Pindahkan Ibukota - Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-17 Terurut Topik A Nizami
Karena Jakarta adalah ibukota segala-galanya (politik, ekonomi, kebudayaan, 
dsb) dan 80-90% uang yang ada beredar di Jakarta, maka seluruh rakyat Indonesia 
berbondong2 datang ke Jakarta.

Tahun 1970-an penduduk Jakarta hanya sekitar 3 juta. Jalan2 masih lengang. 
Sekarang sudah 10 juta. Ditambah dengan warga Bogor, Tangerang, Bekasi, dan 
Depok yang jumlahnya 10 juta juga dan sebagian bekerja di Jakarta, maka wilayah 
metropolitan Jabodetabek jadi 20 juta.

Macet, asap kendaraan, tanah resapan yang berubah jadi aspal dan gedung 
akhirnya akan mengakibatkan Jakarta jadi kota mati.

Oleh karena itu saya menulis agar ibukota dipindahkan dari Jakarta ke 
Kalimantan Tengah. Lihat argumennya di: www.infoindonesia.wordpress.com


===

Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490

ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam?

Kirim email ke: [email protected]

--- Pada Sen, 16/2/09, jamila lestyowati  menulis:
Dari: jamila lestyowati 
Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 8:13 PM












kalo saya..pernah 3 tahun di jakartabiasa dengan macet...

pas pindah ke daerah.. gak ada macet..awalnya anehtapi lama lama enakkk 
bgt...

eh ..pas ada bbrp tugas ke jkt.bbrp hr aja tugasnya .keluar deh 
statementnya. ..'ogah dah kalo harus ke jkt lagi'.gak tahan macetnya



--- On Mon, 2/16/09, wondo wondo dwija siswanta  wrote:

From: wondo wondo dwija siswanta 

Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

To: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com

Date: Monday, February 16, 2009, 6:26 PM



Hidup cuma sekali ya kita nikmati sajalah. ...



 



Macet memang bikin kita stres tapi kalau kita enjoy aja dan kalau bisa kita 
nikmati sajalah. ... 



Tinggal di jakarta identik dengan macet, tapi begitu kita pindah ke daerah 
justru kita kangen dengan macet, 



Kami alami juga sebelumnya saya tinggal di jakarta, terus pindah ke palembang 
kurang lebih 6 tahun, kami merasakan ada sesuatu yang hilang, kami kangen 
dengan macet dan gak betah tinggal di tempat yang cenderung sepi



Akhirnya kami pindah lagi dan menyenangkan kok .



Intinya kita nikmati aja, dan harus preepart masalah waktu... ..  



--- Pada Ming, 15/2/09, jamila lestyowati  menulis:



Dari: jamila lestyowati 



Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!



Kepada: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com



Tanggal: Minggu, 15 Februari, 2009, 9:32 PM



saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya kena macet 
berjam2...



ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...



so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh nyumbangin 
saah satunya ke saya yg blm ada mobil??



--- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:



From: Farhan Al Azhar 



Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!



To: fs...@yahoogroups. com



Cc: Forum_LingkarPena@ yahoogroups. com, hmi-...@yahoogroups .com



Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM



Orang Kaya Sombong?!



Ke Laut Aje!



Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya secara umum, 
bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan berbagai macam kemudahan, 
bahkan... terlebih lagi bukan juga penganut faham komunis sosialisme dengan 
jargon sama rata sama rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa 
ALLAH telah menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang 
artinya:



Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan 
kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang 
Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau 
hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. 
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)



Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang membuat saya 
makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). Setelah setiap hari saya 
menyaksikan kesombongannya lewat mobil-mobil mewah yang berseliweran di jalanan 
ibukota dan membuat kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah 
lagi adalah mereka sendirian di mobil itu.



Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil pribadinya 
masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan atau cuma mentingin 
dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga kaya memiliki 4 mobil mewah dan 
masing-masing anggota keluarganya pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau 
semua orang kaya di Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. blogspot.. com/)



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been rem

Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-17 Terurut Topik jamila lestyowati
kalo saya..pernah 3 tahun di jakartabiasa dengan macet...
pas pindah ke daerah.. gak ada macet..awalnya anehtapi lama lama enakkk 
bgt...
eh ..pas ada bbrp tugas ke jkt.bbrp hr aja tugasnya.keluar deh 
statementnya...'ogah dah kalo harus ke jkt lagi'.gak tahan macetnya...


