Re: [R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-05 Terurut Topik tasrilmoeis



BMKG: Terjadi Perubahan Cuaca Mendadak Saat Demo 4 November (REPUBLIKA ONLINE) 
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/11/04/og4cwa383-bmkg-terjadi-perubahan-cuaca-mendadak-saat-demo-4-november

Homenasionalumum

BMKG: Terjadi Perubahan Cuaca Mendadak Saat Demo 4 November
Friday, 04 November 2016 | 20:16 WIB
BMKG
Foto citra kondisi cuaca wilayah Jabodetabek pada Jumat (4/11) dari satelit 
Himawari.
Foto citra kondisi cuaca wilayah Jabodetabek pada Jumat (4/11) dari satelit 
Himawari.

    62187
    SHARE

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagaimana telah diprediksikan oleh Badan 
Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya, bahwa pada hari ini, 
Jumat (4/11), antara siang menjelang sore muncul potensi hujan di wilayah 
Jabodetabek dan sekitarnya. Pantauan Radar Cuaca BMKG menunjukkan daerah 
pertumbuhan awan hujan yang terkonsentrasi di wilayah Selatan dan Barat Daya 
Jakarta. 

Kondisi tersebut, sebagaimana dikutip dari siaran pers tertulis BMKG kepada 
Republika.co.id, Jumat (4/11), akhirnya mengakibatkan hujan lebat di beberapa 
tempat sekitar Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok dan Bogor.

Namun yang menarik, menurut Kepala Bidang Layanan Informasi Cuaca BMKG Ana 
Oktavia, terdapat perubahan kondisi angin yang mengakibatkan munculnya 
penyebaran arah dan kecepatan angin atau divergensi tepat di wilayah Jakarta. 
"Artinya zona tersebut menyebabkan kandungan uap air terurai dan tidak terdapat 
proses pertumbuhan awan di sekitar Jakarta khususnya wilayah Pusat, Utara dan 
Timur," ujarnya menjelaskan. 

Keadaan tersebut, menurut Ana, dapat dilihat dari pengamatan Citra Satelit 
Cuaca Himawari, dimana wilayah Banten, Jakarta Selatan, Depok, Bogor dan 
Tangerang Selatan terjadi hujan dan wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya 
berubah menjadi cerah berawan. 

"Kandungan uap air yang cukup basah di wilayah jabodetabek yang terpantau sejak 
pagi hari cenderung bergeser ke wilayah Banten dan Jawa Barat bagian Selatan 
serta mengakibatkan hujan lebat disertai petir terjadi di wilayah tersebut," 
kata Ana menambahkan.

Sent from my Samsung device

 Original message 
From: "Fashridjal M. Noor"  
Date: 11/6/16  06:34  (GMT+07:00) 
To: Rantaunet  
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016 

Ahok sudah lama berkecimpung di eksekutif dan legislatif. 4 tahun jadi wagub 
dan gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya jadi anggota DPR sebagai anggota Golkar, 
sebelumnya lagi jadi bupati Belitung.
Mengherankan sekali kok dia tidak peka dan tidak peduli terhadap keyakinan 
mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam

On Nov 6, 2016 03:53, "Sjamsir Sjarif"  wrote:

 
 
 

 
 
 EDari Detik.com kita baca:

Sabtu 05 Nov 2016, 23:30 WIB
 
 Ahok: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara
 Jabbar Ramdhani - detikNews
 
 
 
 


 
 
 
 Share 0
 
 
 
 Tweet 
 
 
 
 Share 0
 
 
 
 587 komentar
 
 

 
 
 
 
  Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
 
 
 
 
 
 
 
 
 
  
 
 
  
 
  
 
 
  Jakarta - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama 
(Ahok) siap dihukum jika terbukti bersalah dalam dugaan kasus penistaan 
agama. Namun Ahok menginginkan hukum juga harus ditegakkan kepada Buni 
Yani, orang yang pertama kali mengunggah video dirinya saat melontarkan 
pernyataan terkait Surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu.

