Sender: [email protected] > Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > > Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. > > Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di > website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut > Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: > > 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua > kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air pada > waktu pasang. > > 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di > Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin > > 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari > negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah yang > lebih aman dan lebih tinggi. > > 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di Pulau > Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. > > 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 > hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, > walikota dari Delta, Kolombia, berkata: “Fenomena ini sekarang telah > terjadi, dan bukan teori lagi.” > > 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam > > 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi bahwa > mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian air > laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih besar daripada yang > dilaporkan oleh Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Perserikatan > Bangsa-Bangsa (IPCC) tahun lalu. Temuan ini telah menaikkan keprihatinan > dari para imuwan maupun para pemerintah dari negara-negara yang ada di tepi > pantai dan kepulauan. > > Saya memuji kesigapan langkah langkah pemerintah yang sekarang giat > melakukan penanaman jutaan pohon. Meskipun demikian di jabotabek saja masih > terlihat begitu banyak tanah tanah terbuka yang tidak dimanfaatkan. Saya > rasa bisa dibuka kemungkinan pihak pemerintah atau legislasi mengel
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Kembali ke diri sendiri dulu deh. Klo mo belanja ato ke tempat yg deket apa harus pke motor ato mobil? bukannya bisa jalan kaki ato klo agk jauh kan bisa pke sepeda? Sekarang ini jumlah kendaraan bermotor sudah terlalu banyak dan penggunaannya menurut saya juga udh "kelewatan". Buat jalan2 sekitar rumah pakai motor, mo Jumatan pke motor pdhl rumahnya ga begitu jauh dst. Bahkan saya sering lihat anak2 kecil bawa motor padahal mereka blm pantas. Klo mau menyelesaikan masalah lalu lintas & mengurangi panas serta polusi maka kurangi penggunaan kendaraan bermotor yg tidak perlu On 6/20/10, Oka Widana wrote: > Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon di > Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan kamera > TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi > > Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah permukaan > lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk menampung > aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah atau > jalan tol > > Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg menumbang > polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi > seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan > manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah > kolonial... > > Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita hargai > Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -Original Message- > From: "dyahanggitasari" > Sender: [email protected] > Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 > To: > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura > > > Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. > > Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di > website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut > Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: > > 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua > kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air pada > waktu pasang. > > 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di > Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin > > 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari > negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah yang > lebih aman dan lebih tinggi. > > 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di Pulau > Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. > > 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 > hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, > walikota dari Delta, Kolombia, berkata: “Fenomena ini sekarang telah > terjadi, dan bukan teori lagi.” > > 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam > > 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi bahwa > mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian air > laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih besar daripada yang > dilaporkan oleh Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Perserikatan > Bangsa-Bangsa (IPCC) tahun lalu. Temuan ini telah menaikkan keprihatinan > dari para imuwan maupun para pemerintah dari negara-negara yang ada di tepi > pantai dan kepulauan. > > Saya memuji kesigapan langkah langkah pemerintah yang sekarang giat > melakukan penanaman jutaan pohon. Meskipun demikian di jabotabek saja masih > terlihat begitu banyak tanah tanah terbuka yang tidak dimanfaatkan. Saya > rasa bisa dibuka kemungkinan pihak pemerintah atau legislasi mengeluarkan > peraturan yang mengharuskan tanah yang kosong untuk dimanfaatkan dengan > menanam pohon dan jika tidak segera dilakukan penanaman pohon dalam jangka > waktu sedikitnya 3 tahun jika tidak dimanfaatkan maka tanah tersebut menjadi > milik negara. Ancaman lingkungan global sudah di depan mata. Mari kita > selamatkan dunia dari pemanasan global. > > --- In [email protected], "si Nung" > wrote: >> mungkin ini ? >> http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/19/04563975/el.nino.tak.lagi.selalu.kering >> sol >> >> sinung > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > = > Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" > = > Alamat penting terkait millis AKI > Blog resmi AKI: www.
