Re: [R@ntau-Net] Hari Ini, Tour de Mandeh Digelar di Pessel

2015-12-21 Terurut Topik Sjamsir Sjarif

Ondeh Mandeeeh ...

Dari Siggalang kito baco kaba Tue di Mandeh...


Lewati Medan Terjal dan Berlumpur, Tour de Mandeh Sukses

in Headline , Sports 
 1 menit ago 
[image: Peserta TdM melewati jalan berlumpur (desrian erista)] 


Peserta TdM melewati jalan berlumpur (desrian erista)

*PADANG –* Rangkaian kegiatan Tour de Mandeh yang berlangsung di kawasan 
Mandeh, Pesisir Selatan terbilang sukses.

Sekitar 200 orang pembalap asal Sumatera Barat, Pekanbaru, Palembang dan 
Medan berhasil menaklukan rute terjal namun berlumpur. Perjalanan diawali 
dari Carocok Tarusan, naik ke Puncak Mandeh dan ikuti jalan sepanjang 
pantai dan berakhir di Sungai Nyalo dengan jarak tempuh 18 km dengan 4 
pitstop.

Di sepanjang jalan tersebut, para pembalap disuguhkan hamparan laut dengan 
gugusan pulau nan begitu menawan.

“Medan yang kami lalui cukup menantang dan berat. Banyak tanjakan dan 
batu-batuan di jalan. Namun, itu menjadi sensasi tersendri bagi kita. Sebab 
dilatar belakangi pemandangan yang luar biasa indahnya,” ujar Darwis, salah 
seorang peserta sepeda gunung dari komunitas sepeda Rusa BBC Bangko, Jambi.
Sementara itu, Chief Perlombaan TdM, Syafria Wati mengharapkan bersepeda 
bisa dimasukan dalam agenda wisata Mandeh.

Selain gelaran sepeda, dalam festival ini juga digelar Festival Kuliner 
yang menyajikan berbagai makanan khas daerah itu.

“Kegiatan ini bagian dari menghidupkan kembali ciri khas budaya dan kuliner 
Mandeh sebagai upaya mempersiapkan masyarakat menyambut wisatawan nanti,” 
kata Praktisi Pariwisata Sumbar, Zuhrizul.*(lenggo)*


On Sunday, December 20, 2015 at 10:10:09 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Batu Tagak
>
> http://m.youtube.com/watch?v=T4C0e1qh6sg
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


Bls: [R@ntau-Net] Hari Ini, Tour de Mandeh Digelar di Pessel

2015-12-20 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
Batu Tagak

http://m.youtube.com/watch?v=T4C0e1qh6sg

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


Bls: [R@ntau-Net] Hari Ini, Tour de Mandeh Digelar di Pessel

2015-12-20 Terurut Topik 'RAMADHANIL' via RantauNet
Takana lagu lamo Lily Syarif
Lapeh nan dari Kelok Sikabu
..dst

Mandeh...basaba molah mandeh dahuluu...Lai tarogak Denai ndak 
pulang.Ndak basuo ayah jo bundoTapi kini sadang sansaro...
Reff:

 

Pada Senin, 21 Desember 2015 0:18, Sjamsir Sjarif  
menulis:
 

 Ondeeeh . Mandeeeh .

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


[R@ntau-Net] Hari Ini, Tour de Mandeh Digelar di Pessel

2015-12-20 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
Ondeeeh . Mandeeeh .

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


[R@ntau-Net] Hari Ini, Tour de Mandeh Digelar di Pessel

2015-12-20 Terurut Topik Nofendri T. Lare
Wartawan : Elfi Mahyuni - Padang Ekspres
Editor : Riyon
20 December 2015 11:54 WIB

Promosi Wisata Mandeh yang semakin Mendunia

Hari ini, Minggu (20/12) iven sepeda gunung Tour de Mandeh (TdM) yang
diikuti ratusan peserta digelar dengan start di TPI Carocok Tarusan dan
finish di Sei Nyalo, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kegiatan yang digagas pegiat dan praktisi pariwisata bersama Pemkab Pessel
dan masyarakat ini dimeriahkan festival seni dan budaya, kuliner, dan
kerajinan khas masyarakat Mandeh. Seperti apa?

Sekitar 500 peserta dari kalangan perorangan, keluarga dan komunitas dari
dalam dan luar Provinsi Sumbar ambil bagian dalam ajang sepeda gunung Tour
de Mandeh (TdM) yang digelar di Sei Nyalo, Tarusan, Kabupaten Pesisir
Selatan.

Iven yang berawal dari obrolan para pegiat wisata dari berbagai kalangan di
grup WA On de Mandeh ini, melibatkan masyarakat termasuk para pemuda dari 8
nagari di kawasan Mandeh.

Yakni Kenagarian Kampung Pansur, Pulau Karam, Setara Nanggalo, Anau
Cerocok, Ampang Pulai, Sei Nyalo Mudik Air, Mandeh, dan Sei Pinang.

