Bls: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Assalamu'alaikum Wr Wb Saya setuju dengan komentar sdr. Sutan Sinaro itu: 1. Bubar adalah kata bahasa Indonesia yang berarti selesai berkumpul bersama, padahal dalam pesan Dr. Yesi Elsandra itu "Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar" dimaksudkan mereka akan berkumpul bersama untuk berbuka di Gubernuran Sumbar. 2. Kata "bareng" itu bahasa Jakarta atau bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia. Jangan dibiasakan terlalu permisif mencampuradukkan bahasa dalam komunikasi tertulis (formal), karena berpotensi merusak bahasa nasional kita. 3. Akan lebih enak dilihat dan dibaca kalau ditulis lengkap saja: "Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama di Gubernuran Sumbar", maksudnya langsung dimengerti banyak orang. Kenapa harus berhemat (menyingkat) kata-kata itu, yang berakibat membingungkan banyak orang, dan ada yang bereaksi negatif. Jangan sampai terjadi: "karena nila setitik, rusak susu sebelanga". Saya sangat menghargai niat baik dan amal saleh Dr.Yesi Elsandra dan anggota SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) melaksanakan acara berbuka bersama itu. Semoga amal saleh itu dibalas Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin ya Rabbal'alamin. Salam, Fashridjal M. Noor Sidin Bdg --- Pada Jum, 19/8/11, Sutan Sinaro menulis: Dari: Sutan Sinaro Judul: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 19 Agustus, 2011, 4:14 PM Assalamu'alaikum. w.w. Dr. Yesi, akronim "Bubar" ini sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Kata bubar itu sendiri sudah punya arti dalam bahasa Indonesia. Tambahan lagi kata "bareng" itu bahasa Jakarta atau bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia. Jadi akronim "Bubar" sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Kalau Buber (buka bersama) mungkin masih bisa diterima. Sewaktu saya membaca judul postingan Dr. Yesi, saya jadi salah kira, kenapa yaa ?, ada apa dengan Gubernur Sumbar ?, tega-teganya memperlakukan anak yatim seperti itu. ...haa... kan jadi rusak pula puasa saya. Jadi akronim Bubar untuk buka bersama sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Wassalam St. Sinaro --- On Thu, 18/8/11, Yesi Elsandra wrote: From: Yesi Elsandra Subject: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar To: "rantaunet" Received: Thursday, 18 August, 2011, 1:05 PM Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. Dr. Yesi Elsandra Perwakilan SALIMAH Sumbar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Re: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Waalaikumsalam, Setuju ambo jo Bundo, Semoga amal Buk Yessi dan kawan kawan dibulan Ramadhan ini mendapat balasan yang terbaik dari Allah SWT. kadang sakik mato mancaliak komentar reneh peneh nan balabihan tanpa mancaliak konteknyo. Batambah paniang kapalo dek tukang semba ko urang urang hebat hebat lo keceknyo... ai yai yai.. Nan tadinyo awak nan kecoak kecoak ko respek ka beliau2 tu kini lah mancaliak miriang sajo lai ... Kecoak indak bahaso minang bagai doh silahkan di komentari.. Zulkarnain Kahar From: Bunda Nismah To: "[email protected]" Cc: "[email protected]" Sent: Fri, August 19, 2011 5:12:22 AM Subject: Re: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar Assalamu Alaikum W. W. Telah lama tidak muncul di RN sekarang muncul dengan buko basamonyo jo anak yatim. Hebat Yesi bundo kagum dengan ananda mengurus rumah tangga, mengkampanyekan pemakaian ASI, menjadi dosen, menyelesaikan S3, mengurus keluarga masih sempat bermasyarakat, beramal dibulan Ramadhan ini. Yesi jangan kecil hati semuanya tergantung niat kita, RN ini punya banyak kritikus semoga Yesi tidak seperti daun sikajuik (putri malu), kesenggol saja sudah menutup diri. Seperti berburu kalau ada yang bersorak maka semuanya bersorak. Bagaimana Rang Dapua kalau ada kawan yang khilaf atau salah lebih baik melalui jalur pribadi? Atau mungkin caranya diperhalus sedikit. Sekianlah dari bundo manusia itu tak ado nan sempurna Bundo Nismah suku Pitopang, Kampuang Tongah, Tolang Mangua Kec Mungka, Kab. 50 Koto On Aug 19, 2011, at 5:32 PM, Reni Sisri Yanti wrote: Jaan baketek ati uni.. >biaso see ma... > > >kalau di Jkt emang bener memakai istilah BUBER > >mungkin dek wak rang minang nanti2 pakai see lah istilah BUBAS = Buko Basamo >hehhehe > > > > >Renny > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Re: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Assalamu Alaikum W. W. Telah lama tidak muncul di RN sekarang muncul dengan buko basamonyo jo anak yatim. Hebat Yesi bundo kagum dengan ananda mengurus rumah tangga, mengkampanyekan pemakaian ASI, menjadi dosen, menyelesaikan S3, mengurus keluarga masih sempat bermasyarakat, beramal dibulan Ramadhan ini. Yesi jangan kecil hati semuanya tergantung niat kita, RN ini punya banyak kritikus semoga Yesi tidak seperti daun sikajuik (putri malu), kesenggol saja sudah menutup diri. Seperti berburu kalau ada yang bersorak maka semuanya bersorak. Bagaimana Rang Dapua kalau ada kawan yang khilaf atau salah lebih baik melalui jalur pribadi? Atau mungkin caranya diperhalus sedikit. Sekianlah dari bundo manusia itu tak ado nan sempurna Bundo Nismah suku Pitopang, Kampuang Tongah, Tolang Mangua Kec Mungka, Kab. 50 Koto On Aug 19, 2011, at 5:32 PM, Reni Sisri Yanti wrote: > Jaan baketek ati uni.. > biaso see ma... > > kalau di Jkt emang bener memakai istilah BUBER > mungkin dek wak rang minang nanti2 pakai see lah istilah BUBAS = Buko Basamo > hehhehe > > > Renny > > > From: Sutan Sinaro > To: [email protected] > Sent: Friday, August 19, 2011 4:14 PM > Subject: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan > Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Re: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Jaan baketek ati uni.. biaso see ma... kalau di Jkt emang bener memakai istilah BUBER mungkin dek wak rang minang nanti2 pakai see lah istilah BUBAS = Buko Basamo hehhehe Renny From: Sutan Sinaro To: [email protected] Sent: Friday, August 19, 2011 4:14 PM Subject: Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Akronim itu sebaiknya tidak dipakai Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Assalamu'alaikum. w.w. Dr. Yesi, akronim "Bubar" ini sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Kata bubar itu sendiri sudah punya arti dalam bahasa Indonesia. Tambahan lagi kata "bareng" itu bahasa Jakarta atau bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia. Jadi akronim "Bubar" sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Kalau Buber (buka bersama) mungkin masih bisa diterima. Sewaktu saya membaca judul postingan Dr. Yesi, saya jadi salah kira, kenapa yaa ?, ada apa dengan Gubernur Sumbar ?, tega-teganya memperlakukan anak yatim seperti itu. ...haa... kan jadi rusak pula puasa saya. Jadi akronim Bubar untuk buka bersama sebaiknya tidak dipakai atau disosialisasikan. Wassalam St. Sinaro --- On Thu, 18/8/11, Yesi Elsandra wrote: From: Yesi Elsandra Subject: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar To: "rantaunet" Received: Thursday, 18 August, 2011, 1:05 PM Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. Dr. Yesi Elsandra Perwakilan SALIMAH Sumbar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Assalamualaikum Pak Muchwardi, salam kenal dari ANDESBA (ANak DEsa SaniangBAka), ado yang protes pulo dek ANDESBA ko, keceknyo ndak ado desa di ranah minang do, adonyo nagari nyeh kecek eokelah kalo begetu. Mohon dimaafkan