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Apakah tepat, ancaman pemanasan global ditanggulangi dg menanam pohon di Jakarta...? Kalo pun ada manfaatnya, barangkali cuma untuk kenptingan kamera TV dan berharap pemilu depan terpilih lagi Tanpa pemanasan global, tanah Jakarta sebagian berada dibawah permukaan lautsungai Jakarta sudah terlalu sempit dan dangkal untuk menampung aliran airdanau, rawa dan situ sdh berubah menjadi mall, rumah atau jalan tol Bukankah lebih baik Pemda membereskan manajemen lalu lintas? Yg menumbang polusi terbesar untuk mencapai prestasi Jakarta nomor 3 terpolusi seduniaatau kalo mau susah dikit, meningkatkan infrastruktur dan manajemen drainase dan got se Jakarta, seperti yg dilakukan pemerintah kolonial... Nah kalo langkah startegis begitu yg diambil, baru appropriate kita hargai Pemda...kalo cuma gini2 aja mah...ngak usah report basa basi deh Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: "dyahanggitasari" Sender: [email protected] Date: Sun, 20 Jun 2010 11:04:26 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air pada waktu pasang. 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah yang lebih aman dan lebih tinggi. 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di Pulau Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, walikota dari Delta, Kolombia, berkata: âFenomena ini sekarang telah terjadi, dan bukan teori lagi.â 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi bahwa mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian air laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih besar daripada yang dilaporkan oleh Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (IPCC) tahun lalu. Temuan ini telah menaikkan keprihatinan dari para imuwan maupun para pemerintah dari negara-negara yang ada di tepi pantai dan kepulauan. Saya memuji kesigapan langkah langkah pemerintah yang sekarang giat melakukan penanaman jutaan pohon. Meskipun demikian di jabotabek saja masih terlihat begitu banyak tanah tanah terbuka yang tidak dimanfaatkan. Saya rasa bisa dibuka kemungkinan pihak pemerintah atau legislasi mengeluarkan peraturan yang mengharuskan tanah yang kosong untuk dimanfaatkan dengan menanam pohon dan jika tidak segera dilakukan penanaman pohon dalam jangka waktu sedikitnya 3 tahun jika tidak dimanfaatkan maka tanah tersebut menjadi milik negara. Ancaman lingkungan global sudah di depan mata. Mari kita selamatkan dunia dari pemanasan global. --- In [email protected], "si Nung" wrote: > mungkin ini ? > http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/19/04563975/el.nino.tak.lagi.selalu.kering > sol > > sinung [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] ahlikeuangan-indonesia-fullfeatu..
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Fenomena Kenaikan Permukaan Laut Dunia. Terlepas El Nino dsb sekarang kita mengalami kacaunya cuaca dunia . Di website pemanasan global dengan judul bahasan "Kenaikan Permukaan Laut Dunia" terdapat informasi informasi yang mencengangkan: 1. Di Satabhaya India, sebuah kuil berusia 800 tahun yang berdiri "dua kilometer dari laut" 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di atas air pada waktu pasang. 2. Diperkirakan hingga tahun 2030, akan hilang sekitar 2000 an pulau di Indonesia, bila tidak dilakukan pencegahan sedini mungkin 3. Desa di Newtok dan 400 penduduk Yupik Eskimo menerima US$3 juta dari negara bagian Alaska, AS untuk membantu merelokasi diri mereka ke tanah yang lebih aman dan lebih tinggi. 4. Karena kenaikan permukaan air laut, 94.000 orang yang tinggal di Pulau Kiribati yang ada di daratan rendah harus memindahkan rumah mereka. 5. Jika air laut terus naik, maka 4600 hektar lahan pertanian dan 15.000 hektar area pemukiman di Kolumbia akan terkena banjir. Lois Jackson, walikota dari Delta, Kolombia, berkata: âFenomena ini sekarang telah terjadi, dan bukan teori lagi.â 6. Pulau Tuvalu yang dihuni 1 orang di Jepang Hampir Tenggelam 7. Selama konferensi ilmu geologi Eropa, ilmuwan-ilmuwan memprediksi bahwa mencairnya lapisan es dan memanasnya air laut bisa menaikkan ketinggian air laut sebesar 1,5 meter. Ramalan ini tiga kali lebih besar daripada yang dilaporkan oleh Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (IPCC) tahun lalu. Temuan ini telah menaikkan keprihatinan dari para imuwan maupun para pemerintah dari negara-negara yang ada di tepi pantai dan kepulauan. Saya memuji kesigapan langkah langkah pemerintah yang sekarang giat melakukan penanaman jutaan pohon. Meskipun demikian di jabotabek saja masih terlihat begitu banyak tanah tanah terbuka yang tidak dimanfaatkan. Saya rasa bisa dibuka kemungkinan pihak pemerintah atau legislasi mengeluarkan peraturan yang mengharuskan tanah yang kosong untuk dimanfaatkan dengan menanam pohon dan jika tidak segera dilakukan penanaman pohon dalam jangka waktu sedikitnya 3 tahun jika tidak dimanfaatkan maka tanah tersebut menjadi milik negara. Ancaman lingkungan global sudah di depan mata. Mari kita selamatkan dunia dari pemanasan global. --- In [email protected], "si Nung" wrote: > mungkin ini ? > http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/19/04563975/el.nino.tak.lagi.selalu.kering > sol > > sinung
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
On 20 Jun 2010 at 8:55, khazanah4islam wrote: > Aduh jadi banyak postingan banjir Singapura, > mungkin hal ini ngak pernah terjadi di sana > sehingga menjadi unik dan menarik > diperbincangkan. Padahal kalo disini tiap hujan > banjir he he he ... > Tapi ngomong2 kok bisa yaa...??? mungkin ini ? http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/19/04563975/el.nino.tak.lagi.selalu.kering sol sinung /*-sig- Argumen yang aneh, karena video itu jelas-jelas menunjukkan pasukan Israel menyerbu kapal. Mana ada pasukan menyerbu lalu tiba-tiba mengaku membela diri. http://idiotnesia.com/2010/06/03/kisah-keoknya-pasukan-komando-israel/ -sig-*/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Aduh jadi banyak postingan banjir Singapura, mungkin hal ini ngak pernah terjadi di sana sehingga menjadi unik dan menarik diperbincangkan. Padahal kalo disini tiap hujan banjir he he he ... Tapi ngomong2 kok bisa yaa...??? = Liburan ? http://klik-pulauseribu.com Butuh percetakan ? http://percetakancompanyprofile.com
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Hehehe lensa masih murah di sini kok mas, Salam Ryan Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Fri, 18 Jun 2010 07:45:22 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura belanja lensa ... ^^ salam, Ari 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > > 2010/6/17 Ryan Fitriyanto > > > > > > > Wah baru minggu depan nanti mau ke sana > > > > Kok bisa ya banjir cuma karena hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama > ya), > > sementara jakarta baru banjir kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. > > > > Berarti gubernur Singapura harus belajar dari "sang ahlinya" :-) > > > > Salam banjir > > > > Ryan > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Yang kena banjir cuma toko di basement + food court. Jadi yang discount mungkin yg disana aja. Yah mudah2an gak dapet barang reject yg kena banjir hehehe... Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: Ari Condro Sender: [email protected] Date: Fri, 18 Jun 2010 07:45:22 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura belanja lensa ... ^^ salam, Ari 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > > 2010/6/17 Ryan Fitriyanto > > > > > > > Wah baru minggu depan nanti mau ke sana > > > > Kok bisa ya banjir cuma karena hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama > ya), > > sementara jakarta baru banjir kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. > > > > Berarti gubernur Singapura harus belajar dari "sang ahlinya" :-) > > > > Salam banjir > > > > Ryan > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