Menurut
 Ahok, ada kesengajaan yang dilakukan oleh Buni Yani ketika memotong 
ucapannya dan memposting di akun Facebook. Ahok merasa tak ada yang 
salah dengan pernyataannya, namun Buni Yani-lah aktor yang membuat gaduh
 karena salah membuat transkrip Ahok terkait Surat Al Maidah 51.

"Terus
 si Buni Yani sudah mengaku menghilangkan kata 'pakai', itu kan jelas. 
Kalau kita lihat dari pengakuan Buni Yani itu sudah jelas sesuatu yang 
dia teledor. Kalau menurut saya dia sengaja fitnah. Sengaja membuat 
gaduh negara ini. Nah sekarang dia berani enggak seperti saya?" kata 
Ahok usai acara Jasmev di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 69, Menteng, 
Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).

Ahok pun menantang Buni Yani 
menyatakan sikap untuk siap menjalani proses hukum. Ia menambahkan, 
biarkan kasus ini diselesaikan oleh pihak yang netral dan berwenang.

"Kalau
 saya membuat gaduh negara ini, saya bersedia ditangkap dan dipenjara. 
Sekarang si Buni Yani berani enggak? Udah jelas jelas fitnah kok 
menghilangkan, masa sarjana gitu enggak ngerti kata 'pakai' sama enggak,
 lihat aja skripsinya dia," ucap Ahok.

Ahok pun siap diperiksa 
saat dipanggil Bareskrim Polri Senin (7/11) mendatang. Namun Ahok juga 
meyakini suatu saat Buni Yani juga akan diperiksa polisi.

"Nanti 
diproses aja di hukum nanti saya kira Bareskrim akan panggil dia untuk 
jelaskan. Apakah seorang sarjana, peneliti, lulusan Amerika bisa dengan 
gampang saja (hilangkan kata)," tambahnya.
 
(wsn/rna)

On Friday, November 4, 2016 at 6:35:37 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
 
 
 

 
 
 Sabtu 05 Nov 2016

Re: [R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-05 Terurut Topik Fashridjal M. Noor
Ahok sudah lama berkecimpung di eksekutif dan legislatif. 4 tahun jadi
wagub dan gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya jadi anggota DPR sebagai anggota
Golkar, sebelumnya lagi jadi bupati Belitung.

Mengherankan sekali kok dia tidak peka dan tidak peduli terhadap keyakinan
mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam

On Nov 6, 2016 03:53, "Sjamsir Sjarif"  wrote:

> EDari Detik.com kita baca:
>
> Sabtu 05 Nov 2016, 23:30 WIB
> Ahok: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara
> Jabbar Ramdhani - detikNews
> Share *0*
> 
>  Tweet
>
> 
>  Share
> *0*
> 
>  587
> komentar
> 
> [image: Ahok: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara] 
> Foto:
> Jabbar Ramdhani/detikcom
>
> 
> 
> 
> 
> *Jakarta* - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok)
> siap dihukum jika terbukti bersalah dalam dugaan kasus penistaan agama.
> Namun Ahok menginginkan hukum juga harus ditegakkan kepada Buni Yani, orang
> yang pertama kali mengunggah video dirinya saat melontarkan pernyataan
> terkait Surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu.
>
> Menurut Ahok, ada kesengajaan yang dilakukan oleh Buni Yani ketika
> memotong ucapannya dan memposting di akun Facebook. Ahok merasa tak ada
> yang salah dengan pernyataannya, namun Buni Yani-lah aktor yang membuat
> gaduh karena salah membuat transkrip Ahok terkait Surat Al Maidah 51.
>
> "Terus si Buni Yani sudah mengaku menghilangkan kata 'pakai', itu kan
> jelas. Kalau kita lihat dari pengakuan Buni Yani itu sudah jelas sesuatu
> yang dia teledor. Kalau menurut saya dia sengaja fitnah. Sengaja membuat
> gaduh negara ini. Nah sekarang dia berani enggak seperti saya?" kata Ahok
> usai acara Jasmev di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 69, Menteng, Jakarta Pusat,
> Sabtu (5/11/2016).
>
> Ahok pun menantang Buni Yani menyatakan sikap untuk siap menjalani proses
> hukum. Ia menambahkan, biarkan kasus ini diselesaikan oleh pihak yang
> netral dan berwenang.
>
> "Kalau saya membuat gaduh negara ini, saya bersedia ditangkap dan
> dipenjara. Sekarang si Buni Yani berani enggak? Udah jelas jelas fitnah kok
> menghilangkan, masa sarjana gitu enggak ngerti kata 'pakai' sama enggak,
> lihat aja skripsinya dia," ucap Ahok.
>
> Ahok pun siap diperiksa saat dipanggil Bareskrim Polri Senin (7/11)
> mendatang. Namun Ahok juga meyakini suatu saat Buni Yani juga akan
> diperiksa polisi.
>
> "Nanti diproses aja di hukum nanti saya kira Bareskrim akan panggil dia
> untuk jelaskan. Apakah seorang sarjana, peneliti, lulusan Amerika bisa
> dengan gampang saja (hilangkan kata)," tambahnya.
> *(wsn/rna)*
>
> On Friday, November 4, 2016 at 6:35:37 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>>
>> Sabtu 05 Nov 2016, 06:33 WIB
>> Demonstrasi 4 November Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi
>> III dan Ketua MPR
>> Arief Ikhsanudin - detikNews
>>  Share *0*
>> 
>> 
>> 
>> 
>> [image: Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi III dan Ketua
>> MPR] Massa aksi saat di depan Gedung DPR. Foto: Arief Ikhsanudin
>>
>> 
>> 

[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-05 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
 
EDari Detik.com kita baca:

Sabtu 05 Nov 2016, 23:30 WIB
Ahok: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara 
Jabbar Ramdhani - detikNews
Share *0* 

 Tweet 

 Share 
*0* 

 587 
komentar 

 
[image: Ahok: Buni Yani Sengaja Fitnah Saya, Dia Ingin Buat Gaduh Negara] Foto: 
Jabbar Ramdhani/detikcom 

 

 

 

*Jakarta* - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) 
siap dihukum jika terbukti bersalah dalam dugaan kasus penistaan agama. 
Namun Ahok menginginkan hukum juga harus ditegakkan kepada Buni Yani, orang 
yang pertama kali mengunggah video dirinya saat melontarkan pernyataan 
terkait Surat Al Maidah 51 di Kepulauan Seribu.

Menurut Ahok, ada kesengajaan yang dilakukan oleh Buni Yani ketika memotong 
ucapannya dan memposting di akun Facebook. Ahok merasa tak ada yang salah 
dengan pernyataannya, namun Buni Yani-lah aktor yang membuat gaduh karena 
salah membuat transkrip Ahok terkait Surat Al Maidah 51.

"Terus si Buni Yani sudah mengaku menghilangkan kata 'pakai', itu kan 
jelas. Kalau kita lihat dari pengakuan Buni Yani itu sudah jelas sesuatu 
yang dia teledor. Kalau menurut saya dia sengaja fitnah. Sengaja membuat 
gaduh negara ini. Nah sekarang dia berani enggak seperti saya?" kata Ahok 
usai acara Jasmev di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 69, Menteng, Jakarta Pusat, 
Sabtu (5/11/2016).

Ahok pun menantang Buni Yani menyatakan sikap untuk siap menjalani proses 
hukum. Ia menambahkan, biarkan kasus ini diselesaikan oleh pihak yang 
netral dan berwenang.