pak atas penggunaan kata BUBAR, Bagi nan mudo-mudo takah ambo ko kata bubar itu hal yang lumrah, tapi mungkin buat Bapak itu tidak nyaman. Senang sekali ada yang menginggatkan. Tausiah buat saya adalah bagian dari rezeki yang harus saya syukuri..trimakasih Pak.. Wasalam Yesi Elsandra, 36 tahun padang 2011/8/19 muchwardi muchtar > KENAPA BUBAR? KENAPA TIDAK BUKBAR? ATAU BUKBER, ATAU BUKSAM? ATAU > BUKMA?? > > Batanyo ambo ceik, Sanak Dr. Yesi Elsandra, apo indak ado lai istilah > salain BUBAR dalam akronim Minangkabau nan tapek dan lamak didanga? > > Apo lamak di talingo urang Islam Minangkabau, kutiko wanyo malakukan ritual > wajib dalam ugamonyo yaitu membatalkan puaso pas masuak magrib, ee...eeh dek > kaum JIL --nan tampaknyo alah marasuak ka dalam utak panitia (?)-- > manyabuiknyo BUBAR? Lai paham Dinda Yesi apo arati BUBAR tu? Apokoh pantas > di talingo awak mandanga anak-2 dhuafa nan ka babuko dikatokan wanyo tu > BACARAI BARAI, BALIAK KA TAMPAIK MASIANG-MASIANG.? > Astaghfirullah al azim. > > Sangko ka ateh, kalau kamambuek istilah-istilah ngetren atau ngetop tu di > Ranah Minang, ambo maingek-an bake urang cadiak di Minangkabau untuak > sasuaikanlah jo kredo kabanggan nagari awak ABS-SBK tu. Kalau anak-anak > dhuafa babuko di bulan puaso disabuik BUBAR, sabana mandidih darah ambo > dibueknyo. (Tapi baa nyano awak, fisik tu jauah dari lokasi tampaik acara > diadokan. Tapi alun talambek bagai doh maapuih istilah BUBAR tu jo akronim > lain nan tapek dan islami). > > Sekadar panambah pangatahuan buek Dinda dotor. > Lai panah Yesi mandanga (mambaco) bahaso istilah musajik (masjid) nan dek > urang Inggirih (sangajo) disabuiknyo jo istilah mosque., kamudian > nyamuak (nyamuk) disabuiknyo jo istilah mosquito adolah untuak > mangkonotasikan ka utak saluruah kaum non muslim dunia, bahaso mosque tu > samo jo mosquito nan paralu dibasmi tiok ado kasamapatan. > > Sayang literatur nan panah ambo baco doeloe tantang asa usua manyabuik > musajik (dalam bahaso inggirih) ampia samo jo manyabuik rangik (nyamuak) iyo > dirancang mereka sacaro sistemik pasca kalah parang sabil dulu, indak basuo > lai di ma taandokannyo. Sayangnyo, indak bara urang awak (muslim) nan tahu > dan sadar bahaso dalam mambuek akronim pun hiduang tu alah diatua dek > pamikiran mereka. > > Maaf, maaf dan maaf kalau tulisan nan ambo buek badasarkan QS 103 : 1-3 > ko mungkin indak lamak ditarino dek Dunsnaak nan manjadi panitia BUBAR di > tanah kalahiran ambo tu. > > Salam, > mm*** > Lk-2, >50th, Bks > > NB : Ijan pulo kritikan ambo ko dijawaok jo adulasi mamakai kato babungo Si > Wilem Sakespier "What is in a name?" > -- > *From:* Yesi Elsandra > *To:* rantaunet > *Sent:* Friday, August 19, 2011 3:05 AM > *Subject:* [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar > > Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam > keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah > Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia > perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa > di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus > 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. > > Dr. Yesi Elsandra > Perwakilan SALIMAH Sumbar > -- > . > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > === > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > === > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail
Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Ambo raso istilah iko asanyo Buka Bareng jadi indak dari bahaso awak Cuma dek kini itu nan musahua, itu pulo nan disabuik urang di Ranah Minang Samo jo kurenah penyiar radio. Lah jaleh kasado pandanga jo penyiarnyo urang Minang Indak namuah mereka manyapo jo Uda dan Uni. Mereka manyapo jo Mas n Mbak, antah bilo pulo wa-e pulang dari Jawa ---TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -Original Message- From: ARIEF Sender: [email protected] Date: Fri, 19 Aug 2011 00:33:45 To: Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar Assalamu'alaikum W W Lsg sajo ambo tanggapi Postingan ko *Hal Mak MM.. *Banyak bana aturan nan dibuek-buek, Panyiang pulo kapalo urang beko... Santai se lah Mak Jan dek karano JUDUL "BUBAR" ko pulo nan ka mambuek "BATA" puaso urang.. Apo lai pertanyaan Mamak dengan HURUF CAPITAL dan tanda tanya yang banyak.., konotasi nyo bisa macam2 Toh judul itu ndak ka membedakan Arti dan makna BABUKO PUASO bagai doh sakitu sen no Mak.. Wassalam W W Arief Rangkayo Mulia.. Pada 18 Agustus 2011 20:14, muchwardi muchtar menulis: > KENAPA BUBAR? KENAPA TIDAK BUKBAR? ATAU BUKBER, ATAU BUKSAM? ATAU > BUKMA?? > > Batanyo ambo ceik, Sanak Dr. Yesi Elsandra, apo indak ado lai istilah > salain BUBAR dalam akronim Minangkabau nan tapek dan lamak didanga? > > Apo lamak di talingo urang Islam Minangkabau, kutiko wanyo malakukan ritual > wajib dalam ugamonyo yaitu membatalkan puaso pas masuak magrib, ee...eeh dek > kaum JIL --nan tampaknyo alah marasuak ka dalam utak panitia (?)-- > manyabuiknyo BUBAR? Lai paham Dinda Yesi apo arati BUBAR tu? Apokoh pantas > di talingo awak mandanga anak-2 dhuafa nan ka babuko dikatokan wanyo tu > BACARAI BARAI, BALIAK KA TAMPAIK MASIANG-MASIANG.? > Astaghfirullah al azim. > > Sangko ka ateh, kalau kamambuek istilah-istilah ngetren atau ngetop tu di > Ranah Minang, ambo maingek-an bake urang cadiak di Minangkabau untuak > sasuaikanlah jo kredo kabanggan nagari awak ABS-SBK tu. Kalau anak-anak > dhuafa babuko di bulan puaso disabuik BUBAR, sabana mandidih darah ambo > dibueknyo. (Tapi baa nyano awak, fisik tu jauah dari lokasi tampaik acara > diadokan. Tapi alun talambek bagai doh maapuih istilah BUBAR tu jo akronim > lain nan tapek dan islami). > > Sekadar panambah pangatahuan buek Dinda dotor. > Lai panah Yesi mandanga (mambaco) bahaso istilah musajik (masjid) nan dek > urang Inggirih (sangajo) disabuiknyo jo istilah mosque., kamudian > nyamuak (nyamuk) disabuiknyo jo istilah mosquito adolah untuak > mangkonotasikan ka utak saluruah kaum non muslim dunia, bahaso mosque tu > samo jo mosquito nan paralu dibasmi tiok ado kasamapatan. > > Sayang literatur nan panah ambo baco doeloe tantang asa usua manyabuik > musajik (dalam bahaso inggirih) ampia samo jo manyabuik rangik (nyamuak) iyo > dirancang mereka sacaro sistemik pasca kalah parang sabil dulu, indak basuo > lai di ma taandokannyo. Sayangnyo, indak bara urang awak (muslim) nan tahu > dan sadar bahaso dalam mambuek akronim pun hiduang tu alah diatua dek > pamikiran mereka. > > Maaf, maaf dan maaf kalau tulisan nan ambo buek badasarkan QS 103 : 1-3 > ko mungkin indak lamak ditarino dek Dunsnaak nan manjadi panitia BUBAR di > tanah kalahiran ambo tu. > > Salam, > mm*** > Lk-2, >50th, Bks > > NB : Ijan pulo kritikan ambo ko dijawaok jo adulasi mamakai kato babungo Si > Wilem Sakespier "What is in a name?" > -- > *From:* Yesi Elsandra > *To:* rantaunet > *Sent:* Friday, August 19, 2011 3:05 AM > *Subject:* [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar > > Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam > keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah > Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia > perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa > di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus > 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. > > Dr. Yesi Elsandra > Perwakilan SALIMAH Sumbar > -- > . > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > === > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner.
Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
Assalamu'alaikum W W Lsg sajo ambo tanggapi Postingan ko *Hal Mak MM.. *Banyak bana aturan nan dibuek-buek, Panyiang pulo kapalo urang beko... Santai se lah Mak Jan dek karano JUDUL "BUBAR" ko pulo nan ka mambuek "BATA" puaso urang.. Apo lai pertanyaan Mamak dengan HURUF CAPITAL dan tanda tanya yang banyak.., konotasi nyo bisa macam2 Toh judul itu ndak ka membedakan Arti dan makna BABUKO PUASO bagai doh sakitu sen no Mak.. Wassalam W W Arief Rangkayo Mulia.. Pada 18 Agustus 2011 20:14, muchwardi muchtar menulis: > KENAPA BUBAR? KENAPA TIDAK BUKBAR? ATAU BUKBER, ATAU BUKSAM? ATAU > BUKMA?? > > Batanyo ambo ceik, Sanak Dr. Yesi Elsandra, apo indak ado lai istilah > salain BUBAR dalam akronim Minangkabau nan tapek dan lamak didanga? > > Apo lamak di talingo urang Islam Minangkabau, kutiko wanyo malakukan ritual > wajib dalam ugamonyo yaitu membatalkan puaso pas masuak magrib, ee...eeh dek > kaum JIL --nan tampaknyo alah marasuak ka dalam utak panitia (?)-- > manyabuiknyo BUBAR? Lai paham Dinda Yesi apo arati BUBAR tu? Apokoh pantas > di talingo awak mandanga anak-2 dhuafa nan ka babuko dikatokan wanyo tu > BACARAI BARAI, BALIAK KA TAMPAIK MASIANG-MASIANG.? > Astaghfirullah al azim. > > Sangko ka ateh, kalau kamambuek istilah-istilah ngetren atau ngetop tu di > Ranah Minang, ambo maingek-an bake urang cadiak di Minangkabau untuak > sasuaikanlah jo kredo kabanggan nagari awak ABS-SBK tu. Kalau anak-anak > dhuafa babuko di bulan puaso disabuik BUBAR, sabana mandidih darah ambo > dibueknyo. (Tapi baa nyano awak, fisik tu jauah dari lokasi tampaik acara > diadokan. Tapi alun talambek bagai doh maapuih istilah BUBAR tu jo akronim > lain nan tapek dan islami). > > Sekadar panambah pangatahuan buek Dinda dotor. > Lai panah Yesi mandanga (mambaco) bahaso istilah musajik (masjid) nan dek > urang Inggirih (sangajo) disabuiknyo jo istilah mosque., kamudian > nyamuak (nyamuk) disabuiknyo jo istilah mosquito adolah untuak > mangkonotasikan ka utak saluruah kaum non muslim dunia, bahaso mosque tu > samo jo mosquito nan paralu dibasmi tiok ado kasamapatan. > > Sayang literatur nan panah ambo baco doeloe tantang asa usua manyabuik > musajik (dalam bahaso inggirih) ampia samo jo manyabuik rangik (nyamuak) iyo > dirancang mereka sacaro sistemik pasca kalah parang sabil dulu, indak basuo > lai di ma taandokannyo. Sayangnyo, indak bara urang awak (muslim) nan tahu > dan sadar bahaso dalam mambuek akronim pun hiduang tu alah diatua dek > pamikiran mereka. > > Maaf, maaf dan maaf kalau tulisan nan ambo buek badasarkan QS 103 : 1-3 > ko mungkin indak lamak ditarino dek Dunsnaak nan manjadi panitia BUBAR di > tanah kalahiran ambo tu. > > Salam, > mm*** > Lk-2, >50th, Bks > > NB : Ijan pulo kritikan ambo ko dijawaok jo adulasi mamakai kato babungo Si > Wilem Sakespier "What is in a name?" > -- > *From:* Yesi Elsandra > *To:* rantaunet > *Sent:* Friday, August 19, 2011 3:05 AM > *Subject:* [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar > > Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam > keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah > Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia > perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa > di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus > 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. > > Dr. Yesi Elsandra > Perwakilan SALIMAH Sumbar > -- > . > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > === > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > === > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- *Arief Rangkayo Mulia HP : 0813 1600 7756 **Melangkah bersama untuk berbagi bersama...* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPER
Re: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar
KENAPA BUBAR? KENAPA TIDAK BUKBAR? ATAU BUKBER, ATAU BUKSAM? ATAU BUKMA?? Batanyo ambo ceik, Sanak Dr. Yesi Elsandra, apo indak ado lai istilah salain BUBAR dalam akronim Minangkabau nan tapek dan lamak didanga? Apo lamak di talingo urang Islam Minangkabau, kutiko wanyo malakukan ritual wajib dalam ugamonyo yaitu membatalkan puaso pas masuak magrib, ee...eeh dek kaum JIL --nan tampaknyo alah marasuak ka dalam utak panitia (?)-- manyabuiknyo BUBAR? Lai paham Dinda Yesi apo arati BUBAR tu? Apokoh pantas di talingo awak mandanga anak-2 dhuafa nan ka babuko dikatokan wanyo tu BACARAI BARAI, BALIAK KA TAMPAIK MASIANG-MASIANG.? Astaghfirullah al azim. Sangko ka ateh, kalau kamambuek istilah-istilah ngetren atau ngetop tu di Ranah Minang, ambo maingek-an bake urang cadiak di Minangkabau untuak sasuaikanlah jo kredo kabanggan nagari awak ABS-SBK tu. Kalau anak-anak dhuafa babuko di bulan puaso disabuik BUBAR, sabana mandidih darah ambo dibueknyo. (Tapi baa nyano awak, fisik tu jauah dari lokasi tampaik acara diadokan. Tapi alun talambek bagai doh maapuih istilah BUBAR tu jo akronim lain nan tapek dan islami). Sekadar panambah pangatahuan buek Dinda dotor. Lai panah Yesi mandanga (mambaco) bahaso istilah musajik (masjid) nan dek urang Inggirih (sangajo) disabuiknyo jo istilah mosque., kamudian nyamuak (nyamuk) disabuiknyo jo istilah mosquito adolah untuak mangkonotasikan ka utak saluruah kaum non muslim dunia, bahaso mosquetu samo jo mosquito nan paralu dibasmi tiok ado kasamapatan. Sayang literatur nan panah ambo baco doeloe tantang asa usua manyabuik musajik (dalam bahaso inggirih) ampia samo jo manyabuik rangik (nyamuak) iyo dirancang mereka sacaro sistemik pasca kalah parang sabil dulu, indak basuo lai di ma taandokannyo. Sayangnyo, indak bara urang awak (muslim) nan tahu dan sadar bahaso dalam mambuek akronim pun hiduang tu alah diatua dek pamikiran mereka. Maaf, maaf dan maaf kalau tulisan nan ambo buek badasarkan QS 103 : 1-3 ko mungkin indak lamak ditarino dek Dunsnaak nan manjadi panitia BUBAR di tanah kalahiran ambo tu. Salam, mm*** Lk-2, >50th, Bks NB : Ijan pulo kritikan ambo ko dijawaok jo adulasi mamakai kato babungo Si Wilem Sakespier "What is in a name?" From: Yesi Elsandra To: rantaunet Sent: Friday, August 19, 2011 3:05 AM Subject: [R@ntau-Net] Anak Yatin dan Dhuafa Bubar di Gubernuran Sumbar Anak Yatim dan Dhuafa merupakan orang-orang yang perlu kita santuni. Dalam keberkahan Bulan Suci ini kami SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) sebuah Organisasi Massa yang Peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia perwakilan Sumatera Barat akan berbuka bersama dengan anak yatim dan dhuafa di Gubernuran Sumbar Jl. Jendral Sudirman padang pada hari Sabtu 20 Agustus 2011. Semoga kegiatan BUBAR (Buka Bareng) ini menjadi amal sholeh.. Dr. Yesi Elsandra Perwakilan SALIMAH Sumbar -- . -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. === UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. === Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