--- On Mon, 2/16/09, wondo wondo dwija siswanta  wrote:
From: wondo wondo dwija siswanta 
Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: [email protected]
Date: Monday, February 16, 2009, 6:26 PM












Hidup cuma sekali ya kita nikmati sajalah. ...

 

Macet memang bikin kita stres tapi kalau kita enjoy aja dan kalau bisa kita 
nikmati sajalah. ... 

Tinggal di jakarta identik dengan macet, tapi begitu kita pindah ke daerah 
justru kita kangen dengan macet, 

Kami alami juga sebelumnya saya tinggal di jakarta, terus pindah ke palembang 
kurang lebih 6 tahun, kami merasakan ada sesuatu yang hilang, kami kangen 
dengan macet dan gak betah tinggal di tempat yang cenderung sepi

Akhirnya kami pindah lagi dan menyenangkan kok .

Intinya kita nikmati aja, dan harus preepart masalah waktu... ..  



--- Pada Ming, 15/2/09, jamila lestyowati  menulis:



Dari: jamila lestyowati 

Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

Kepada: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com

Tanggal: Minggu, 15 Februari, 2009, 9:32 PM



saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya kena macet 
berjam2...

ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...

so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh nyumbangin 
saah satunya ke saya yg blm ada mobil??



--- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:

From: Farhan Al Azhar 

Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

To: fs...@yahoogroups. com

Cc: Forum_LingkarPena@ yahoogroups. com, hmi-...@yahoogroups .com

Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM



Orang Kaya Sombong?!



Ke Laut Aje!



Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya secara umum, 
bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan berbagai macam kemudahan, 
bahkan... terlebih lagi bukan juga penganut faham komunis sosialisme dengan 
jargon sama rata sama rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa 
ALLAH telah menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang 
artinya:



Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan 
kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang 
Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau 
hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. 
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)



Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang membuat saya 
makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). Setelah setiap hari saya 
menyaksikan kesombongannya lewat mobil-mobil mewah yang berseliweran di jalanan 
ibukota dan membuat kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah 
lagi adalah mereka sendirian di mobil itu.



Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil pribadinya 
masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan atau cuma mentingin 
dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga kaya memiliki 4 mobil mewah dan 
masing-masing anggota keluarganya pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau 
semua orang kaya di Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. blogspot. com/)



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers. yahoo.com



[Non-text portions of this message have been removed]




 

  




 

















  

[Non-text portions of this message have been removed]



Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-17 Terurut Topik Deni Kaluara
Jakarta macet bukan karena mobil orang kaya saja ; Motor yang semakin banyak 
kendaraan umum (bus-metromini)) yang tidak teratur, taksi yang merajalela & 
busway yang baru muncul menjadikan Jakarta ini pusat dari segala-galanya. 
Kalau anda sudah stress dengan keadaaan kota ini maka 'SELAMAT DATANG DI 
IBUKOTA"...Saya yang lahir disini tidak asing dan tidak menjadi pusing 
dengan apa yang terjadi, nikmatilah apa yang sudah Tuhan kasi kalau segala 
sesuatunya tidak seperti yang anda harapkan maka ketahuilah hidup itu adalah 
"PERJUANGAN".

--- On Tue, 17/2/09, [email protected]  
wrote:
From: [email protected] 
Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: [email protected]
Date: Tuesday, 17 February, 2009, 10:15 AM

Mobil saya cuma satu, jadi setiap pagi saya 'keliling' antar anak
sekolah, antar
istri ke kantor baru menuju kantor saya. Setiap hari ketemu banyak mobil2
mewah,
tapi saya tidak benci mereka tuh...biasa saja. 

Apa alasannya saya benci mereka? Karena mereka lebih kaya, lebih mampu dlsb ?
Kalau mengutip ayat Ali Imran itu, bagi saya seyogyanya itu buat perenungan
diri, kenapa justru mereka yg kaya harta, mulia kedudukan dan bukan saya? Apa
yang kurang dari diri saya? Apakah itu berkah atau cobaan Tuhan buat mereka?
Apakah mungkin karena misi saya di dunia bukan untuk kaya harta dan mulia
kedudukan tetapi kaya dan mulia di hal yang lain? Apakahapakahdst masih
banyak lagi yg bisa diambil hikmahnya ketimbang - maaf - mengutip ayat suci
untuk membenarkan kebencian kita thd orang lain. Secara tidak langsung
sebenarnya itu sama saja mengatakan bahwa Tuhan tidak adil.

Soal kemacetan, mungkin bung Nizami bisa membagi datanya soal pertumbuhan
jumlah
kendaraan antara motor vs mobil.

Salam,
Adhi

- Original Message -
From: jamila lestyowati 
Date: Tuesday, February 17, 2009 8:45 am
Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: [email protected]

> 
> saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya 
> kena macet berjam2...
> ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...
> so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh 
> nyumbangin saah satunya ke saya yg blm ada mobil??
> 
> --- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:
> From: Farhan Al Azhar 
> Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
> To: [email protected]
> Cc: [email protected], [email protected]
> Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>
>Orang Kaya Sombong?!
> 
> Ke Laut Aje!
> 
> 
> 
> Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya 
> secara umum, bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan 
> berbagai macam kemudahan, bahkan... terlebih lagi bukan juga 
> penganut faham komunis sosialisme dengan jargon sama rata sama 
> rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa ALLAH telah 
> menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang artinya:
> 
> 
> 
> Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan 
> kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut 
> kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang 
> yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau 
> kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya 
> Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)
> 
> 
> 
> Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang 
> membuat saya makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). 
> Setelah setiap hari saya menyaksikan kesombongannya lewat mobil-
> mobil mewah yang berseliweran di jalanan ibukota dan membuat 
> kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah lagi 
> adalah mereka sendirian di mobil itu.
> 
> 
> 
> Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil 
> pribadinya masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan 
> atau cuma mentingin dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga 
> kaya memiliki 4 mobil mewah dan masing-masing anggota keluarganya 
> pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau semua orang kaya di 
> Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
> ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. 
> blogspot. com/)
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
>
>
>   
> 
>   
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>   
>   
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 


---

Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-16 Terurut Topik wondo wondo dwija siswanta
Hidup cuma sekali ya kita nikmati sajalah
 
Macet memang bikin kita stres tapi kalau kita enjoy aja dan kalau bisa kita 
nikmati sajalah 
Tinggal di jakarta identik dengan macet, tapi begitu kita pindah ke daerah 
justru kita kangen dengan macet, 
Kami alami juga sebelumnya saya tinggal di jakarta, terus pindah ke palembang 
kurang lebih 6 tahun, kami merasakan ada sesuatu yang hilang, kami kangen 
dengan macet dan gak betah tinggal di tempat yang cenderung sepi
Akhirnya kami pindah lagi dan menyenangkan kok .
Intinya kita nikmati aja, dan harus preepart masalah waktu.  

--- Pada Ming, 15/2/09, jamila lestyowati  menulis:

Dari: jamila lestyowati 
Topik: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 15 Februari, 2009, 9:32 PM







saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya kena macet 
berjam2...
ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...
so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh nyumbangin 
saah satunya ke saya yg blm ada mobil??

--- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:
From: Farhan Al Azhar 
Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: fs...@yahoogroups. com
Cc: Forum_LingkarPena@ yahoogroups. com, hmi-...@yahoogroups .com
Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM

Orang Kaya Sombong?!

Ke Laut Aje!

Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya secara umum, 
bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan berbagai macam kemudahan, 
bahkan... terlebih lagi bukan juga penganut faham komunis sosialisme dengan 
jargon sama rata sama rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa 
ALLAH telah menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang 
artinya:

Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan 
kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang 
Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau 
hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. 
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)

Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang membuat saya 
makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). Setelah setiap hari saya 
menyaksikan kesombongannya lewat mobil-mobil mewah yang berseliweran di jalanan 
ibukota dan membuat kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah 
lagi adalah mereka sendirian di mobil itu.

Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil pribadinya 
masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan atau cuma mentingin 
dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga kaya memiliki 4 mobil mewah dan 
masing-masing anggota keluarganya pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau 
semua orang kaya di Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. blogspot. com/)

[Non-text portions of this message have been removed]











[Non-text portions of this message have been removed]

















  Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-16 Terurut Topik parastryono . adhi

Mobil saya cuma satu, jadi setiap pagi saya 'keliling' antar anak sekolah, antar
istri ke kantor baru menuju kantor saya. Setiap hari ketemu banyak mobil2 mewah,
tapi saya tidak benci mereka tuh...biasa saja. 

Apa alasannya saya benci mereka? Karena mereka lebih kaya, lebih mampu dlsb ?
Kalau mengutip ayat Ali Imran itu, bagi saya seyogyanya itu buat perenungan
diri, kenapa justru mereka yg kaya harta, mulia kedudukan dan bukan saya? Apa
yang kurang dari diri saya? Apakah itu berkah atau cobaan Tuhan buat mereka?
Apakah mungkin karena misi saya di dunia bukan untuk kaya harta dan mulia
kedudukan tetapi kaya dan mulia di hal yang lain? Apakahapakahdst masih
banyak lagi yg bisa diambil hikmahnya ketimbang - maaf - mengutip ayat suci
untuk membenarkan kebencian kita thd orang lain. Secara tidak langsung
sebenarnya itu sama saja mengatakan bahwa Tuhan tidak adil.

