Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman -"ughang Piaman?-jb".

2011-11-08 Terurut Topik zubir . amin
   Kanakan Ephi Lintau nn baik n sanak palanta.
   Kalau adaik di Piaman,biasonyo lelaki nn sudah nikah dapek gala dari gala 
ayah kanduangnyo,Sutan,Sidi,Bagindo. 
   Gala ko dipakai/dilatakkan dimuko namo nn ybs.Umpanyo Sutan Zubir Amin.Gala 
dari Ayah ko gak pernah dilatakkan ditangah-tangah gala nn lain. 
  Kok ado kato'sutan'ditangah kato gala,JB bisa memastikan nn ybs bukan ughang 
Piaman co 'Tuanku Tumenggung SUTAN Suleiman,'.Di Piaman tidak ada model 
ko,model nn comantun ado di Darek.

   Seingat JB(iko ndak akurat) Sutan Sulaiman ini baasa dari Piaman bana,rumah 
beliau di Jln H.A.Salim(dakek) bunderan jln Irian,Jakpus,ndak jauh dari tampek 
tingga JB,karena kami bertetangga.

   Iko senek bahan info sajo dari JB,semoga bermanfaat.

   Sutan Zubir Amin,DtRJ,ughang Piaman.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-Original Message-
From: Ephi Lintau 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 8 Nov 2011 20:20:58 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

Pak TR jo Mak Tan AMeh..., ambo ggogling basobok tulisan Ajo Suryadi : dek
di Lintau ambo yo alun mandangan namo Sutan Sulaiman, namo dgn kato sutan
agak jarang di lintau...

Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman: Kepala Laras Sungai
Puar<http://urangminang.wordpress.com/2011/02/07/datuak-tumangguang-sutan-sulaiman-kepala-laras-sungai-puar/>
7 02 2011 Oleh : Suryadi
 <http://niadilova.blogdetik.com/?p=640>



*<http://urangminang.files.wordpress.com/2011/02/minang-saisuak-36-datuak-tumangguang-sutan-sulaiman-kepala-laras-sungai-puar.jpg>
TUANKU* *LARAS* adalah jabatan adat bikinan Belanda untuk mengontrol
masyarakat Minangkabau. Gelar *tuanku* *lareh *(‘tuanku laras’), atau *
larashoofd* (‘kepala laras’) dalam bahasa Belanda, cukup bergengsi di
Minangkabau pada zaman kolonial. Mereka yang dipilih menjadi kepala laras
biasanya berasal dari kalangan penghulu berpengaruh di suatu nagari yang
bisa diajak bekerjasama oleh Belanda. Jabatan tuanku laras sebebarnya
sangat pelik: ke atas ia harus loyal kepada Belanda, ke bawah ia harus
melindungi rakyatnya. Banyak kepala laras yang masih memegang idealisme,
tetapi tak sedikit yang dibenci oleh masyarakatnya sendiri karena secara
langsung atau tidak mereka menjadi perpanjangan tangan kolonialis Belanda
untuk menekan dan mengontrol masyarakat Minangkabau di nagari-nagari.

 Rubrik ‘Minang Saisuak’ kali ini menampilkan foto Kepala Laras Sungai
Puar, Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman (dalam dokumen-dokumen Belanda
namanya ditulis ‘Datoe Toemanggoeng Soetan Soeliman’). Foto ukuran 17,5×12
cm. ini dibuat oleh mat kodak Th. F.A. Delprat pada tahun 1890. Datuak
Tumangguang berkuasa antara 1870-an sampai 1930-an. Ia dikenal dekat dengan
Belanda dan cukup cerdik menggunakan jabatannya untuk kesejahteraan
keluarganya. Rumahnya gadangnya yang besar di Sungai puar, dan termasuk
yang termewah untuk ukuran waktu itu, acap kali kedatangan tamu-tamu
penting orang Belanda (antara lain perintis pembuatan jalan kereta api,
J.W. Ijzerman, peneliti Jerman Alfred Maas, dan mantan misionaris Meint
Joustra). Para pengunjung Eropa itu sempat membuat foto interior rumah
gadang milik Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman (lihat misalnya, buku Alfred
Maas, *Quer durch Sumatra: Reise-Erinnerungen*. Berlin: Wilhem Süsserott,
1904; M. Joustra, *Minangkabau: Overzicht van Land, Geschiedenis en
Volk.*Leiden: Louis H. Becherer, 1921). Foto-foto itu boleh dibilang
cukup langka
karena tidak banyak sebenarnya dokumen visual klasik yang memotret interior
rumah gadang Minangkabau. Fotografer Delprat juga sempat memotret keluarga
besar Datuak Tumangguang (akan kami tampilkan pada kesempatan lain).