"Kalau saya membuat gaduh negara ini, saya bersedia ditangkap dan 
dipenjara. Sekarang si Buni Yani berani enggak? Udah jelas jelas fitnah kok 
menghilangkan, masa sarjana gitu enggak ngerti kata 'pakai' sama enggak, 
lihat aja skripsinya dia," ucap Ahok.

Ahok pun siap diperiksa saat dipanggil Bareskrim Polri Senin (7/11) 
mendatang. Namun Ahok juga meyakini suatu saat Buni Yani juga akan 
diperiksa polisi.

"Nanti diproses aja di hukum nanti saya kira Bareskrim akan panggil dia 
untuk jelaskan. Apakah seorang sarjana, peneliti, lulusan Amerika bisa 
dengan gampang saja (hilangkan kata)," tambahnya. 
*(wsn/rna)*

On Friday, November 4, 2016 at 6:35:37 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Sabtu 05 Nov 2016, 06:33 WIB
> Demonstrasi 4 November Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi 
> III dan Ketua MPR 
> Arief Ikhsanudin - detikNews
>  Share *0*  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> [image: Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi III dan Ketua 
> MPR] Massa aksi saat di depan Gedung DPR. Foto: Arief Ikhsanudin 
>
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> *Jakarta* - Masa demonstran yang sempat menyambangi Gedung MPR/DPR/

[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-04 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
 
Sabtu 05 Nov 2016, 06:33 WIB
Demonstrasi 4 November Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi 
III dan Ketua MPR 
Arief Ikhsanudin - detikNews
 Share *0*  

 

 

 

 
[image: Ini Hasil Pertemuan Para Demonstran dengan Komisi III dan Ketua MPR] 
Massa 
aksi saat di depan Gedung DPR. Foto: Arief Ikhsanudin 

 

 

 

 
*Jakarta* - Masa demonstran yang sempat menyambangi Gedung MPR/DPR/DPD RI 
akhirnya membubarkan diri. Sebelumnya perwakilan mereka sempat ditemui oleh 
Ketua MPR dan Komisi III DPR RI.

"Kita akan follow up semaksimal mungkin apa yang disampaikan oleh imam 
kita, dan para ulama lainnya. Intinya adalah kita akan memenuhi tuntutan 
yang disampaikan. Komisi III akan panggil Kapolri dan jajarannya tentang 
kasus dugaan penistaan agama," kata anggota Komisi III Aboe Bakar Alhabsy 
di Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Aboe Bakar berjanji akan mengawal kasus tersebut bersama-sama. Hari Senin 
(7/11), Komisi III akan menindaklanjuti semuanya, kata politikus PKS 
tersebut.

Selain Aboe Bakar juga ada anggota Komisi III Sufmi Dasco Ahmad. Politikus 
Gerindra itu menyatakan hal yang sama.

Ketua MPR Zulkifli Hasan kemudian menyinggung soal pernyataan Presiden 
Jokowi yang meminta kasus tersebut diusut secara cepat. Zulkifli meminta 
para demonstran juga percaya kepada pemerintah.

"Kami, tadi dengan Habib Rizieq (Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab) 
berjanji akan mengawasi dengan ketat dan sungguh-sungguh dan diawasi juga 
oleh seluruh rakyat Indonesia. Penegakan hukum yang tegas dan adil harus 
segera diselesaikan," ungkap Zulkifli.

Rizieq kemudian meminta para demonstran untuk pulang ke rumah 
masing-masing. Pemerintah telah berjanji akan menuntaskan kasus ini dalam 2 
pekan.

"Akhirnya Bapak Presiden telah mengumumkan, dugaan penistaan agama yang 
dilakukan Ahok (Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama), 
telah menginstruksikan untuk menyelesaikan dalam waktu yang cepat, tepat 
dan transparan," tutur Rizieq.