Soal kemacetan, mungkin bung Nizami bisa membagi datanya soal pertumbuhan jumlah
kendaraan antara motor vs mobil.

Salam,
Adhi

- Original Message -
From: jamila lestyowati 
Date: Tuesday, February 17, 2009 8:45 am
Subject: Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: [email protected]

> 
> saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya 
> kena macet berjam2...
> ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...
> so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh 
> nyumbangin saah satunya ke saya yg blm ada mobil??
> 
> --- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:
> From: Farhan Al Azhar 
> Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
> To: [email protected]
> Cc: [email protected], [email protected]
> Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>
>Orang Kaya Sombong?!
> 
> Ke Laut Aje!
> 
> 
> 
> Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya 
> secara umum, bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan 
> berbagai macam kemudahan, bahkan... terlebih lagi bukan juga 
> penganut faham komunis sosialisme dengan jargon sama rata sama 
> rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa ALLAH telah 
> menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang artinya:
> 
> 
> 
> Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan 
> kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut 
> kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang 
> yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau 
> kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya 
> Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)
> 
> 
> 
> Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang 
> membuat saya makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). 
> Setelah setiap hari saya menyaksikan kesombongannya lewat mobil-
> mobil mewah yang berseliweran di jalanan ibukota dan membuat 
> kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah lagi 
> adalah mereka sendirian di mobil itu.
> 
> 
> 
> Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil 
> pribadinya masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan 
> atau cuma mentingin dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga 
> kaya memiliki 4 mobil mewah dan masing-masing anggota keluarganya 
> pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau semua orang kaya di 
> Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
> ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. 
> blogspot. com/)
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
>
>
>   
> 
>   
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>   
>   
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 


Re: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!

2009-02-16 Terurut Topik jamila lestyowati

saya emang bukan di jakarta...tapi saya bisa merasakan gmn rasanya kena macet 
berjam2...
ya, perlu aturan kepemilikan mobil pribadi yg jelas di republik ini...
so, ada usulan..?? gmn kalo yg punya mobil lebih dari 2, disuruh nyumbangin 
saah satunya ke saya yg blm ada mobil??

--- On Sun, 2/15/09, Farhan Al Azhar  wrote:
From: Farhan Al Azhar 
Subject: [ekonomi-nasional] OOT: Orang Kaya Sombong?! Ke Laut Aje!
To: [email protected]
Cc: [email protected], [email protected]
Date: Sunday, February 15, 2009, 5:40 AM












Orang Kaya Sombong?!

Ke Laut Aje!



Mohon maaf sebelumnya, bukannya ingin menggeneralisir orang kaya secara umum, 
bukan juga iri melihat mereka yang kaya dengan berbagai macam kemudahan, 
bahkan... terlebih lagi bukan juga penganut faham komunis sosialisme dengan 
jargon sama rata sama rasa, tapi hanya sedikit berbagi dan mengingatkan bahwa 
ALLAH telah menurunkan ayatnya yang sungguh indah di surat Ali Imran yang 
artinya:



Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan 
kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang 
Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau 
hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. 
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imron: 26)



Ya...! untuk kesekian kalinya, saya disuguhkan 'tontonan' yang membuat saya 
makin membenci orang kaya (bahasa betawinya: eneg). Setelah setiap hari saya 
menyaksikan kesombongannya lewat mobil-mobil mewah yang berseliweran di jalanan 
ibukota dan membuat kemacetan yang semakin parah. Dan yang makin membuat parah 
lagi adalah mereka sendirian di mobil itu.



Hggghhh emang... hak mereka siy untuk suka-suka bawa mobil pribadinya 
masing-masing. Tapi entah mereka mikir jauh ke depan atau cuma mentingin 
dirinya sendiri saja. Bayangkan! satu keluarga kaya memiliki 4 mobil mewah dan 
masing-masing anggota keluarganya pergi dengan satu mobil. Bayangkan kalau 
semua orang kaya di Jakarta gitu semua! entah kemacetan seperti apa yang akan 
ditimbulkan. ... (selanjutnya klik http://farizal- alboncelli. blogspot. com/)



[Non-text portions of this message have been removed]




 

  




 

















  

[Non-text portions of this message have been removed]