belanja lensa ... ^^ salam, Ari 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > > 2010/6/17 Ryan Fitriyanto > > > > > > > Wah baru minggu depan nanti mau ke sana > > > > Kok bisa ya banjir cuma karena hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama > ya), > > sementara jakarta baru banjir kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. > > > > Berarti gubernur Singapura harus belajar dari "sang ahlinya" :-) > > > > Salam banjir > > > > Ryan > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Kabarnya, banjir itu agak disengaja kok Om...kerana dinas pariwisata Singapore ingin membuat para pelancong dari Indonesia bisa feel home gitu...hehehe Not sure whether this e-mail was sent from my BlackBerry® or Android device -Original Message- From: "Oka Widana" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 07:09:14 To: Millis AKI Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Banjir di Orchard? Ah ngak heran deh...Thamrin dan Kuningan dah berapa kali banjir? Namanya juga air...kalo dibagian hilir dah ngak bisa nampung, meluap lah ia. Banjir beberapa jam bagi Singapura dan seperti kiamat sahaja. Rugi sekian juta dollar, dan saya yakin pemerintah setempat menanggung malu sangat. Bandingkan dg Indonesia, khususnya Jakarta. Kerugian akibat banjir sudah tak pernah disebutkan...mungkin karena kerugian yg berkala, bukan lagi kerugian. Jangankan malu...apatah berusaha keras menanggulangisekedar empati tulus jarang diperlihatkan...kalopun ada mesti disertai spanduk atau kamera tv yg meliputa.k.a proyek pencitraan. Mau banjir kek, kagak kek Orchard Road...napsu belanja orang kito ngak akan pernah berkurang karenanya, dan bahkan berharap ada "Banjir Discount". Kapan ya jl Casablanca dibuat seperti Orchard Road? Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: Ryan Fitriyanto Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 13:54:34 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Kalo dari foto2 sie tetep aja warnanya coklat pak Mungkin Lucky Plaza akan berubah nama jadi unlucky pasrah :-) Salam ryan 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Capt, di Singapore, semata kakipun merupakan aib besar. Di Jakarta, Thamrin dan Rasuna Said, bisa 1 meter, biasa saja. No wonder, jika Anda bilang beritanya dibesar2kan. Orang kito memang luar biasa dalam hal memberi toleransi terhadap kegagalan kerja Pemerintah Daerah atau aparat lain, yg nota bene memang dibayar (via pajak) utk mengelola kepentingan publik itu. Warga hanya dibebani segala macam pajak, retribusi dll, namun yang dikembalikan berupa infrastukture sangat tidak sepadan. Kemana larinya uang pajak kita? Sebagian besar untuk membayar gaji pegawai2 itu, yg kerjanya cuma gitu2 saja hasilnya. Sayangnya, memecat pegawai negeri yg ngak perform bukan perkara gampang...ntah mengapa Mau contoh ektrim? Gayus yg jelas2 ngak mungkin kerja sendiri, cuma dia yg jelas2 dipecat...atasan, rekan kerjanya yg selevel, yg kemungkinan besar ikut terlibat, paling2 cuma dimutasi Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 12:00:36 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Aku pas di orchard pas banjir. Gak terlalu parah kok. Cuma banjir lokal. Beritanya terlalu dibesar2kan. Biasa singapore baru kali ini kebanjiran dikit. :-) Masih di sg nih. Jumat balik Cheers Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: "dyahanggitasari" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 03:37:06 To: Reply-To: [email protected] Subject: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Aduuh mikir mikir deh mau shopping ke Singapura. Kerugian Akibat Banjir di Orchard Road Ditaksir Jutaan Dolar Rita Uli Hutapea - detikNews Singapura - Banjir yang melanda Orchard Road, Singapura, kemarin telah menimbulkan kerugian besar. Kerugian ditaksir mencapai jutaan dolar Singapura. Kerugian tersebut dalam bentuk barang-barang dagangan yang rusak terendam banjir, mulai dari tas-tas mahal bernilai ribuan dolar, perlengkapan mandi, peralatan dan lainnya. Salah satu toko yang paling besar kerugiannya adalah Hermes, yang menjual produk-produk mewah termasuk tas wanita. Juga toko baju Massimo Dutti dan restoran cepat saji Wendy's yang baru saja dibuka 3 hari sebelum banjir. Toko-toko di Lucky Plaza, termasuk outlet Watsons dan toko-toko yang menjual telepon genggam hingga komputer juga mengalami kerugian besar. Beberapa pemilik toko seperti diberitakan harian Singapura, The Straits Times, Kamis (17/6/2010), mengaku mengalami kerusakan barang senilai antara 8.000 sampai 10.000 dolar Singapura. Menurut para retailer, ini merupakan banjir terparah dalam bertahun-tahun. Banjir di pusat kota Singapura itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur lebih satu jam. (ita/nrl) [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: ahlikeuangan-indonesia-d