*(bag/bag)*

On Friday, November 4, 2016 at 10:40:48 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Jokowi: Kerusuhan Demo 4 November Ditunggangi Aktor Politik
> [image: Ahmad Romadoni] 
> Ahmad Romadoni 
>
> 05 Nov 2016, 00:14 WIB
> 11
>
> 
>
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan 
> Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
>
> *Liputan6.com, Jakarta -* Presiden Joko Widodo menyesalkan kerusuhan yang 
> terjadi dalam demonstrasi 4 November. Jokowi menyatakan kerusuhan 
> ditunggangi aktor politik.
>
> "Kita menyesalkan kejadian ba'da Isya yang seharusnya sudah bubar tetapi 
> menjadi rusuh. Dan ini kita lihat telah ditunggangi aktor politik," kata 
> Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini 
> hari.
>
> Baca Juga
>
>- JK: Kasus Ahok Ditegakkan dengan Hukum Tegas dan Cepat 
>
> 
>- Kapolri Imbau Massa Hanya Demo di Depan Istana 
> 

[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-04 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
Jokowi: Kerusuhan Demo 4 November Ditunggangi Aktor Politik
[image: Ahmad Romadoni] 
Ahmad Romadoni 

05 Nov 2016, 00:14 WIB

   - 
   - 
   - 
   - 
   - 
   
11


 

 

 

 

Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan 
Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014

*Liputan6.com, Jakarta -* Presiden Joko Widodo menyesalkan kerusuhan yang 
terjadi dalam demonstrasi 4 November. Jokowi menyatakan kerusuhan 
ditunggangi aktor politik.

"Kita menyesalkan kejadian ba'da Isya yang seharusnya sudah bubar tetapi 
menjadi rusuh. Dan ini kita lihat telah ditunggangi aktor politik," kata 
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini 
hari.

Baca Juga

   - JK: Kasus Ahok Ditegakkan dengan Hukum Tegas dan Cepat 
   

   - Kapolri Imbau Massa Hanya Demo di Depan Istana 
   

   - VIDEO: Meredam Panas Demo 4 November 
   

Jokowi mengapresiasi demonstrrasi yang berjalan sejak pagi hingga magrib 
berjalan dengan damai dan tertib.

"Sebagai negara demokrasi, kita menghargai proses penyampaian unjuk rasa 
yang dilakukan hari ini dengan cara yang tertib dan damai," kata Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden setelah melakukan rapat terbatas 
dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot 
Nurmantyo, Menag Lukman Hakim Saifudin, dan Menkopolhukam Wiranto.

   - 
   - 
   - 
   - 
   - 
   

On Friday, November 4, 2016 at 10:29:52 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> EDari DETIKCOM:
>
> Sabtu 05 Nov 2016, 00:14 WIB
> Demo 4 November Jokowi: Terima Kasih Ulama dan Habib yang Pimpin Umat 
> dengan Menyejukkan 
> M Iqbal - detikNews
> Share *0* 
> 
>  Tweet 
>
> 
>  Share 
> *0* 
> 
>  0 
> komentar 
> 
>  
> [image: Jokowi: Terima Kasih Ulama dan Habib yang Pimpin Umat dengan 
> Menyejukkan] Foto: Iqbal/detikcom 
>
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> *Jakarta* - Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para 
> ulama dan kyai yang sudah memimpin demo 4 November 2016. Demo hingga 
> maghrib berjalan dengan sejuk. 
>
> "Sebagai negara demokrasi, kita menghargai proses penyampaian aspirasi 
> melalui unjuk rasa yang dilakukan pada hari ini dengan cara-cara yang 
> tertib dan damai," kata Jokowi. 
>
> Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta 
> Pusat, Sabtu (5/11/2016). Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot 
> Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Jenderal Budi 
> Gunawan, Menko Polhukam Wiranto, dan Menag Lukman Hakim. 
>
> "Terima kasih kami sampaikan kepada para ulama, kyai, habib, ustaz yang 
> telah memimpin umatnya yang menyejukkan sehingga sampai maghrib berjalan 
> dengan tertib dan damai," ucapnya. 
>
> Pernyataan pers ini disampaikan Jokowi setelah memimpin rapat terbatas 
> malam tadi. Rapat berlangsung sejak pukul 22.30 WIB. 
>
>
> *(imk/fjp)*
>
> On Thursday, November 3, 2016 at 1:16:57 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>>
>>
>> http://news.liputan6.com/read/2643023/taktik-jitu-demo-4-november-dari-sorban-hingga-permen?medium=Headline&campaign=Headline_click_5
>>
>>
>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet

[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-04 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
 EDari DETIKCOM:

Sabtu 05 Nov 2016, 00:14 WIB
Demo 4 November Jokowi: Terima Kasih Ulama dan Habib yang Pimpin Umat 
dengan Menyejukkan 
M Iqbal - detikNews
Share *0* 

 Tweet 

 Share 
*0* 

 0 
komentar 

 
[image: Jokowi: Terima Kasih Ulama dan Habib yang Pimpin Umat dengan 
Menyejukkan] Foto: Iqbal/detikcom 

 

 

 

 
*Jakarta* - Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para ulama 
dan kyai yang sudah memimpin demo 4 November 2016. Demo hingga maghrib 
berjalan dengan sejuk. 

"Sebagai negara demokrasi, kita menghargai proses penyampaian aspirasi 
melalui unjuk rasa yang dilakukan pada hari ini dengan cara-cara yang 
tertib dan damai," kata Jokowi. 

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, 
Sabtu (5/11/2016). Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Menko 
Polhukam Wiranto, dan Menag Lukman Hakim. 

"Terima kasih kami sampaikan kepada para ulama, kyai, habib, ustaz yang 
telah memimpin umatnya yang menyejukkan sehingga sampai maghrib berjalan 
dengan tertib dan damai," ucapnya. 

Pernyataan pers ini disampaikan Jokowi setelah memimpin rapat terbatas 
malam tadi. Rapat berlangsung sejak pukul 22.30 WIB. 


*(imk/fjp)*

On Thursday, November 3, 2016 at 1:16:57 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
>
> http://news.liputan6.com/read/2643023/taktik-jitu-demo-4-november-dari-sorban-hingga-permen?medium=Headline&campaign=Headline_click_5
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-03 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
http://news.liputan6.com/read/2643023/taktik-jitu-demo-4-november-dari-sorban-hingga-permen?medium=Headline&campaign=Headline_click_5


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


[R@ntau-Net] Re: Berbondong-bondong Ke Jakarta Demo 4 Nov 2016

2016-11-03 Terurut Topik Sjamsir Sjarif
Aha, main angka, banyak bedanya antara 1020 dan 252. Lipat empat!

Dari Haluan:


Kapolda Sumbar Bantah Melepas Peserta Demo Sumbar ke Jakarta 
Rabu,02 November 2016 - 20:52:16 WIB
[image: Kapolda Sumbar Bantah Melepas Peserta Demo Sumbar ke Jakarta] Kapolda 
Sumbar Brigjen Pol Drs Basarudin 

 

*PADANG, HALUAN *- Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda 
Sumbar), Brigjen Pol Drs Basarudin melalui Kepala Bidang Hubungan 
Masyarakat (Kabid Humas), AKBP Syamsi menyatakan, bahwa Kapolda tidak ada 
melepas keberangkatan sejumlah warga sumbar yang berangkat ke Jakarta untuk 
demo.

 

Syamsi menjelaskan, Kapolda hanya memberikan sedikit arahan kepada 70 orang 
yang tergabung ke berbagai ormas Islam di Kota Padang di Hotel Nabawy 
Syariah milik ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau 
(MTKAAM), Irfianda Abidin itu pada Senin (2/11) malam.

