RE: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?

2009-02-08 Terurut Topik Andikaputra
sedikit masukan.
Sebenarnya memang secara genetic suku bangsa Israel memang memiliki
keceerdasan di atas rata-rata...

Silahkan lihat disini
http://kaskus.us/showthread.php?t=1319645&page=4


Salam,

Andikaputra
to make a better world, make a better you

-Original Message-
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of iwan perdana
Sent: Saturday, February 07, 2009 5:00 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?


sedikit komentar mas..
kalo di Indonesia mas, makan nasi dulu baru buah hehe..makanya otak orang
Indonesia,jarang dipake..
dan yang merokok dianggak hebat..
itu-lah orang indonesia

> To: [email protected]
> From: [email protected]
> Date: Thu, 5 Feb 2009 07:54:22 -0800
> Subject: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?
> 
> Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
> Oleh Chappy Hakim - 5 Februari 2009
>
http://chappyhakim.kompasiana.com/2009/02/05/mengapa-orang-yahudi-banyak-yan
g-pintar/
> 
> Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang 
> Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang 
> saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir
> (guru besar berkebangsaan  Malaysia) dari Universitas Massachuset 
> USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon.   
> Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup 
> orang Israel atau orang Yahudi.
> 
> Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ?   Studi yang dilakukan 
> mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :
> 
> Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja 
> meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano 
> serta mendengarkan musik klasik.   Tidak itu saja, mereka juga segera 
> memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli 
> lebih banyak lagi buku tentang matematika.   mempelajarinya, dan bila 
> ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk 
> datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya.   
> 
> Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan.
> 
> Setelah anak  lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka 
> memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu.   Siang hari, makan 
> roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad.   Daging ikan dianggap
bagus 
> untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena  mengandung zat kimia
yang 
> tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak.   Disamping itu sang ibu
diharuskan 
> banyak makan minyak ikan (code oil lever).
> 
> Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan.   Bila ada
daging, 
> mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka 
> percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk 
> pertumbuhan.  Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan 
> daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka 
> mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi.   Makan nasi 
> dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan 
> malas berkerja.
> 
> Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu !   Mereka
memiliki 
> hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang
meyakinkan 
> bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang 
> dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan 
> mempengaruhi "gen" atau keturunannya.  Pengaruh yang utama adalah dapat 
> membuat orang dan keturunannya menjadi "bodoh" atau "dungu".   
> 
> Walaupun, kalau kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia 
> ini adalah orang Yahudi !   Tetapi yang merokok , bukan orang Yahudi.
> 
> Anak-anak, selalu  diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi 
> atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan.   Mereka 
> juga harus pandai bahasa , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya 
> yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris.   Anak-anak juga diwajibkan dan 
> dilatih piano dan biola.   Dua instrument ini dipercaya dapat sangat
efektif 
> meningkatkan IQ mereka.   Irama musik terutama musik klasik dapat 
> menstimulasi sel otak.   Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah 
> orang Yahudi.  
> 
> Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang 
> berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan.   Ternyata salah satu
syarat 
> untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah,
dalam 
> tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang),
harus 
> menjalankan perusahaan.   Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya 
> mendapat untung 1 juta US Dollar.   Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % 

Re: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?

2009-02-08 Terurut Topik Usik Pitono
Dh, Pak Iwan,
Anda mencontohkan hal ini dengan bangsa Indonesia yang rupanya anda belum
pernah bangga menjadi bangsa INDONESIA. Sampai anda menyampaikan bahwa
"otak orang indonesia, jarang dipake"  astaghfirullah hal adzim
Padahal yang disampaikan oleh Sdr.Chappy Hakim adalah Hipothesa.
saya cuma bisa sampaikan " kasihan ya jadi orang seperti anda "

rgds/usikpitono
- Original Message -
From: "iwan perdana" 
To: 
Sent: Saturday, February 07, 2009 4:59 PM
Subject: RE: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?



sedikit komentar mas..
kalo di Indonesia mas, makan nasi dulu baru buah hehe..makanya otak orang
Indonesia,jarang dipake..
dan yang merokok dianggak hebat..
itu-lah orang indonesia