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Aku pas di orchard pas banjir. Gak terlalu parah kok. Cuma banjir lokal. Beritanya terlalu dibesar2kan. Biasa singapore baru kali ini kebanjiran dikit. :-) Masih di sg nih. Jumat balik Cheers Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: "dyahanggitasari" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 03:37:06 To: Reply-To: [email protected] Subject: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Aduuh mikir mikir deh mau shopping ke Singapura. Kerugian Akibat Banjir di Orchard Road Ditaksir Jutaan Dolar Rita Uli Hutapea - detikNews Singapura - Banjir yang melanda Orchard Road, Singapura, kemarin telah menimbulkan kerugian besar. Kerugian ditaksir mencapai jutaan dolar Singapura. Kerugian tersebut dalam bentuk barang-barang dagangan yang rusak terendam banjir, mulai dari tas-tas mahal bernilai ribuan dolar, perlengkapan mandi, peralatan dan lainnya. Salah satu toko yang paling besar kerugiannya adalah Hermes, yang menjual produk-produk mewah termasuk tas wanita. Juga toko baju Massimo Dutti dan restoran cepat saji Wendy's yang baru saja dibuka 3 hari sebelum banjir. Toko-toko di Lucky Plaza, termasuk outlet Watsons dan toko-toko yang menjual telepon genggam hingga komputer juga mengalami kerugian besar. Beberapa pemilik toko seperti diberitakan harian Singapura, The Straits Times, Kamis (17/6/2010), mengaku mengalami kerusakan barang senilai antara 8.000 sampai 10.000 dolar Singapura. Menurut para retailer, ini merupakan banjir terparah dalam bertahun-tahun. Banjir di pusat kota Singapura itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur lebih satu jam. (ita/nrl) [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Revitalisasi kota tua? Seingat saya itu ide Joop Ave dulu. Ada baiknya beliau diundang lagi sebagai konsultan pemerintah. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: "Oka Widana" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 07:36:55 To: Millis AKI Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Ya, karena saya dengar tempo hari, seblum krisis, ada rencana seperti itu. Kota tua? Ehm...proyek revitaliasi kota tua udah lama didengunkan...wal hasil...adalah tapi ya gitu2 aja. Kelapa Gading? Bagus juga ide itu...paling tidak banjirnya bisa ngalahin Orchard Saya kira, problem kita adalah "poles sana, poles sini"...bukan berdasarkan perencanaan yg baik dan konsisten diterapkan...perencaan ada, RUTR?...pelaksanaannya? Anda sendiri sudah bisa jawab. Saya ingat, ada member yg pernah bilang disini "jangan berharap terlalu banyak sama Pemerintah"...saya setuju itu, walau kalo pas pilkada/pilpres, seolah2 begitu ideal kandidat pemimpin. Makanya menunggu developer yg mau terjun...cuma itu pilihan yg paling reliablekata kuncinya menunggu...sabar menunggu... Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: "dyahanggitasari" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 07:25:31 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura --- In [email protected], "Oka Widana" wrote: > Kapan ya jl Casablanca dibuat seperti Orchard Road? Kenapa harus Cassablanca Bapak? Itukan daerah perkantoran. Menurut saya ada 2 tempat yang bisa jadi kandidat utama saingan Orchard Road yaitu Daerah Glodok, Kota tua hingga Mangga Dua atau Daerah Kelapa Gading. Tinggal dipoles poles hingga nyaman buat pejalan kaki saya rasa bisa bersaing kok. Kelapa Gading sepertinya masih lebih memungkinkan karena masih bisa dibenahi lebih baik lagi. Sayangnya sepertinya masih mengandalkan perananan Developer. Ada baiknya Dinas Parawisata mau berperan lebih aktif lagi misalnya masuk brosur brosur parawisata DKI. [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Ya, karena saya dengar tempo hari, seblum krisis, ada rencana seperti itu. Kota tua? Ehm...proyek revitaliasi kota tua udah lama didengunkan...wal hasil...adalah tapi ya gitu2 aja. Kelapa Gading? Bagus juga ide itu...paling tidak banjirnya bisa ngalahin Orchard Saya kira, problem kita adalah "poles sana, poles sini"...bukan berdasarkan perencanaan yg baik dan konsisten diterapkan...perencaan ada, RUTR?...pelaksanaannya? Anda sendiri sudah bisa jawab. Saya ingat, ada member yg pernah bilang disini "jangan berharap terlalu banyak sama Pemerintah"...saya setuju itu, walau kalo pas pilkada/pilpres, seolah2 begitu ideal kandidat pemimpin. Makanya menunggu developer yg mau terjun...cuma itu pilihan yg paling reliablekata kuncinya menunggu...sabar menunggu... Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: "dyahanggitasari" Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 07:25:31 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura --- In [email protected], "Oka Widana" wrote: > Kapan ya jl Casablanca dibuat seperti Orchard Road? Kenapa harus Cassablanca Bapak? Itukan daerah perkantoran. Menurut saya ada 2 tempat yang bisa jadi kandidat utama saingan Orchard Road yaitu Daerah Glodok, Kota tua hingga Mangga Dua atau Daerah Kelapa Gading. Tinggal dipoles poles hingga nyaman buat pejalan kaki saya rasa bisa bersaing kok. Kelapa Gading sepertinya masih lebih memungkinkan karena masih bisa dibenahi lebih baik lagi. Sayangnya sepertinya masih mengandalkan perananan Developer. Ada baiknya Dinas Parawisata mau berperan lebih aktif lagi misalnya masuk brosur brosur parawisata DKI. [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
--- In [email protected], "Oka Widana" wrote: > Kapan ya jl Casablanca dibuat seperti Orchard Road? Kenapa harus Cassablanca Bapak? Itukan daerah perkantoran. Menurut saya ada 2 tempat yang bisa jadi kandidat utama saingan Orchard Road yaitu Daerah Glodok, Kota tua hingga Mangga Dua atau Daerah Kelapa Gading. Tinggal dipoles poles hingga nyaman buat pejalan kaki saya rasa bisa bersaing kok. Kelapa Gading sepertinya masih lebih memungkinkan karena masih bisa dibenahi lebih baik lagi. Sayangnya sepertinya masih mengandalkan perananan Developer. Ada baiknya Dinas Parawisata mau berperan lebih aktif lagi misalnya masuk brosur brosur parawisata DKI.
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Banjir di Orchard? Ah ngak heran deh...Thamrin dan Kuningan dah berapa kali banjir? Namanya juga air...kalo dibagian hilir dah ngak bisa nampung, meluap lah ia. Banjir beberapa jam bagi Singapura dan seperti kiamat sahaja. Rugi sekian juta dollar, dan saya yakin pemerintah setempat menanggung malu sangat. Bandingkan dg Indonesia, khususnya Jakarta. Kerugian akibat banjir sudah tak pernah disebutkan...mungkin karena kerugian yg berkala, bukan lagi kerugian. Jangankan malu...apatah berusaha keras menanggulangisekedar empati tulus jarang diperlihatkan...kalopun ada mesti disertai spanduk atau kamera tv yg meliputa.k.a proyek pencitraan. Mau banjir kek, kagak kek Orchard Road...napsu belanja orang kito ngak akan pernah berkurang karenanya, dan bahkan berharap ada "Banjir Discount". Kapan ya jl Casablanca dibuat seperti Orchard Road? Powered by Telkomsel BlackBerry® -Original Message- From: Ryan Fitriyanto Sender: [email protected] Date: Thu, 17 Jun 2010 13:54:34 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura Kalo dari foto2 sie tetep aja warnanya coklat pak Mungkin Lucky Plaza akan berubah nama jadi unlucky pasrah :-) Salam ryan 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Kalo dari foto2 sie tetep aja warnanya coklat pak Mungkin Lucky Plaza akan berubah nama jadi unlucky pasrah :-) Salam ryan 2010/6/17 Wong Cilik > > > Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... > > Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di > cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) > [Non-text portions of this message have been removed]
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Pergi minggu depan bisa lebih enak lagi pak... Sale besar barang banjir... he he... Kalo baju kena banjir kan bisa di cuci (iya gak sih...??? air banjir sana kan bersih kali ya he he...) 2010/6/17 Ryan Fitriyanto > Wah baru minggu depan nanti mau ke sana > > Kok bisa ya banjir cuma karena hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama ya), > sementara jakarta baru banjir kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. > > Berarti gubernur Singapura harus belajar dari "sang ahlinya" :-) > > Salam banjir > > Ryan > [Non-text portions of this message have been removed]
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
--- In [email protected], Ryan Fitriyanto wrote: > Wah baru minggu depan nanti mau ke sana Kok bisa ya banjir cuma karena > hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama ya),sementara jakarta baru banjir > kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. Berarti gubernur Singapura harus > belajar dari "sang ahlinya" :-) > Salam banjir > Ryan Wah siap siap bawa pelampung Pak Ryan :-) Sebelas tahun lalu pemerintah Singapura pernah mengklaim bahwa Orchad Road bebas banjir. Kemampuan drainasenya bisa mengeringkan air sejumlah kolam renang olimpiade sebelum kopi latte yang dihidangkan dingin. Ternyata klaim tersebut sekarang terpecahkan dengan hujan yang hanya satu jaman. Hanya ada 2 kemungkinan penyebab pecahnya sistem pengamanan tersebut dari desainnya. Ada asumsi atau parameter desain yang tak terpenuhi misalnya ada sumbatan di gorong gorongnya atau asumsi asumsi dan parameter yang dulu dibuat sudah kurang valid lagi sehingga perlu direview. Singapura berbeda dengan Jakarta yang memiliki pengalaman dengan banjir sehingga bisa terlihat tidak banyak toko toko mewah yang sejajar dengan jalan jalan. Begitu juga dengan Belanda yang telah membangun sistem dam karena negara tersebut terletak di bawah permukaan laut. Yang perlu dicermati sekarang adalah fenomena pemanasan global yang mengakibatkan kenaikan permukaan laut. Di website pemanasan global diperkirakan bahwa di Indonesia saja jika tidak dilakukan pencegahan maka hingga tahun 2030 kita akan kehilangan 2000 pulau. Singapura adalah negara pulau yang ukurannya kecil. Apakah ini ada hubungannya dengan kenaikan permukaan air laut yang berbeda dengan kondisi sebelas tahun yang lalu? Mari kita tunggu jawaban dari ahlinya.
Re: [Keuangan] OOT : Banjir Singapura
Wah baru minggu depan nanti mau ke sana Kok bisa ya banjir cuma karena hujan lebih 1 jam (lebihnya berapa lama ya), sementara jakarta baru banjir kalau hujannya sudah berjam2 lamanya. Berarti gubernur Singapura harus belajar dari "sang ahlinya" :-) Salam banjir Ryan #yang kejebak waktu tol bintaro kerendem ;p 2010/6/17 dyahanggitasari > > > Aduuh mikir mikir deh mau shopping ke Singapura. > > Kerugian Akibat Banjir di Orchard Road Ditaksir Jutaan Dolar > Rita Uli Hutapea - detikNews > > Singapura - Banjir yang melanda Orchard Road, Singapura, kemarin telah > menimbulkan kerugian besar. Kerugian ditaksir mencapai jutaan dolar > Singapura. > > Kerugian tersebut dalam bentuk barang-barang dagangan yang rusak terendam > banjir, mulai dari tas-tas mahal bernilai ribuan dolar, perlengkapan mandi, > peralatan dan lainnya. > > Salah satu toko yang paling besar kerugiannya adalah Hermes, yang menjual > produk-produk mewah termasuk tas wanita. Juga toko baju Massimo Dutti dan > restoran cepat saji Wendy's yang baru saja dibuka 3 hari sebelum banjir. > > Toko-toko di Lucky Plaza, termasuk outlet Watsons dan toko-toko yang > menjual telepon genggam hingga komputer juga mengalami kerugian besar. > > Beberapa pemilik toko seperti diberitakan harian Singapura, The Straits > Times, Kamis (17/6/2010), mengaku mengalami kerusakan barang senilai antara > 8.000 sampai 10.000 dolar Singapura. > > Menurut para retailer, ini merupakan banjir terparah dalam bertahun-tahun. > Banjir di pusat kota Singapura itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur > lebih satu jam. (ita/nrl) > > > [Non-text portions of this message have been removed] = Millis AKI mendukung kampanye "Stop Smoking" = Alamat penting terkait millis AKI Blog resmi AKI: www.ahlikeuangan-indonesia.com Facebook AKI: http://www.facebook.com/group.php?gid=6247303045 Arsip Milis AKI online: http://www.mail-archive.com/[email protected] = Perhatian : Untuk kenyamanan bersama, agar diperhatikan hal-hal berikut: - Dalam hal me-reply posting, potong/edit ekor posting sebelumnya - Diskusi yg baik adalah bila saling menghormati pendapat yang ada. Anggota yang melanggar tata tertib millis akan dikenakan sanksi tegas - Saran, kritik dan tulisan untuk blog silahkan kirim ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/AhliKeuangan-Indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