 Gaya pakaian tuanku laras seperti dapat dilihat pada foto Datuak
Tumangguang Sutan Sulaiman di atas tampaknya mencerminkan pula posisi
politiknya. Pakaiannya adalah kombinasi baju gaya Eropa dan pakaian
pribumi, seolah-olah merepresentasikan posisi dilematis yang diembannya:
antara membela kepentingan rakyat dan merealisasikan perintah-perintah dari
atasan Belandanya. Salah satu hal yang sering situgaskan oleh Belanda
kepada Tuanku Laras adalah mencari tenaga rodi untuk pembangunan jalan dan
pekerjaan-pekerjaan lainnya untuk kepentingan Belanda. Sehingga waktu itu
terkenal pantun: *Daulu rabab nan batangkai / Kini kopi nan babungo / Daulu
adat nan bapakai / Kini rodi nan paguno*. Sekarang, jauh setelah era tuanku
karas lenyap dari alam Minangkabau, hakikat baris isi pantun itu masih saja
terasa, tapi mungkin harus diubah sedikit: ‘*daulu adat nan bapakai*, *kini
ko pitih nan nyo tanyo*’. ‘UUD (*U*jung-*U*jungnya *D*uit)’kata orang
sekarang.

 *Suryadi* – Leiden, Belanda. (Sumber foto: KITLV Leiden)

*Singgalang*, Minggu, 6 Februari 2011


2011/11/8 

>
> Mak Tan Ameh
>
> Lareh jo Damang merupakan aparat Ulando, apa memang ada yg berontak ?
>
> Kalau perlawanan terhadap Ulando sejak awal abad ke 20 nan tau awak Perang
> Kamang, Manggopoh

Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik ajo duta
Dinda Taufiq,

Subronto Laras tu ayahnya pambuek badia di Sungai Pua. (Iko kidiang)

On 11/8/11, [email protected]  wrote:
> Ado pulo  Subronto Laras. Baliau iko  anak ujuang ameh awak dari Lareh
> dimano itu ?
>
> -TR
>
>
> Sent from my BlackBerryŽ
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik taufiqrasjid
Ado pulo  Subronto Laras. Baliau iko  anak ujuang ameh awak dari Lareh dimano 
itu ?
 
-TR


Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik Ephi Lintau
lalu ado nan mangomentari :
keturunan dari Sutan Sulaiman ini lahir seorang Pahlawan Nasional yaitu
Abdul Moeis, pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia, yang meninggal tahun
1959 di Bandung, adalah anak dari Tuangku Laras ini.
Pemangku adat inipun konon pernah ditindak Belanda gara-gara menolak
pemungutan pajak (belasting) di desanya. Karena Penolakannya itu diasingkan
ke Pulau Bangka.

Suatu hal yang sangat perlu diketahui, bahwa di Kota Bandung (salah satu
daerah parantauan bagi orang Sungai Pua) ada jalan dan terminal yang diberi
nama Abdul Moeis dan Soedirman (Saudara Abdul Moeis, yang terkenal dengan
piala Badminton Soedirman) yang dianggap sebagai pahlawan dan pejuang yang
cukup banyak berjasa terhadap Negara Republik Indonesia di bidangnya
masing-masing. Berliau berdua adalah anak pusako urang Sungai Pua (anak
Tuanku Larch) Soelaiman Dt. Tumangguang. Demikian yang ditulis oleh Inyiak
Segeh dalam tulisannya.