Sabtu (19/12), pegiat wisata yang awalnya mempopulerkan Mandeh lewat Joy
Sailing Mandeh tahun lalu Andrinof A Chaniago, tokoh Minang Fahmi Idris dan
Pj Bupati Alwis bersama masyarakat Kenagarian Sei Nyalo berkumpul di Balai
Pemuda yang dibangun untuk menyambut wisatawan.

“Kegiatan ini mengangkat tema bersepeda di kawasan Mandeh yang kondisi
jalannya penuh dengan tantangan, namun memiliki daya tarik atau pesona
keindahan alam yang luar biasa,” kata Ketua Pelaksana TdM, Iqbal Rama
Dipayana kepada Padang Ekspres, kemarin (19/12).

Para peserta akan menempuh jarak sekitar 26 km mulai dari Carocok Tarusan
hingga ke Sei Nyalo Mudik Air Tarusan. Segala persiapan teknis sudah
dilakukan panitia agar iven yang diwarnai door prize ini berlangsung sukses.

Apalagi kegiatan ini memiliki tujuan yakni promosi wisata Mandeh yang telah
mulai dikenal para wisatawan dalam dan luar negeri. Bahkan pada Oktober
lalu Presiden, para Duta Besar (Dubes) dan sejumlah Menteri telah pula
mengunjungi serta takjub pada potensi daerah ini.

“Lewat iven ini diharapkan kawasan Mandeh semakin dikenal dan dikunjungi
banyak wisatawan,” harapnya. Salah seorang inisiator TdM, Andrinof Chaniago
mengungkapkan rasa salutnya atas kerja keras para panitia siang dan malam
menyiapkan iven TdM ini.

Iven ini muncul dan digerakkan spontan oleh orang-orang yang menginginkan
wisata Sumbar, terutama Mandeh menjadi maju dan berkembang serta berdampak
besar bagi masyarakat.

Gerakan tersebut mendapat sambutan sangat baik dari Pemkab Pessel dan
masyarakat di kawasan Mandeh.

“Dengan gerakan ‘Basamo Mangko Manjadi’ tersebut, iven ini bisa
terealisasi. Saya belum pernah menemukan gerakan yang penuh inisiatif yang
spontanitas dari para pegiat pariwisata seperti ini. Saya melihat inilah
keistimewaan dari Tour de Mandeh dan Festival Mandeh,” ujar mantan Menteri
PPN/Kepala Bappenas ini dalam kegiatan yang juga dihadiri Pemred Padang
Ekspres Nashrian Bahzein ini.

Pegiat pariwisata Sumbar yang juga inisiator iven ini, Zuhrizul dan Ridwan
Tulus mengatakan, kegiatan ini juga bagian dari kelanjutan pemberdayaan
yang telah mereka lakukan terhadap masyarakat di kawasan wisata bahari
Mandeh.

Pada pemberdayaan itu terbentuk kelompok- kelompok masyarakat sadar wisata
sesuai bidangnya. Seperti  seni, kuliner dan kerajinan.

“Sebelum infrastruktur seperti jalan di kawasan ini yang dijanjikan
Presiden Jokowi dalam dua tahun ini selesai, maka masyarakatnya kita
siapkan dulu agar mereka siap menyambut wisatawan yang bakal membanjiri
Mandeh. Selain di nagari-nagari, kita bersama Kementerian Pariwisata juga
beri mereka studi banding ke Bali, belajar menyiapkan kuliner secara
profesional bersama chef dan berkunjung ke ISI Padangpanjang untuk
memperkuat penampilan seni dan budaya lokal,” jelas pengelola Lawang
Adventure Park dan Owner Ikarsa Tour ini.

Zuhrizul menambahkan, dengan adanya iven TdM ini diharapkan para peserta
yang juga banyak membawa keluarga mereka bisa berlayar ke pulau-pulau yang
ada di Mandeh dengan kapal para nelayan lokal, menikmati kuliner khas dan
menginap di homestay masyarakat serta berbelanja souvenir.

Dengan begitu, masyarakat merasakan dampak langsung geliat wisata di
Mandeh. Untuk Festival Mandeh, panitia dan Pemkab Pessel melibatkan ICA
(Indonesia Chef Asosiasi) DPD Sumbar, kesenian oleh Sanggar Seni UNP dan
kerajinan tangan dari ISI Padangpanjang.

Pegiat pariwisata lainnya, Nofrins Napilus mengungkapkan seiring
perkembangan pariwisata, pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana. Namun,
proses pemberdayaan kepada masyarakat sering dikesampingan oleh pemda.

Akibatnya ketika pariwisata itu telah berkembang, tapi masyarakat banyak
yang belum siap dan terkadang hanya menjadi penonton di daerah mereka
sendiri.

Memiriskan lagi, di sejumlah daerah di Sumbar banyak keluhan lewat berbagai
media sosial, seperti adanya pemalakan dan pungutan liar.

”Karena kawasan Mandeh masih mulai berkembang, maka Pak Andrinof berharap