> To: [email protected]
> From: [email protected]
> Date: Thu, 5 Feb 2009 07:54:22 -0800
> Subject: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?
>
> Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
> Oleh Chappy Hakim - 5 Februari 2009
>
http://chappyhakim.kompasiana.com/2009/02/05/mengapa-orang-yahudi-banyak-yan
g-pintar/
>
> Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang
> Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang
> saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir
> (guru besar berkebangsaan  Malaysia) dari Universitas Massachuset
> USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon.
> Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup
> orang Israel atau orang Yahudi.
>
> Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ?   Studi yang dilakukan
> mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :
>
> Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja
> meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano
> serta mendengarkan musik klasik.   Tidak itu saja, mereka juga segera
> memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli
> lebih banyak lagi buku tentang matematika.   mempelajarinya, dan bila
> ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk
> datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya.
>
> Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan.
>
> Setelah anak  lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka
> memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu.   Siang hari, makan
> roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad.   Daging ikan dianggap
bagus
> untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena  mengandung zat kimia
yang
> tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak.   Disamping itu sang ibu
diharuskan
> banyak makan minyak ikan (code oil lever).
>
> Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan.   Bila ada
daging,
> mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka
> percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk
> pertumbuhan.  Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan
> daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka
> mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi.   Makan nasi
> dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan
> malas berkerja.
>
> Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu !   Mereka
memiliki
> hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang
meyakinkan
> bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang
> dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan
> mempengaruhi “gen” atau keturunannya.  Pengaruh yang utama adalah dapat
> membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”.
>
> Walaupun, kalau kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia
> ini adalah orang Yahudi !   Tetapi yang merokok , bukan orang Yahudi.
>
> Anak-anak, selalu  diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi
> atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan.   Mereka
> juga harus pandai bahasa , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya
> yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris.   Anak-anak juga diwajibkan dan
> dilatih piano dan biola.   Dua instrument ini dipercaya dapat sangat
efektif
> meningkatkan IQ mereka.   Irama musik terutama musik klasik dapat
> menstimulasi sel otak.   Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah
> orang Yahudi.
>
> Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang
> berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan.   Ternyata salah satu
syarat
> untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah,
dalam
> tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang),
harus
> menjalankan perusahaan.   Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya
> mendapat untung 1 juta US Dollar.   Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 %
> perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi.   Des

RE: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?

2009-02-08 Terurut Topik iwan perdana

sedikit komentar mas..
kalo di Indonesia mas, makan nasi dulu baru buah hehe..makanya otak orang 
Indonesia,jarang dipake..
dan yang merokok dianggak hebat..
itu-lah orang indonesia

> To: [email protected]
> From: [email protected]
> Date: Thu, 5 Feb 2009 07:54:22 -0800
> Subject: [ekonomi-nasional] Mengapa Orang Yahudi banyak yang pintar ?
> 
> Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
> Oleh Chappy Hakim - 5 Februari 2009
> http://chappyhakim.kompasiana.com/2009/02/05/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-pintar/
> 
> Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang 
> Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang 
> saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir
> (guru besar berkebangsaan  Malaysia) dari Universitas Massachuset 
> USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon.   
> Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup 
> orang Israel atau orang Yahudi.
> 
> Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ?   Studi yang dilakukan 
> mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :
> 
> Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja 
> meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano 
> serta mendengarkan musik klasik.   Tidak itu saja, mereka juga segera 
> memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli 
> lebih banyak lagi buku tentang matematika.   mempelajarinya, dan bila 
> ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk 
> datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya.   
> 
> Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan.
> 
> Setelah anak  lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka 
> memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu.   Siang hari, makan 
> roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad.   Daging ikan dianggap bagus 
> untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena  mengandung zat kimia yang 
> tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak.   Disamping itu sang ibu 
> diharuskan 
> banyak makan minyak ikan (code oil lever).
> 
> Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan.   Bila ada daging, 
> mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka 
> percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk 
> pertumbuhan.  Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan 
> daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka 
> mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi.   Makan nasi 
> dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan 
> malas berkerja.
> 
> Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu !   Mereka memiliki 
> hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan 
> bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang 
> dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan 
> mempengaruhi “gen” atau keturunannya.  Pengaruh yang utama adalah dapat 
> membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”.   
> 
> Walaupun, kalau kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia 
> ini adalah orang Yahudi !   Tetapi yang merokok , bukan orang Yahudi.
> 
> Anak-anak, selalu  diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi 
> atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan.   Mereka 
> juga harus pandai bahasa , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya 
> yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris.   Anak-anak juga diwajibkan dan 
> dilatih piano dan biola.   Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif 
> meningkatkan IQ mereka.   Irama musik terutama musik klasik dapat 
> menstimulasi sel otak.   Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah 
> orang Yahudi.  
> 
> Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang 
> berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan.   Ternyata salah satu syarat 
> untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, 
> dalam 
> tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus 
> menjalankan perusahaan.   Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya 
> mendapat untung 1 juta US Dollar.   Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % 
> perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi.   Design “Levis” terakhir 
> diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas “business and fashion“.
> 
> Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari.   
> Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk 
> “fokus” dalam berpikir !
> 
> Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis 
> kelas dunia.   Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami 
> segi-segi 
> bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya.   Dalam arti 
> mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa 
> pasar mereka.  Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, “research 
> and development” khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai