Aw: Bls: [R@ntau-Net] BIM TAK AMAN

2016-01-07 Terurut Topik Muljadi Ali Basjah
Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Ibu2/ Bapak2 sarato pambaco nan Budiman.

Ambo hanyo nyak manambah saketek samiang , kisah duo kaka baradiak nan 
berpangalaman kurang elok di SumBar.
Salamaik mambaco, jikok ado nan bisa dipeloki dek Ibu2/Bapak2 sila peloki.

Salamaik mambaco,
Wasalam,
Muljadi Ali Basjah

http://budakletrik.blogspot.de/2014/09/kembara-trans-sumatra-padang-bukit.html




> Gesendet: Samstag, 26. Dezember 2015 um 20:34 Uhr
> Von: "'RAMADHANIL' via RantauNet" 
> An: "[email protected]" 
> Betreff: Bls: [R@ntau-Net] BIM TAK AMAN
>
> Bara tadanga pulo dek awak ado  Urang alah Dewasa bisa hilang di BIM
> Kalau memang diculik, apokah ybs punyo masalah pribadi jo urang lain?
> Wassalam,R PitopangPalu- Sulawesi Tengah
>  
> 
> Pada Jumat, 25 Desember 2015 12:13, Andri Satria Masri 
>  menulis:
>  
> 
>  Doni kakak Hendra AswaraPada 25 Des 2015 11.02, "Andri Satria Masri" 
>  menulis:
> 
> Hampir 24 jam berselang dapek kaba baiak dari atasan Andri mangabakan 
> kakaknyo alah pulang. Andri pun posting kabar gembira tsb di 
> Facebook:​Alhamdulillah dapat kabar gembira dari Hendra Aswara bahwa pada jam 
> 16.30 Wib kakaknya sudah sampai di rumah dalam kondisi baju penuh darah 
> akibat luka di tangan. Menurut kakaknya, sewaktu di parkiran bandara, bahunya 
> ditepuk oleh 2 orang laki-laki tidak dikenal kemudian dimasukkan ke dalam 
> mobil Luxio dan dibawa ke Banuaran Padang. Sesampai di Banuaran kakaknya 
> melawan dua orang laki-laki tersebut dan melukai tangan kanannya dengan 
> sebilah pisau. HP dan dompetnya diambil. Total kerugian tidak diketahui 
> karena uang di dompet tidak ingat jumlahnya. Selanjutnya dia dilempar keluar 
> mobil dan tidak sadarkan diri sampai pagi harinya. Pagi hari tersadar dan 
> ditemukan oleh penduduk setempat yang kemudian membawanya ke klinik terdekat 
> untuk diobati. Setelah diobati dia pulang naik angkot dari Banuaran ke 
> Tabing, dari Tabing naik kereta api ke Pariaman. Dari stasiun kereta api 
> Pariaman naik ojek ke rumah. Demikian kronologis yang disampaikan Hendra 
> Aswara melalui handphone dengan perasaan lega dan gembira. Atas nama Hendra 
> dan kerabat Humas Padang Pariaman mengucapkan terima kasih atas perhatian dan 
> peduli kawan-kawan FB yang telah membaca postingan ini. Mohon maaf apabila 
> telah menganggu kenyamanan atas postingan ini. Berdasarkan pengalaman ini, 
> diharapkan semua kita berhati hati berada di bandara atau pusat keramaian. 
> Agar kejadian serupa tidak terjadi pada kita.​Pada 25 Des 2015 10.58, "Andri 
> Satria Masri"  menulis:
> 
> Berita tsb benar adanya pak. Kebetulan yang diculik ko kakak atasan Andri.Iko 
> postingan Andri di Facebook kutiko atasan Andri mangabakan kehilangan 
> kakaknyo:INFO KEHILANGAN ORANGTelah kehilangan:
> Nama: Doni Warmanto
> Umur: 37 tahun
> Ciri ciri: Kulit putih, muka bulat, tinggi 165 cm berat 60kg baju terakhir 
> yang dipakai kaos warna abu abu
> Alamat: Jl. H Agus Salim Barat No 25 Kampung Baru Pariaman
> Pekerjaan: SwastaKronologisnya:Selasa 22 Desember 2015 posisi terakhir sedang 
> di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 17 sore, saat istrinya
> membeli es krim buat anaknya.Begitu kembali istri dan anaknya tidak menemukan 
> suaminya di lokasi
> yang ditinggalkan tadi sampai sekarang sedangkan kendaraan yang mereka pakai 
> menuju bandara masih ada.Yang bersangkutan adalah kakak kandung dari Hendra 
> Aswara Kabag Humas
> Setdakab Padang Pariaman.Mohon kepada rekan rekan FB, jika ditemukan mohon 
> hubungi :Hendra Aswara, S.STP, MM di Nomor 081267989955/ 08116944060 atau 
> diantar ke alamat di atas.Terima kasih atas bantuannya,Wassalam.Pada 25 Des 
> 2015 07.12, "Maturidi Donsan"  menulis:
> 
> Nakan Andri Satraia Masri n.a.h
> 
> Berita dari sebelah, Padang Pariaman , Metro.
> 
> Ada penculikan di BIM.
> 
> Nakan Andri tolong di klarkan, bagaimana peristiwa sebenarnya
> 
> Wass,
> 
> 
> Maturidi