2011/11/8 Ephi Lintau 

> Pak TR jo Mak Tan AMeh..., ambo ggogling basobok tulisan Ajo Suryadi : dek
> di Lintau ambo yo alun mandangan namo Sutan Sulaiman, namo dgn kato sutan
> agak jarang di lintau...
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik Ephi Lintau
Pak TR jo Mak Tan AMeh..., ambo ggogling basobok tulisan Ajo Suryadi : dek
di Lintau ambo yo alun mandangan namo Sutan Sulaiman, namo dgn kato sutan
agak jarang di lintau...

Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman: Kepala Laras Sungai
Puar<http://urangminang.wordpress.com/2011/02/07/datuak-tumangguang-sutan-sulaiman-kepala-laras-sungai-puar/>
7 02 2011 Oleh : Suryadi
 <http://niadilova.blogdetik.com/?p=640>



*<http://urangminang.files.wordpress.com/2011/02/minang-saisuak-36-datuak-tumangguang-sutan-sulaiman-kepala-laras-sungai-puar.jpg>
TUANKU* *LARAS* adalah jabatan adat bikinan Belanda untuk mengontrol
masyarakat Minangkabau. Gelar *tuanku* *lareh *(‘tuanku laras’), atau *
larashoofd* (‘kepala laras’) dalam bahasa Belanda, cukup bergengsi di
Minangkabau pada zaman kolonial. Mereka yang dipilih menjadi kepala laras
biasanya berasal dari kalangan penghulu berpengaruh di suatu nagari yang
bisa diajak bekerjasama oleh Belanda. Jabatan tuanku laras sebebarnya
sangat pelik: ke atas ia harus loyal kepada Belanda, ke bawah ia harus
melindungi rakyatnya. Banyak kepala laras yang masih memegang idealisme,
tetapi tak sedikit yang dibenci oleh masyarakatnya sendiri karena secara
langsung atau tidak mereka menjadi perpanjangan tangan kolonialis Belanda
untuk menekan dan mengontrol masyarakat Minangkabau di nagari-nagari.

 Rubrik ‘Minang Saisuak’ kali ini menampilkan foto Kepala Laras Sungai
Puar, Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman (dalam dokumen-dokumen Belanda
namanya ditulis ‘Datoe Toemanggoeng Soetan Soeliman’). Foto ukuran 17,5×12
cm. ini dibuat oleh mat kodak Th. F.A. Delprat pada tahun 1890. Datuak
Tumangguang berkuasa antara 1870-an sampai 1930-an. Ia dikenal dekat dengan
Belanda dan cukup cerdik menggunakan jabatannya untuk kesejahteraan
keluarganya. Rumahnya gadangnya yang besar di Sungai puar, dan termasuk
yang termewah untuk ukuran waktu itu, acap kali kedatangan tamu-tamu
penting orang Belanda (antara lain perintis pembuatan jalan kereta api,
J.W. Ijzerman, peneliti Jerman Alfred Maas, dan mantan misionaris Meint
Joustra). Para pengunjung Eropa itu sempat membuat foto interior rumah
gadang milik Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman (lihat misalnya, buku Alfred
Maas, *Quer durch Sumatra: Reise-Erinnerungen*. Berlin: Wilhem Süsserott,
1904; M. Joustra, *Minangkabau: Overzicht van Land, Geschiedenis en
Volk.*Leiden: Louis H. Becherer, 1921). Foto-foto itu boleh dibilang
cukup langka
karena tidak banyak sebenarnya dokumen visual klasik yang memotret interior
rumah gadang Minangkabau. Fotografer Delprat juga sempat memotret keluarga
besar Datuak Tumangguang (akan kami tampilkan pada kesempatan lain).

 Gaya pakaian tuanku laras seperti dapat dilihat pada foto Datuak
Tumangguang Sutan Sulaiman di atas tampaknya mencerminkan pula posisi
politiknya. Pakaiannya adalah kombinasi baju gaya Eropa dan pakaian
pribumi, seolah-olah merepresentasikan posisi dilematis yang diembannya:
antara membela kepentingan rakyat dan merealisasikan perintah-perintah dari
atasan Belandanya. Salah satu hal yang sering situgaskan oleh Belanda
kepada Tuanku Laras adalah mencari tenaga rodi untuk pembangunan jalan dan
pekerjaan-pekerjaan lainnya untuk kepentingan Belanda. Sehingga waktu itu
terkenal pantun: *Daulu rabab nan batangkai / Kini kopi nan babungo / Daulu
adat nan bapakai / Kini rodi nan paguno*. Sekarang, jauh setelah era tuanku
karas lenyap dari alam Minangkabau, hakikat baris isi pantun itu masih saja
terasa, tapi mungkin harus diubah sedikit: ‘*daulu adat nan bapakai*, *kini
ko pitih nan nyo tanyo*’. ‘UUD (*U*jung-*U*jungnya *D*uit)’kata orang
sekarang.