 

Dalam himbauannya, Basarudin menyampaikan bahwa para pendemo yang berasal 
dari Sumbar, agar selalu berhati-hati dan tidak terpancing aksi anarkis dan 
provokatif di demo yang dipusatkan di jantung negara tersebut.

 

"Jadi tidak benar Kapolda melepas keberangkatan mereka ke DKI Jakarta, 
hanya saja beliau (Basarudin, red) memberikan beberapa arahan dan poin-poin 
penting dalam pelaksanaan demo itu. Apalagi, mereka jauh-jauh dari Sumbar 
ke Jakarta hanya untuk melaksanakan unjuk rasa saja," ujarnya.

 

Sebut mantan Wadir Lantas Polda Sumbar ini, adapun jumlah massa dari 
Sumatera Barat yang tergabung ke dalam ormas islam berjumlah sekitar 252 
orang, terdiri dari 90 orang dari Kota Bukittinggi, Payakumbuh 92 orang, 
dan Kota Padang sebanyak 70 orang.

 

Jumlah tersebut tidak sebanyak yang diprediksi sebelumnya, dimana dikatakan 
jumlah massa dari Sumbar yang bergerak ke Jakarta mencapai 1020 orang.

 

"Makanya saya juga kaget, kenapa jumlahnya bisa segitu banyaknya, padahal 
jumlah mereka yang dari Sumbar cuma 252 orang kok," celetuk pria asal 
Sulawesi ini.

 


   - 1 
  

  - 2 
  

  - Halaman Selanjutnya 
  

   


On Tuesday, November 1, 2016 at 8:07:39 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Dari Haluan Padang:
>
> Hari Ini, Seribu Lebih Warga Sumbar Berangkat ke Jakarta Demo Ahok 
> Selasa,01 November 2016 - 17:18:20 WIB
> [image: Hari Ini, Seribu Lebih Warga Sumbar Berangkat ke Jakarta Demo Ahok] 
> BERSIAP 
> DEMO AHOK--Puluhan warga bersiap berangkat menuju Jakarta untuk demo Ahok, 
> Selasa (1/11). RIVO SEPTI ANDRIES 
>
> 
>  
>
> PADANG, HALUAN--Sebanyak 1020 masyarakat Sumatera Barat bakal ikut demo 
> yang direncanakan pada Jumat (4/11) di Jakarta.
>
>  
>
> Rombongan diberangkatkan menggunakan 17 bus dan 24 mobil minibus.
>
>  
>
> Hal ini disampaikan Kordinator Aksi Irfianda Abidin dan didampingi Ketua 
> Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Gusrizal Gazahar di Padang, Selasa 
> (1/11).
>
>  
>
> "Malam ini kami berangkat.Total semua dari Sumbar ada 1020 orang yang 
> berangkat. Untuk padang sekitar 150 orang yang berangkat, dengan dua bus 
> satu mobil," ungkapnya.
>
>  
>
> Ia menjelaskan, mayoritas yang berangkat dari padang adalah mahasiswa. Dan 
> diprediksi perjalan ke Jakarta selama dua hari.
>
>  
>
> Selain itu semua warga yang berangkat akan bergabung dengan pendemo 
> lainnya di Jakarta.
>
>  
>
> "Titik kumpul ada di Dewan Dakwah Indonesia di Jalan Keramat Raya, 
> Jakarta. Kami semua sudah siaga," terangnya.
>
>  
>
> Ia menjelaskan, warga Sumbar yang berangkat ke Jakarta meminta Gubernur 
> Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang disapa Ahok untuk diadili secara 
> hukum.
>
>  
>
> Dari pantaun haluan, warga yang akan berangkat untuk aksi demo mengisi 
> formulir pendaftaran aksi bela islam. Mayoritas yang akan berangkat adalah 
> pria dan membawa bendera.(h/rvo)
>
>  
>
> Editor : Rivo Septi Andries
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email l