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung 

Bls: [R@ntau-Net] BIM TAK AMAN

2015-12-26 Terurut Topik 'RAMADHANIL' via RantauNet
Bara tadanga pulo dek awak ado  Urang alah Dewasa bisa hilang di BIM
Kalau memang diculik, apokah ybs punyo masalah pribadi jo urang lain?
Wassalam,R PitopangPalu- Sulawesi Tengah
 

Pada Jumat, 25 Desember 2015 12:13, Andri Satria Masri 
 menulis:
 

 Doni kakak Hendra AswaraPada 25 Des 2015 11.02, "Andri Satria Masri" 
 menulis:

Hampir 24 jam berselang dapek kaba baiak dari atasan Andri mangabakan kakaknyo 
alah pulang. Andri pun posting kabar gembira tsb di Facebook:​Alhamdulillah 
dapat kabar gembira dari Hendra Aswara bahwa pada jam 16.30 Wib kakaknya sudah 
sampai di rumah dalam kondisi baju penuh darah akibat luka di tangan. Menurut 
kakaknya, sewaktu di parkiran bandara, bahunya ditepuk oleh 2 orang laki-laki 
tidak dikenal kemudian dimasukkan ke dalam mobil Luxio dan dibawa ke Banuaran 
Padang. Sesampai di Banuaran kakaknya melawan dua orang laki-laki tersebut dan 
melukai tangan kanannya dengan sebilah pisau. HP dan dompetnya diambil. Total 
kerugian tidak diketahui karena uang di dompet tidak ingat jumlahnya. 
Selanjutnya dia dilempar keluar mobil dan tidak sadarkan diri sampai pagi 
harinya. Pagi hari tersadar dan ditemukan oleh penduduk setempat yang kemudian 
membawanya ke klinik terdekat untuk diobati. Setelah diobati dia pulang naik 
angkot dari Banuaran ke Tabing, dari Tabing naik kereta api ke Pariaman. Dari 
stasiun kereta api Pariaman naik ojek ke rumah. Demikian kronologis yang 
disampaikan Hendra Aswara melalui handphone dengan perasaan lega dan gembira. 
Atas nama Hendra dan kerabat Humas Padang Pariaman mengucapkan terima kasih 
atas perhatian dan peduli kawan-kawan FB yang telah membaca postingan ini. 
Mohon maaf apabila telah menganggu kenyamanan atas postingan ini. Berdasarkan 
pengalaman ini, diharapkan semua kita berhati hati berada di bandara atau pusat 
keramaian. Agar kejadian serupa tidak terjadi pada kita.​Pada 25 Des 2015 
10.58, "Andri Satria Masri"  menulis:

Berita tsb benar adanya pak. Kebetulan yang diculik ko kakak atasan Andri.Iko 
postingan Andri di Facebook kutiko atasan Andri mangabakan kehilangan 
kakaknyo:INFO KEHILANGAN ORANGTelah kehilangan:
Nama: Doni Warmanto
Umur: 37 tahun
Ciri ciri: Kulit putih, muka bulat, tinggi 165 cm berat 60kg baju terakhir yang 
dipakai kaos warna abu abu
Alamat: Jl. H Agus Salim Barat No 25 Kampung Baru Pariaman
Pekerjaan: SwastaKronologisnya:Selasa 22 Desember 2015 posisi terakhir sedang 
di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 17 sore, saat istrinya
membeli es krim buat anaknya.Begitu kembali istri dan anaknya tidak menemukan 
suaminya di lokasi
yang ditinggalkan tadi sampai sekarang sedangkan kendaraan yang mereka pakai 
menuju bandara masih ada.Yang bersangkutan adalah kakak kandung dari Hendra 
Aswara Kabag Humas
Setdakab Padang Pariaman.Mohon kepada rekan rekan FB, jika ditemukan mohon 
hubungi :Hendra Aswara, S.STP, MM di Nomor 081267989955/ 08116944060 atau 
diantar ke alamat di atas.Terima kasih atas bantuannya,Wassalam.Pada 25 Des 
2015 07.12, "Maturidi Donsan"  menulis:

Nakan Andri Satraia Masri n.a.h

Berita dari sebelah, Padang Pariaman , Metro.

Ada penculikan di BIM.

Nakan Andri tolong di klarkan, bagaimana peristiwa sebenarnya

Wass,


Maturidi

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melak

Bls: [R@ntau-Net] BIM TAK AMAN

2015-12-25 Terurut Topik 'asmun sjueib' via RantauNet
Wuah heibat yo karajo perompak bandara disampiang melukai juo harato bando 
diambiek untuk apo? Apokah siskamtib dan ling bandara DIM indak ado atau memang 
indak ado sistim penginderaan jarak jauh dari Puseik kamtib bandara? Bagaimana 
pertanggung jawaban yang demikian karano kasus kejadian dilingkungan bandara 
sabalun diangkuik ka oto perompak tsbk? Bagaimana program dan tindakan 
prefentif kamtib ling bandara DIM kamuko? haasma depok. 

Pada Jumat, 25 Desember 2015 11:54, Andri Satria Masri 
 menulis:
 

 Waalaikumsalam Roland.
Lai dilaporkan samo Hendra ka polisi. Mudah-mudahan ditindaklanjuti samo pihak 
berwajib.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


   

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.