 *Suryadi* – Leiden, Belanda. (Sumber foto: KITLV Leiden)

*Singgalang*, Minggu, 6 Februari 2011


2011/11/8 

>
> Mak Tan Ameh
>
> Lareh jo Damang merupakan aparat Ulando, apa memang ada yg berontak ?
>
> Kalau perlawanan terhadap Ulando sejak awal abad ke 20 nan tau awak Perang
> Kamang, Manggopoh dan Silungkang. Itu karano menentang Belasting
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -Original Message-
> From: "tasrilmoeis" 
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 8 Nov 2011 17:47:06
> To: 
> Reply-To: [email protected]
> Subject: RE: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman
>
>
> Mak TR,
> Sutan Sulaiman ko ado pulo nan lareh Sungai Pua awal taun 1900an.
> Apo mungkin iko urang no?
>
> Wassalam
> Tan Ameh
>
> -Original Message-
> From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
> Behalf Of [email protected]
> Sent: Tuesday, November 08, 2011 5:13 PM
> To: [email protected]
> Subject: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman
>
> Salain Buya Hamka nan mendapek gala Pahlawan Nasional
>
> Ciek lai pemimpin urang awak nan dianugerahi Bintang Maha Putra Adi
> Pradana adolah Sutan Sulaiman yang berjuang melawan Ulando sekitar tahun
> 1928
>
> Dari daerah mano baliau

Re: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik taufiqrasjid

Mak Tan Ameh

Lareh jo Damang merupakan aparat Ulando, apa memang ada yg berontak ?

Kalau perlawanan terhadap Ulando sejak awal abad ke 20 nan tau awak Perang 
Kamang, Manggopoh dan Silungkang. Itu karano menentang Belasting
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-Original Message-
From: "tasrilmoeis" 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 8 Nov 2011 17:47:06 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: RE: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman


Mak TR,
Sutan Sulaiman ko ado pulo nan lareh Sungai Pua awal taun 1900an.
Apo mungkin iko urang no?

Wassalam
Tan Ameh

-Original Message-
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of [email protected]
Sent: Tuesday, November 08, 2011 5:13 PM
To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

Salain Buya Hamka nan mendapek gala Pahlawan Nasional

Ciek lai pemimpin urang awak nan dianugerahi Bintang Maha Putra Adi Pradana 
adolah Sutan Sulaiman yang berjuang melawan Ulando sekitar tahun 1928

Dari daerah mano baliau iko, apakah dari daerah Lintau Tusangka ?

---TR

Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


RE: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik tasrilmoeis

Mak TR,
Sutan Sulaiman ko ado pulo nan lareh Sungai Pua awal taun 1900an.
Apo mungkin iko urang no?

Wassalam
Tan Ameh

-Original Message-
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of [email protected]
Sent: Tuesday, November 08, 2011 5:13 PM
To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

Salain Buya Hamka nan mendapek gala Pahlawan Nasional

Ciek lai pemimpin urang awak nan dianugerahi Bintang Maha Putra Adi Pradana 
adolah Sutan Sulaiman yang berjuang melawan Ulando sekitar tahun 1928

Dari daerah mano baliau iko, apakah dari daerah Lintau Tusangka ?

---TR

Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


[R@ntau-Net] Sutan Sulaiman

2011-11-08 Terurut Topik taufiqrasjid
Salain Buya Hamka nan mendapek gala Pahlawan Nasional

Ciek lai pemimpin urang awak nan dianugerahi Bintang Maha Putra Adi Pradana 
adolah Sutan Sulaiman yang berjuang melawan Ulando sekitar tahun 1928

Dari daerah mano baliau iko, apakah dari daerah Lintau Tusangka ?

---TR

Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/